logo

Andreas Audyanto: “Sukses itu Bukanlah Keberuntungan & Kebetulan”

Andreas Audyanto: “Sukses itu Bukanlah Keberuntungan & Kebetulan”
PROPERTY INSIDE – Sosok muda yang satu ini sebenarnya bukanlah orang baru dalam bisnis properti Indonesia. Dia telah memulai langkah di industri ini sejak 17 tahun lalu. Perlahan namun pasti, namanya mulai mewarnai kanvas industri properti kita. Jejak bisnisnya dimulai dari Sinar Mas Land.

Di perusahaan ini, pria bernama lengkap Andreas Audyanto ini memulai karir di Sinar Mas Group dan bergabung dengan divisi Housing Satu. Divisi ini adalah divisi paling bergengsi, karena merekalah yang pertama kali mengembangkan konsep cluster di BSD City.

Di perusahaan ini juga dirinya mulai belajar bagaimana pengelolaan bisnis properti yang baik. Dukungan dari perusahaan kepadanya memberi kesempatan bagi Audy, sapaan akrab pria 36 tahun ini, mengembangkan talentanya. Terbukti selama empat tahun berkarir di Sinar Mas Land, Audy selalu mampu mencatat prestasi yang memuaskan. Dia selalu mencatatkan diri sebagai Top 3 Sales dengan nilai transaksi yang besar.

Bagi Audy, sukses bukanlah hal yang bisa dicapai dengan mudah dan berada dalam zona nyaman kehidupan. Sukses bukanlah keberuntungan dan kebetulan, karena sukses hanya dapat diraih dengan kerja keras dan kerja cerdas. Apalagi sukses di usia muda, tentu saja ini bukanlah pencapaian yang mudah. Perlu keinginan kuat, kedisiplinan, semangat dan mimpi untuk mewujudkannya.

“Bukanlah hal yang mustahil mencapai sukses di usia muda bagi pribadi yang kuat dan terampil. Tidak sedikit pengorbanan yang harus dijalani agar kesuksesan dapat diraih. Diperlukan semangat juang yang tinggi, fokus dan tekun untuk mencapai kesuksesan itu,” jelas Director Serpong Bangun Cipta tersebut.

Menurut penerima penghargaan “The Rising Star of Property Professional” Indonesia Property & Bank Award ini, mencapai sukses di usia muda itu bukanlah keberuntungan. Perlu ada dedikasi dan semangat fighter untuk meraihnya. Anak muda harus mampu berinovasi, membuat sesautu yang berbeda dan melakukan perubahan, karena pemuda adalah agen perubahan itu sendiri.

alt text
”Anak muda harus mampu berinovasi, membuat sesuatu yang berbeda dan melakukan perubahan, karena pemuda adalah agen perubahan itu sendiri”


Meski masih muda, Audy cukup diperhitungkan di bisnis properti, namanya menjadi perbincangan di kalangan pebisnis properti Indonesia. Pengalaman Audy di industri properti memang tidak diragukan lagi. Pengalaman ini yang membuat dirinya mampu membaca karakteristik produk dan bagaimana strategi penjualan yang baik.

Pengagum berat Bob Sadino ini memberi catatan, seseorang yang ingin menuju puncak karir haruslah menapaki semua anak tangga sebelum mencapai puncak. Dan memang inilah yang dilakukannya. Semua lini di bidang ini telah pernah dilakoninya, mulai menjadi sales marketing, konsultan interior & eksterior design concept, kontraktor sampai agen properti. Perjalanan panjangnya yang membukukan banyak pengalaman itu menempa Audy menjadi pribadi yang handal. Bahkan banyak sekali penghargaan yang telah diterima dalam pencapaiannya selama ini.

Yang paling fenomenal adalah penghargaan MURI dengan rekor penjualan tercepat dalam satu hari mencapai 131 unit rumah. Tidak berlebihan memang jika dirinya disebut sebagai salah satu anak muda yang menginspirasi. Bahkan dirinya diminta menjadi pembimbing di Prasetiya Mulya -- salah satu Universitas paling bergengsi saat ini, untuk memotivasi anak-anak muda yang memiliki talenta di bidang properti.

“Anak muda Indonesia jangan lembek, harus mampu mengembangkan diri menjadi seorang entrepreneur handal. Dream big, need to be persistent, have high perseverance and focus on the big picture. Ingin sukses, jangan terfokus pada masalah, fokuslah pada solusi.”

“Seperti kata Bob Sadino, jadilah entrepreneur, semua potensi diri adalah modal. Dengkul pun adalah modal, jika tidak punya dengkul, pinjam dengkul orang lain,” ujar dia optimis.
SHARE :
Tweet
In Depth Andreas Audyanto: “Sukses itu Bukanlah Keberuntungan & Kebetulan”
PUBLISHED : Tuesday, 31 October 2017

Most Popular

Tingkatkan Penjualan Properti 2018 dengan 4 Trik Marketing PropTech ini

Para pakar di industri real estate mengakui bahwa sektor bisnis ini cukup lamban menerima perubahan dan teknologi baru.

Berapa Ketentuan Besaran Komisi Broker Properti

Ketentuan besaran komisi tersebut telah ada sejak tahun 2008, yang tertuang dalam Permendag No 33/M_DAG /PER/8/2008 tentang Perusahaan Perantara Perdagangan Properti.

Ciputra Pemindahan Ibukota Tidak akan Mengurangi Harkat dan Martabat Jakarta

Ciputra mengamini bahwa Kalimantan sangat tepat dipilih sebagai alternatif ibukota baru bagi republik ini. Letak geografis yang berada di tengah akan memberi efek domino yang besar bagi pembangunan kawasan-kawasan lain di luar Jawa.

Artificial Inteligence Semakin Berkembang Ruang Sewa Kantor Diprediksi Berkurang

Perusahaan akan lebih memanfaatkan ruang co-working dan ruang fleksibel lainnya untuk menyelesaikan pekerjaan mereka.

INTERVIEW Alvin Andronicus AVP Marketing Agung Podomoro Land

Hampir genap 30 tahun pria kelahiran Sukabumi ini meniti karir professional di industri properti tanah air sejak tahun 1988. Selama itu pula dirinya mampu mengadaptasi banyak perubahan di dunia bisnis yang sangat dinamis ini.

Helen Hamzah Associate Director Ciputra Group Konsistensi Pada Profesi

Dedikasinya pada dunia properti tak perlu diragukan lagi, lebih dari dua dekade Helen Hamzah berkecimpung di industri ini.

Welthauptstadt Rancangan Ibukota Dunia ala HitlerWelthauptstadt, Rancangan “Ibukota Dunia” ala Hitler

Hitler merencanakan Berlin menjadi pusat pemerintahan dan pusat perdaban dunia di bawah naungan "Kekaisaran Dunia Raya" Jerman.

Tulus adalah Startegi Menjual Paling Ampuh bagi Agen PropertiTulus adalah Startegi Menjual Paling Ampuh bagi Agen Properti

Taktik penjualan bagi agen properti memainkan peran besar untuk melakukan deal dengan konsumen, meski keterampilan dasar tidak akan cukup.

KOLOM Rail Oriented Development Mendukung Transit Oriented DevelopmentKOLOM: “Rail Oriented Development” Mendukung “Transit Oriented Development”

Penerapan sistem TOD berbasis ROD harus didukung oleh pengembangan properti multi fungsi. Bagi developer, pembangunan yang mengusung konsep ini menjadi opportunity tersendiri.

INTERVIEW Nathalia Sunaidi CEO Samara Dana Properti INTERVIEW: Nathalia Sunaidi, CEO Samara Dana Properti

“Properti ini mampu memberi perlindungan tidak hanya dalam arti kata sebagai tempat tinggal semata."

KOLOM Strategi Peluang Pasar Real Estate Segmen GenY di 2018KOLOM: Strategi & Peluang Pasar Real Estate Segmen Gen-Y di 2018

Generasi yang lahir antara awal tahun 80’an hingga pertengahan 90’an ini, kini mewakili sekitar 20 persen sampai 30 persen dari total populasi dunia.

Iklan kanan 1
Iklan kanan 2