Uni Emirat Arab Minat Investasi di Sektor Properti Aceh

By 14 January 2020Property News

PROPERTY INSIDE – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan menyebut bahwa Uni Emirat Arab berkeinginan berinvestasi di sektor properti di Aceh.

“Dibicarakan juga untuk Aceh, sebelumnya sudah dibicarakan dengan adiknya crown prince (Putra Mahkota UEA Mohamed Bin Zayed) untuk Aceh ingin masuk properti,” kata Luhut dalam jumpa pers di Emirates Palace Abu Dhabi, Minggu malam (12/01).

Baca juga: Penjualan Hingga Rp 460 M, Crown Group Optimis Di 2020

Luhut bersama Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri BUMN Erick Tohir, dan Dubes RI untuk UEA Husin Bagis menggelar jumpa pers setelah mendampingi Presiden Jokowi melakukan acara kenegaraan di Istana Qasr Al Watan Abu Dhabi.

Untuk itu, rencananya pada pekan depan, akan ditindaklanjuti dengan mengundang Gubernur Aceh dan tokoh-tokohnya untuk membahas lebih lanjut mengenai rencana kerja sama dengan UEA tersebut.

“Minggu depan akan undang Gubernur Aceh dan tokoh-tokoh untuk bicara ini karena mereka ada beberapa syarat. Alasannya Sheikh Hamid (adik Putra Mahkota UEA) untuk masuk ke Aceh karena jarak terbang dari Abu Dhabi hanya kira-kira 5 jam. Saya pikir ini satu langkah yang hebat,” katanya seperti dilansir Kantor Berita Antara.

Baca juga: Rumah Subsidi, Apersi: Perlu Terobosan Pembiayaan

Tindak lanjut dari itu, pada 10-11 Februari 2020 akan berkumpul sejumlah negara termasuk UEA di Abu Dhabi yang memiliki sovereign wealth fund untuk kemudian berencana masuk ke Indonesia. “Mereka akan masuk ke Indonesia melalui sovereign wealth fund,” kata Luhut.

Untuk itu, Indonesia melalui Menteri BUMN saat ini mulai menyiapkan regulasi atau aspek Undang-Undang yang lebih ramah kepada investasi.

Share this news.

Leave a Reply