PROPERTY INSIDE – Mungkin sebagian dari kita sering melihat aksesoris cantik ini. Namun banyak yang mungkin tidak tahu jika namanya adalah terrarium. Terrarium merupakan teknik menanam tumbuhan di dalam wadah kaca, jadi bisa dikatakan semacam aquarium untuk tanaman.
Teknik ini sudah ada sejak lama di luar negeri, tapi sepertinya belum terlalu populer di Indonesia. Ditemukan pertama kali pada 1827 oleh seorang ilmuwan asal London, Nathaniel Bagsaw Ward. Saat itu Dr. Ward tidak sengaja menemukan tanaman pakis yang tumbuh dengan baik di dalam toples kaca.

Intinya, terrarium merupakan perpaduan sains dan estetika yang mampu menyegarkan suasana. Terrarium sangat cocok untuk Anda pecinta tanaman karena pot bunga jenis ini bisa diletakkan di manapun sebagai pemanis ruangan. Terrarium bisa diletakkan di berbagai ruangan, mulai dari ruang tamu, kamar, teras, sampai kamar mandi. Bisa diletakkan di atas meja, di rak, ataupun digantung.
Banyak media kaca yang bisa digunakan sebagai wadah terrarium, mulai dari aquarium, toples, mangkuk, gelas anggur, cangkir, botol parfum, sampai bola lampu. Sayangnya, di Indonesia belum banyak orang yang menjual aksesoris tersebut, sehingga Anda tidak bisa menemukannya dengan mudah. Tapi jangan khawatir, Anda bisa membuatnya sendiri dengan tahap berikut;
Alat & Bahan:
1. Wadah kaca.
2. Tanah subur (bisa dibeli di penjual tanaman).
3. Pecahan arang atau bata.
4. Tanaman (sesuaikan dengan ukuran wadah).
5. Air.
6. Batu warna-warni.
Cara membuat:
1. Rendam arang atau pecahan bata dalam air selama beberapa menit.
2. Letakkan arang atau pecahan bata ke dalam wadah.
3. Masukkan tanah sampai setengah bagian wadah.
4. Tanam sedum ke dalam wadah. Gunakan jari untuk mengatur supaya pangkalnya bisa masuk dalam tanah. Tahap ini bisa dikatakan sebagai bagian tersulit karena Anda harus menata tanaman secantik mungkin. Tahap inilah yang menentukan kecantikan terrarium Anda.
5. Letakkan batu warna-warni untuk memperindah.
6. Berikan air secara berkala sesuai kebutuhan tanaman.