Mengerikan, Hotel Ini Jadi Lokasi Favorit untuk Bunuh Diri

By 16 December 2020Featured, News

PROPERTY INSIDE – Tahun 1923, seorang arsitek kaya bernama Carlos Arturo Tapias membangun rumah megah yang mewah dan luas di dekat Air Terjun Tequendama, air terjun legendaris yang penuh mitos-mitos mengerikan.

Air Terjun Tequendama sejak lama terkenal sebagai lokasi ritual bunuh diri. Air Terjun ini berada di Kolombia, tepatnya 32 kilometer barat daya Bogotá, Ibukota negara tersebut.

Kembali ke mansion mewah yang dibangun Tapias, awalnya sang arsitek membangun rumah mewah ini sebagai tempat peristirahatan pribadi. Namun dikabarkan, sejak rumah itu selesai dibangun, dirinya sering mendengar gema roh-roh yang berjalan melalui koridor rumahnya yang besar dan kosong.

Baca juga: 7 Kota Dengan Arsitektur Terindah Di Planet Bumi

del salto 1 kecil

Tapias menyangka hal itu disebabkan dirinya merasa sendirian, kesepian dan bosan. Lalu dia mengundang orang-orang untuk datang dan tinggal di rumahnya. Ini salah satu cara dia untuk mengurangi kengerian tinggal rumah yang disinyalir berhantu tersebut.

Tapias mengundang selebritas dan politisi-politis terkaya untuk menginap di rumah yang akhirnya dijadikan sebagai hotel olehnya. Mereka melakukan pesta-pesta mewah, di yang dinamakan Del Salto Hotel tersebut. Ada bukti-bukti tertulis dan foto-foto tentang minuman keras, tarian-tarian erotis, dan kelakuan maksiat di sana.

Pesta-pesta mewah itu berlangsung selama hampir dua tahun hingga akhirnya pada Oktober 1929, segalanya berubah. Ekonomi dunia anjlok dan mulai terjadi deprsei ekonomi yang didului oleh kejadian The Wall Street Crash pada tahun itu.

Depresi ekonomi yang luarbiasa menghantam kedatangan turis. Pendapatan hotel, restoran, dan semua yang berhubungan dengan traveling hancur hingga tahun 1932. Para bangsawan kaya yang biasanya dengan bebas berpesta di Hotel del Salto sekarang melarat. Akibatnya, hanya ada sedikit tamu yang mengunjungi rumah mewah itu setelah tahun 1929. Ini adalah awal dari kehancuran hotel mewah tersebut.

del salto

Baca juga: Ekstrim, Rumah Mewah Ini Berada Di Tepi Jurang

Pada saat yang sama, air terjun yang berada dekat Hotel del Salto masih tetap menjadi tempat bunuh diri orang Muiska, masyarakat suku asli setempat. Orang-orang Muiska meyakini bahwa air terjun Tequendama adalah tempat menemukan kedamaian dengan jalan bunuh diri.

Penduduk setempat yang mengalami depresi masih banyak yang mengakhiri hidup mereka dengan melompat dari atas air terjun itu. Biasanya mereka yang bunuh diri harus berjalan melewati hotel untuk mencapai titik lompatan.

Menjelang tahun 1990-an dengan cepat, rumah tua Carlos Arturo Tapias mulai hancur. Kehancuran ini sebagian disebabkan karena hotel ini sangat lembab karena keberadaannya dekat sekali dengan Air Terjun Tequendama.  Tapi sebagian besar kerusakan yang terjadi pada struktur bangunan adalah akibat pencemaran.

Sejak 1952, sistem saluran air Bogotá telah mencemari sungai Río Bogotá bahkan ada bagian Sungai Bogotá yang sangat beracun sehingga tidak ada satu spesies pun yang dapat bertahan hidup di sungai itu.

Hotel-Del-Salto-Haunted__

Baca juga: Mahakarya Agung Arsitektur Candi Indonesia

Pada awal 1990-an, hotel ini tutup total. Alasannya karena hotel ini mengalami polusi dan kerusakan struktural. Namun kabar yang lebih banyak terdengar adalah karena para tamu yang menginap sering melihat penampakan dan suara-suara aneh.

Tutupnya Hotel del Salto malah menarik perhatian para pemburu hantu mereka berbondong kesana untuk membuktikan hal-hal mistis di hotel itu. Ada banyak laporan tentang drifters dan orang sakit jiwa yang ditemukan tewas di dalam hotel. Orang-orang sesat ini mungkin terpikat oleh kekuatan tak kasat mata di hotel itu.

Setelah lebih 20 tahun terbengkalai, akhirnya pada tahun 2013 pemerintah setempat memutuskan untuk merenovasi gedung dan mengubahnya menjadi Museum Hotel del Salto. Proyek ini berhasil, dan hotel itu kini menjadi Museum Keanekaragaman Hayati dan Budaya Tequendama, dan terbuka untuk umum.

Share this news.

Leave a Reply