Sinar Mas Land, Membaca Pasar dengan Produk Berkelas

PROPERTY INSIDE – Sinar Mas Land jeli membaca pasar. Tawarkan produk prestis dengan konsep berbeda dan harga terjangkau. Memasuki kuartal 1 tahun 2020, pengembang berlomba-lomba meluncurkan proyek baru.

Menariknya, pasar yang dituju kebanyakan pasar untuk segmen yang potensinya cukup gemuk. Pasar tersebut adalah segmen kelas menengah dengan rentang harga di bawah Rp 1 miliar. Pasar ini dijejali oleh kaum milenial yang membutuhkan hunian dengan harga terjangkau.

Seperti yang dilakukan oleh Sinar Mas Land, pada awal Januari lalu melalui proyek BSD City di kawasan Tabebuya meluncurkan cluster InspiraHaus. Dengan harga Rp 800 jutaan, rumah di cluster InspiraHaus yang berkonsep modern, kompak dan fungsional ini terjual 223 unit dalam sehari. CEO Residential Sinarmas Land Herry Hendarta mengatakan produk ini langsung mendapat respon positif dari masyarakat.

Diminatinya produk Tabebuya ini karena berada dalam kawasan BSD City yang sudah sangat berkembang dengan beragam fasilitas. Selain itu masyarakat atau konsumen pun akan diuntungkan bertempat tinggal di kawasan premium yang nilai investasinya terus naik setiap tahunnya.

Cluster InspiraHaus di kawasan Tabebuya

Cluster InspiraHaus di kawasan Tabebuya, BSD City.

Selain itu, sukses penjualan ini pun membuat manajemen Sinar Mas Land meluncurkan cluster selanjutnya yaitu InspiraHaus R yang akan terdiri dari 208 unit. “InspiraHaus ini didesain khusus untuk melengkapi sensasi pengalaman rasa dan rupa yang diberikan oleh kawasan Tabebuya. Setiap unitnya di desain fully furnished dan sudah dilengkapi dengan fitur smart furniture,” jelas Herry.

Konsep ini melahirkan fitur smart layout, seperti ruang makan dengan sliding door yang bisa dibuka untuk menambah luas ruangaan dan dapat di tutup jika pemilik rumah ingin beraktivitas leluasa di area dapur. Kemudian area living room dan tangga dibuat dan dilengkapi dengan smart furniture.

Dengan demikian, penghuni memiliki ruang tambahan ataupun ruang penyimpanan yang banyak dan fungsional. Selain itu, setiap hunian memiliki satu kamar tidur utama dan sebuah bunk bed untuk dua orang. Walau seluruh unit rumah di InspiraHaus dibangun seluas 48 meter persegi, namun menawarkan beberapa variasi luas tanah mulai dari 40 meter persegi sampai 52 meter persegi.

Kawasan Tabebuya memiliki lokasi strategis dan didukung oleh fasilitas pendidikan mulai dari tingkat TK hingga perguruan tinggi juga ada di BSD City seperti Universitas Prasetiya Mulya, Universitas Atmajaya BSD City, serta IULI.

Produk yang Dibutuhkan Pasar

Salah satu pasar yang disasar Sinar Mas Land pada 2020 adalah hunian dengan harga Rp 1 miliar ke bawah untuk proyek hunian, seperti rumah tapak (landed house) dan juga apartemen. Tak dipungkiri, produk hunian dengan rentang harga ini memiliki potensi pasar yang cukup tinggi.

Managing Director President Office Sinar Mas Land, Donny Rahajoe mengatakan proyek hunian seperti landed house dan vertikal pada tahun lalu (2019) memberikan kontribusi cukup besar bagi pendapatan Sinar Mas Land.

Pada 2020, pasar rumah di harga Rp 1 miliar ke bawah diperkirakan masih akan tetap tinggi karena banyaknya permintaan rumah di segmen tersebut serta banyaknya stimulus yang diberikan pemerintah mulai pelonggaran LTV, suku bunga rendah dan ditambah banyaknya promo oleh pengembang. “Karena itu kita akan fokus kembangkan proyek di segmen Rp 1 miliar ke bawah.

jagir klaska residence

Seperti di Surabaya, kita saat ini memasarkan apartemen Klaska Residence, ditawarkan dengan harga Rp 400 jutaan,” imbuh Donny.

Diakui Donny, proyek di Surabaya merupakan salah satu penopang penjualan perusahaan dan memiliki potensi pasar yang cukup besar. Saat ini perusahaan memiliki sejumlah proyek baik hunian maupun ritel di Surabaya, yakni Wisata Bukit Mas, Klaska Residence, ITC Surabaya, dan Clover Ville.

“Jika dilihat dari peringkat kontribusi penjualan bagi perusahaan, proyek di Surabaya berada di urutan nomor tiga setelah BSD City di Tangerang dan proyek di Bekasi. Selain itu setelah Surabaya baru proyek di Batam,” kata Donny.

Donny menegaskan, meskipun banyak pengembang menggulirkan proyek properti dengan berbagai kemudahan, konsumen tetap akan melihat pengembangan yang memiliki reputasi bagus, mempunyai konsep dan terbukti hasilnya. “Karena itu, meskipun banyak pengembang menghadirkan banyak produk properti kami tetap optimistis dengan bisnis properti kami ke depan,” timpalnya.

Selain itu, Donny menjelaskan bahwa kerja sama atau kolaborasi dengan perusahaan properti asing dalam mengembangkan atau menjual produk properti akan sangat membantu dalam mengejar target penjualan. Karena, pihaknya memiliki segmentasi khusus dalam hal penjualan produk properti.

klaska surabaya

Donny menambahkan, pihaknya juga tidak serta-merta membangun atau mengembangkan kawasan di sejumlah kota. Khusus untuk kawasan permukiman, pihaknya juga tidak membuka lebar sayap bisnisnya.

Hanya, khusus untuk properti hospitality dan retail menjadi bidikan pasarnya selama ini. Oleh karena itu, pihaknya menjalin kolaborasi dengan pengembang dari luar negeri di dalam memasarkan produk properti.

“Kita ini memiliki segmen yang khusus, dan kita banyak kerja sama. Dalam rangka pengembangan kawasan itu, kita melakukan kolaborasi dengan beberapa institusi dari luar,” tegas Donny.

Donny mencontohkan, seperti  di BSD City, kita kerja sama dengan Hongkong Land. Kita juga kolaborasi dengan pengembang, yang mereka mengembangkan di wilayah kita tapi mereka juga yang mencarikan pasarnya. “Tentunya dengan kolaborasi ini, kita akan share market,” tegasnya.

 

Share this news.

Leave a Reply