Antara Maja dan Ibu Kota, Commuterline Solusinya

By 4 December 2018Property News

PROPERTY INSIDE – Pertumbuhan industri properti Tanah Air yang belum maksimal terkait lesunya pasar pada tahun ini sebenarnya karena kondisi ekonomi global yang belum pulih. Demikian disampaikan Yance Onggo, Associate Director Ciputra Group.

Namun demikian, Yance yang ditemui di Jakarta beberapa hari lalu, menyebut bahwa potensi pasar tetap ada. “Potensi ada, yaitu end user. Selain itu produk properti yang memiliki lokasi terkoneksi dengan moda transportasi,” tegasnya.

Yance menegaskan penjualan Citra Maja Raya yang dikembangkan Ciputra Group meraih sukses pun karena dikembangkan terkoneksi dengan moda transportasi, dekat dengan jalur kereta commuterline.

Baca juga: Dilaunching Sabtu Mendatang, Pesanan Cluster Baru Citra Maja Raya Hingga 1.000

Lokasi Stasiun Maja yang menempel dengan Citra Maja Raya membuat perumahan ini mencatakan penjualan fantastis. Sejak dipasarkan pada 2015, penjualannya sudah 14 ribuan unit, dan saat ini sudah terbangun sebanyak 7 ribuan unit.

Sukses Citra Maja Raya ini menurut Yance karena kebutuhannya ada.  Kemudahan transportasi commuterline, dari Stasiun Maja ke Stasiun Tanah Abang sekitar 1,5 jam.

Hal inilah yang menjadi daya tarik masyarakat untuk tinggal di Citra Maja Raya. Karena dalam pengembangannya kawasan  Maja merupakan bagian dari program 10 Kota Baru yang pengembangannya  didukung oleh pemerintah.

Nah,  kedekatan dengan moda transportasi inilah yang menurut Yance akan memberikan dampak pada pengembangan sektor properti. Seperti diseputaran Jabodetabek,  proyek yang berdekatan  dengan moda transportasi berkonsep Transit Oriented Developement (TOD) akan diminati.

Baca juga: Apartemen Siap Huni di Kelapa Gading di Banderol dengan Harga Rp500 Jutaan

Menurut Yance,  dengan commuterline aktivitas akan lebih mudah, karena tekoneksi kemana-mana,  kawasan di Jabodetabek. “Dan menariknya,  harga tiket commuterline yang murah juga sangat membantu masyarakat,” imbuh Yance.

Apalagi,  jika MRT dan LRT telah beroperasi, tentunya akan memberikan konektivitas dan memudahkan. “Saya yakin,  properti yang menempel,  dekat dengan stasiun atau moda transportasi akan banyak dikembangkan developer,” ucap Yance.

Akses Citra Maja Raya dimudahkan dengan adanya commuterline, meski jaraknya ke Ibu Kota 60 kilometer tapi akses ke Jakarta sangat mudah dan tidak memakan waktu lama. Selain itu pasar menyambut positif proyek ini karena Citra Maja Raya masuk disaat yang tepat.

Share this article:

Leave a Reply