logo

Artificial Inteligence Semakin Berkembang, Ruang Sewa Kantor Diprediksi Berkurang

Artificial Inteligence Semakin Berkembang, Ruang Sewa Kantor Diprediksi Berkurang
PROPERTY INSIDE - Di masa depan tempat kerja akan semakin mobile dan perusahaan akan menggunakan kombinasi tim utama dengan pekerja paruh waktu, sehingga ruang sewa kantor diprediksi akan berkurang. Perusahaan akan lebih memanfaatkan ruang co-working dan ruang fleksibel lainnya untuk menyelesaikan pekerjaan mereka.

Laporan terbaru The New Economist Corporate Network yang berjudul The Impact of AI and Automation on the Workplace: The Role of the CEO in Shaping the Workplace of Tomorrow mengungkapkan bagaimana teknologi, otomatisasi dan Artificial Inteligence (AI), berdampak pada tempat kerja.

Laporan yang didukung oleh konsultan properti global JLL di Beijing, diambil dari survei dan diskusi kelompok terarah yang dilakukan bersama para CEO di Asia Pasifik. Laporan ini membahas persepsi, harapan dan perubahan industri teknologi, serta bagaimana para pemimpin bisnis melakukan transisi perubahan pada tempat kerja di masa depan.

Managing Director JLL North China Julien Zhang, dalam siaran persnya Rabu (29/11), mengatakan bahwa studi ini membahas beberapa tema utama yang terkait dengan visi JLL tentang Future of Work, dan memberikan kontribusi pada pengembangan visi tersebut untuk membantu menciptakan tempat kerja yang memberikan kesempatan untuk berkembang.

Hasil survei perkumpulan CEO tersebut mencatat sebanyak 56,2 persen beranggapan bahwa perubahan terbesar yang akan terjadi karena dampak teknologi adalah jam kerja yang lebih fleksibel dan tipe pekerjaan yang tidak terlalu formal. Hal ini tentunya berimplikasi pada bagaimana cara memanfaatkan dan mengelola real estate.

"Dengan adanya tren teknologi yang sedang berkembang, kami sering melihat bisnis-bisnis yang mengubah dunia real estate tradisional, termasuk berkembangnya co-working space yang mendukung para entrepreneur dan korporasi. Demikian pula, developer mulai menawarkan fasilitas di dalam bangunan mereka untuk memberikan penyewa pilihan yang lebih fleksibel diluar ruang kantor mereka,” jelas Frank Rexach, Managing Director, Enterprise Strategy & Innovation, JLL Asia Pasifik.

Meskipun jumlah otomatisasi dan Artificial Intelligence (AI) meningkat dan tidak dapat dihindari, perubahan ini dapat terjadi dengan subjek pendekatan yang berbeda. Lebih dari 40 persen hasil survei menginginkan bahwa otomatisasi dan AI dapat terjadi lebih cepat di tempat kerja mereka dan hampir 60 persen lebih peduli untuk meringankan dampak dari perkembangan teknologi tersebut.


Namun, jika menyangkut perusahaan mereka sendiri, 81,1 persen CEO menyatakan bahwa mereka akan menjadi pemimpin dengan memberikan contoh dan mengotomatisasi beberapa pekerjaan mereka yang dapat lebih efisien jika dilakukan oleh Artificial Inteligence.

Laporan dari focus grup menyarankan bahwa para CEO perlu untuk berpikir lebih strategis, dan melibatkan generasi muda di zaman digital untuk merumuskan dan mewujudkan rencana mereka ke depannya.

Pandangan dari JLL adalah, struktur organisasi baru di masa depan akan sulit di prediksi karena dampak otomatisasi dan Artificial Intelligence (AI), sehingga penting bagi para CEO untuk melibatkan perusahaan properti sebagai bagian dari tim eksekutif mereka dengan focus pada optimisasi bakat dan dampaknya terhadap tingkat kebutuhan real estate.
SHARE :
Tweet
Property News Artificial Inteligence Semakin Berkembang, Ruang Sewa Kantor Diprediksi Berkurang
PUBLISHED : Wednesday, 29 November 2017

Most Popular

Tingkatkan Penjualan Properti 2018 dengan 4 Trik Marketing PropTech ini

Para pakar di industri real estate mengakui bahwa sektor bisnis ini cukup lamban menerima perubahan dan teknologi baru.

Berapa Ketentuan Besaran Komisi Broker Properti

Ketentuan besaran komisi tersebut telah ada sejak tahun 2008, yang tertuang dalam Permendag No 33/M_DAG /PER/8/2008 tentang Perusahaan Perantara Perdagangan Properti.

Ciputra Pemindahan Ibukota Tidak akan Mengurangi Harkat dan Martabat Jakarta

Ciputra mengamini bahwa Kalimantan sangat tepat dipilih sebagai alternatif ibukota baru bagi republik ini. Letak geografis yang berada di tengah akan memberi efek domino yang besar bagi pembangunan kawasan-kawasan lain di luar Jawa.

Artificial Inteligence Semakin Berkembang Ruang Sewa Kantor Diprediksi Berkurang

Perusahaan akan lebih memanfaatkan ruang co-working dan ruang fleksibel lainnya untuk menyelesaikan pekerjaan mereka.

INTERVIEW Alvin Andronicus AVP Marketing Agung Podomoro Land

Hampir genap 30 tahun pria kelahiran Sukabumi ini meniti karir professional di industri properti tanah air sejak tahun 1988. Selama itu pula dirinya mampu mengadaptasi banyak perubahan di dunia bisnis yang sangat dinamis ini.

Helen Hamzah Associate Director Ciputra Group Konsistensi Pada Profesi

Dedikasinya pada dunia properti tak perlu diragukan lagi, lebih dari dua dekade Helen Hamzah berkecimpung di industri ini.

10 Proyek MixUse Development Terbesar di Amerika10 Proyek Mix-Use Development Terbesar di Amerika

Di Amerika konsep mix-used juga menjadi tren dewasa ini. Berdasarkan data yang dihimpun perusahaan riset CoStar yang berbasis di Washintong DC, inilah 10 proyek mixed use terbesar saat ini.

5 Aplikasi Digital Ini Wajib Dimiliki Sales Marketing Properti5 Aplikasi Digital Ini Wajib Dimiliki Sales & Marketing Properti

Ribuan aplikasi mengklaim dapat meningkatkan produktivitas, namun mungkin kita bertanya-tanya mana yang benar-benar dapat membantu penjualan properti/real estate.

Ingin Menjadi Agen Properti Sukses Siapkan 5 Langkah Jitu iniIngin Menjadi Agen Properti Sukses? Siapkan 5 Langkah Jitu ini

Menurut Realtor.org, di Amerika Serikat saja ada sekitar 2 juta agen real estate aktif yang berlatih dalam persaingan di industri ini. Artinya persaingan di industri ini cukup berat dan menantang.

Condotel Salah satu Instrumen Investasi PropertiCondotel, Salah satu Instrumen Investasi Properti

Pada prinsipnya condotel termasuk salah satu pilihan investasi properti yang menawarkan recurring income (pendapatan berulang) lebih pasti, karena investor tidak perlu repot lagi mencari penyewa.

JLL Raih Penghargaan Worlds Most Admired Companies 2018JLL Raih Penghargaan World's Most Admired Companies 2018

Daftar peringkat ini menilai dari segi reputasi perusahaan untuk inovasi, manajemen karyawan dan persaingan global.

Iklan kanan 1
Iklan kanan 2