PROPERTY INSIDE - Islam pernah mengalami kejayaan pada awal abad VIII di Andalucia, Spanyol. Beberapa bukti bangunan yang masih utuh hingga sekarang ini adalah Alhambra yang terletak di Granada, Masjid Cordoba di Cordoba, dan Taman Real Alcazar di Seville.
Taman Real Alcazar atau sering disebut The Royal Alcazar Palace dalam bahasa inggris, adalah salah satu peninggalan kejayaan Islam di Andalucia. Bangunan ini didirikan pada awal abad X pada masa pemerintahan Abd Al Rahman III tepatnya pada tahun 913.
Dari sekian banyak bangunan indah warisan Islam di Spanyol, Alcazar Jerez de la Fronteralah adalah bangunan paling tua di Spanyol karena ia dibangun pada abad ke-11. Meski sudah berusia ratusan tahun, bangunan ini tetap memancarkan karya seni yang sangat mengagumkan bagi penikmatnya.

Pada masa itu, Alcazar merupakan benteng sekaligus istana kerajaan Islam. Kompleks bangunan megah dan indah ini sudah ditetapkan sebagai bien de interes cultural atau lokasi bersejarah di Spayol. Pengukuhan itu dilakukan pada 1931 Masehi.
Salah satu daya tarik dari Alcazar adalah gaya arsitekturnya yang sangat indah. Hal itu bisa dilihat dari susunan batu alam yang telanjang, tanpa plester dan tanpa balutan warna cat. Di dalamnya terdapat satu-satunya masjid yang masih tersisa dari 18 masjid yang pernah berdiri di kota tersebut.
Alcazar termasuk dalam situs warisan dunia yang dilestarikan oleh UNESCO sejak tahun 1987. Selain itu, istana ini adalah istana tertua di Eropa yang masih difungsikan sebagai bangunan kerajaan. Hingga saat ini keluarga kerajaan Spanyol masih kerap menggunakan tempat tersebut untuk beragam acara.

Bagian atas Alcazar pun merupakan tempat tinggal resmi keluarga kerajaan ketika melawat ke Sevilla. Khusus untuk tempat ini ada pasukan khusus yang setiap hari menjaganya. Jika mau, kita bisa menambah 3,5 euro untuk melihat ke dalam. Sayangnya, pengunjung tidak diperbolehkan untuk mengambil foto disana.
Arsitektur kekuatan dari desain Monumen Alcazar adalah bentuk dindingnya yang melingkar dengan satu menara dan gerbang. Dominasi pada dinding dan menara ini seakan menjadi pusat sistem pertahanan dalam suatu kawasan yang dikuasai raja. Istilahnya, bangunan ini mendefinisikan satu set bangunan yang dikelilingi oleh dinding dan kursi kekuasaan politik dan militer.
Nama asli bangunan yang terletak di sudut tenggara Spanyol ini adalah al-Qasr yang berarti istana, tetapi lidah orang Spanyol menyebutnya Alcazar. Monumen ini merupakan salah satu dari beberapa contoh arsitektur Almohad yang ada di Semenanjung Eropa.

Di dalam komplek Alcazar terdapat banyak bangunan. Salah satunya adalah Palacio de Don Pedro. Sebuah prasasti di bagian depan istana menceritakan tentang aliansi Raja Pedro I dengan pemimpin kerajaan Islam di Granada, Muhammad V. Saat Raja Pedro hendak membangun istana baru di dalam Alcazar, Muhammad V mengirimkan seniman terbaiknya.
Hasil karya arsitektur ini menggambarkan tradisi dinasti Almohad dan Kekhalifahan Cordoba sehingga menghasilkan perpaduan seni Iberia-Islami yang unik. Sebelum pintu keluar terdapat taman-taman kecil yang saling berhubungan. Masing-masing dihiasi kolam atau air mancur. Terdapat pula labirin kecil untuk bermain anak-anak. Terkadang kebun ini menjadi tuan rumah untuk acara konser di musim panas. Taman ini memang indah bagaikan taman surgawi.
Sang arsitek mencoba menerapkan penggambaran surga dalam Al Quran dengan menghadirkan bangunan yang dikelilingi oleh taman, adanya air mancur dan airnya yang mengalir, serta pepohonan yang bisa dipetik buahnya. Ruang terbuka hijau ini akan sering dijumpai pada hampir semua bagian depan bangunan. Tak jarang beberapa taman-taman tersebut dihiasi dengan kolam air, dan diantara kolam-kolam air tersebut mengalir air yang berasal dari air mancur. Sang arsitek sengaja membuat adanya aliran air untuk menciptakan suasana aliran sungai yang digambarkan Alqur’an.