logo

Ayla Dewi Anggraeni Aldjufrie: “We are Different”

Ayla Dewi Anggraeni Aldjufrie: “We are Different”
PROPERTY INSIDE – Ayla and Associate Property Consultan adalah konsultasi properti yang sangat berbeda dari konsultan properti kebanyakan. Ayla & Associate tidak hanya membantu klien untuk memasarkan produk propertinya, namun juga memberi konsultasi dalam hal legal, sumber pendanaan hingga konsep pembangunan yang dibutuhkan pasar. Karena itu, perusahaan ini pun tidak sembarangan dalam memilih kliennya.

Adalah Ayla Dewi A. Aldjufrie, penggagas sekaligus nahkoda Ayla and Associate, yang membawa konsultan properti ini menjadi salah satu perusahaan konsultan bergengsi di tanah air. Dunia properti sebenarnya sudah dilakoni jebolan Magister Management Universitas Gadjah Mada sejak usia yang sangat muda, di usia 16 tahun. Bermula dari kondisi ekonomi saat dirinya mendapat beasiswa di 20 besar universitas terbaik di dunia.

Di negeri itu, Ayla mulai berkenalan dengan dunia properti. Mencoba peruntungan menjadi seorang agen properti di negeri orang tentu bukanlah perkara mudah, apalagi di usia yang sangat muda. Selain dituntut menguasai produk properti yang ditawarkan, dirinya juga harus memahami karakter pembeli yang tentu memiliki karakter yang berbeda dengan orang Indonesia.

Namun akhirnya, perjalanan ini yang membawa namanya diperhitungkan di industri properti. Enam penghargaan properti bergengsi disabetnya tahun terakhir ini. Sebagai pengusaha, wanita kelahiran Bogor ini selalu mengedepankan integrity dan customer satisfaction dalam melayani konsumennya. Itu yang membawa klien-klien selalu loyal bekerjasama dengan perusahaan yang dipimpinnya.

alt text
“Sebagai konsultan, Ayla and Associate memberikan sesuatu yang beda. Kami tidak hanya profesional sebagai konsultan pemasar, tapi kami juga memiliki pengetahuan baik atas produk kami beserta lingkungannya.”


Ayla Dewi A. Aldjufrie juga banyak meraih penghargaan diantaranya Inspiring Women Property Consultant 2016, The Best Leadership tahun 2016, The Best Inspiring People of The Year, The Best Srikandi Indonesia Property of the Year. Selain itu, proyek Nayla Jimbara Boutique Villas juga banyak meraih penghargaan diantaranya sebagai The Most favorite Villas 2016 dan Indonesia Business Quality Villa 2016.

“Sebagai konsultan, Ayla and Associate memberikan sesuatu yang beda. Kami tidak hanya profesional sebagai konsultan pemasar, tapi kami juga memiliki pengetahuan baik atas produk kami beserta lingkungannya. Dan didukung oleh akses riset dan team yang solid untuk membantu semua lini yang berhubungan dengan bisnis properti. Mulai dari aspek hukum, pembiayaan, pemasaran, konsultasi pengembangan, dan manajemen aset,” jelas Ayla.

Lebih lanjut dia menjelaskan, Ayla and Associate selalu melihat dengan jeli, konsep pengembangan klien termasuk memahami betul asal-usul modal investasi proyek tersebut. Sehingga yakin akan apa yang akan dijual, dan tidak akan merugikan konsumen di kemudian hari.

Ayla and Associate Property Consultan pun tidak hanya memasarkan proyek yang sudah terbangun, tetapi juga memberikan kesempatan untuk membantu pengembang baru yang ingin menciptakan sesuatu yang baru. “Saya sering kali menyarankan kepada klien untuk menciptakan pasar sendiri dengan konsep yang sesuai kebutuhan konsumen, jadi kita create demand dengan dimensi yang lain. Kami siap mendampingi dan memberi masukan terkait hal-hal yang saya sebutkan tadi,” ungkapnya.

alt text
”Properti adalah sebuah keniscayaan, keharusan dalam kehidupan, begitu juga dalam pembangunan ekonomi, berapa banyak sector industri terkait yang akan bergerak untuk satu produk properti saja.”


Tidak hanya sebagai konsultan properti, mantan flight attendant maskapai terbaik Indonesia ini juga mendirikan Nayla Investment, Real Estate and Investment Holding Company dan AK Land . Perusahaan Jasa Kontruksi Grade A.

Salah satu proyek yang dikembangkan adalah Nayla Jimbaran Boutique, 16 unit villa dengan lahan seluas 5 ribu sq meter di Bali. Boutique villa ini memiliki konsep yang sangat kuat dan unik. Mengadopsi dan mengkombinasikan budaya Indonesia dengan kearifan lokal tradisi Bali.

“Di Nayla Jimbaran Boutique, kami menerapkan tema Batik sebagai icon-nya. Selain itu, kami aplikasikan Bali Cultur Landscape dengan konsep pengairan Subak. Seperti kita tahu, Subak ini diakui oleh UNESCO sebagai salah satu warisan dunia. Kami memilih kearifan lokal Indonesia, heritage Indonesia kita tonjolkan di sini. Karena itu, kami juga tidak sembarangan memasarkan villa ini. Hanya kepada konsumen yang memiliki komitmen akan kearifan budaya yang kami pilih,” jelas Ayla.

Dirancang oleh arsitek dunia yang sudah berpengalaman lebih dari satu dekade, Nayla Jimbaran Boutique, memang dihadirkan dengan tema unik dan menarik. Denga desain modern, kontemporer, dan mewah, villa ini dikembangkan dengan konsep smart green concept development yang saat ini sudah jarang ada di Bali.

alt text

Mengeksplorasi kekayaan budaya Bali Nayla Jimbaran Boutique Villas memilik opsi 2 atau 3 bedroom. Nayla Boutique Villas Jimbaran menghiasi setiap ruangan dengan tema yang berbeda, berdasarkan budaya Indonesia dan ditampilkan dengan nama masing-masing villa: Villa Jogja, Villa Solo, Villa Batak, Villa Cirebon dan Villa Sumba.

“Kami harus kuat di konsep, membangun different market structure. Dari segi besaran, saya tidak mungkin bersaing head to head dengan pengembang Besar, tapi dari segi konsep, saya meyakinkan bahwa kami bisa bersaing. Small though but we had something different.to offer when you are different, people will see you, all eyes on you,” jelas Ayla.

Ayla and Associate sendiri memiliki visi untuk memajukan industri properti dan konsutan properti. Menurut Ayla, ini penting dilakukan agar developer dan konsumen sama-sama mendapat solusi terbaik dari aset properti yang dimilikinya. “Kita tidak bicara agen yah, kita bicaranya konsultan. Karena agen dan konsultan itu berbeda. Kalau agen itu fokusnya jualan, kalau konsultan fokusnya memberikan solusi kepada klien, solusi terbaik. Itu bedanya,” tutup Ayla.
SHARE :
Tweet
In Depth Ayla Dewi Anggraeni Aldjufrie: “We are Different”
PUBLISHED : Monday, 30 October 2017

Most Popular

Tingkatkan Penjualan Properti 2018 dengan 4 Trik Marketing PropTech ini

Para pakar di industri real estate mengakui bahwa sektor bisnis ini cukup lamban menerima perubahan dan teknologi baru.

Berapa Ketentuan Besaran Komisi Broker Properti

Ketentuan besaran komisi tersebut telah ada sejak tahun 2008, yang tertuang dalam Permendag No 33/M_DAG /PER/8/2008 tentang Perusahaan Perantara Perdagangan Properti.

Ciputra Pemindahan Ibukota Tidak akan Mengurangi Harkat dan Martabat Jakarta

Ciputra mengamini bahwa Kalimantan sangat tepat dipilih sebagai alternatif ibukota baru bagi republik ini. Letak geografis yang berada di tengah akan memberi efek domino yang besar bagi pembangunan kawasan-kawasan lain di luar Jawa.

Artificial Inteligence Semakin Berkembang Ruang Sewa Kantor Diprediksi Berkurang

Perusahaan akan lebih memanfaatkan ruang co-working dan ruang fleksibel lainnya untuk menyelesaikan pekerjaan mereka.

INTERVIEW Alvin Andronicus AVP Marketing Agung Podomoro Land

Hampir genap 30 tahun pria kelahiran Sukabumi ini meniti karir professional di industri properti tanah air sejak tahun 1988. Selama itu pula dirinya mampu mengadaptasi banyak perubahan di dunia bisnis yang sangat dinamis ini.

Helen Hamzah Associate Director Ciputra Group Konsistensi Pada Profesi

Dedikasinya pada dunia properti tak perlu diragukan lagi, lebih dari dua dekade Helen Hamzah berkecimpung di industri ini.

Tulus adalah Startegi Menjual Paling Ampuh bagi Agen PropertiTulus adalah Startegi Menjual Paling Ampuh bagi Agen Properti

Taktik penjualan bagi agen properti memainkan peran besar untuk melakukan deal dengan konsumen, meski keterampilan dasar tidak akan cukup.

KOLOM Rail Oriented Development Mendukung Transit Oriented DevelopmentKOLOM: “Rail Oriented Development” Mendukung “Transit Oriented Development”

Penerapan sistem TOD berbasis ROD harus didukung oleh pengembangan properti multi fungsi. Bagi developer, pembangunan yang mengusung konsep ini menjadi opportunity tersendiri.

INTERVIEW Nathalia Sunaidi CEO Samara Dana Properti INTERVIEW: Nathalia Sunaidi, CEO Samara Dana Properti

“Properti ini mampu memberi perlindungan tidak hanya dalam arti kata sebagai tempat tinggal semata."

KOLOM Strategi Peluang Pasar Real Estate Segmen GenY di 2018KOLOM: Strategi & Peluang Pasar Real Estate Segmen Gen-Y di 2018

Generasi yang lahir antara awal tahun 80’an hingga pertengahan 90’an ini, kini mewakili sekitar 20 persen sampai 30 persen dari total populasi dunia.

INTERVIEW Abdul Hamid CEO Mika GroupINTERVIEW: Abdul Hamid, CEO Mika Group

Ilmu bisnis diperolehnya secara otodidak dari pengalaman dan buku-buku bisnis. Saat masih menjadi anggota Polri, Abdul Hamid memulai bisnis kecil-kecilan.

Iklan kanan 1
Iklan kanan 2