PROPERTY INSIDE – Berawal dari semangat pengabdian dan keinginan membangun tanah kelahiran, Sohet Chairil memulai debut bisnis propertinya. Proyek perdananya dibangun di kampungnya di Pangkalpinang Bangka-Belitung pada tahun 2008 lalu. Padahal, pada saat itu memulai pengembangan bisnis properti di luar Jawa bisa dibilang bukan pilihan yang potensial. Kalkulasi bisnis jelas mencatat, pasar properti di daerah tidak sekuat di Jawa, apalagi di pulau Bangka.
Namun keinginan yang kuat Chairman Soll Marina Group ini untuk membangun kampung halamannya diwujudkan dengan mengembangkan The Greenland City, kawasan hunian terintegrasi pertama di Pangkal Pinang. Di industri properti, nama Sohet Chairil mungkin memang belum terlalu banyak dikenal. Mungkin publik lebih mengenal Soll Marina Group yang dinahkodainya.
Sebelum mengembangkan usaha properti dalam lini bisnisnya, Sohet Chairil adalah pengusaha mining dan perkapalan yang cukup sukses. Grup Soll Marina sendiri didirikan Sohet Chairil berawal dari usaha sparepart alat berat dengan bendera PT Krida Perdana. Kemudian berkembang memasuki lini bisnis pertambangan dengan mengawali menjadi kontraktor pertambangan di bawah bendera PT Rental Perdana Putratama.
Soll Marina Hotel Bangka
Bersama dengan kakaknya, Sohat Chairil, bapak tiga anak ini mendapatkan konsesi kuasa pertambangan di Kalimantan Timur. Untuk melengkapi lini bisnis di sektor pertambangan, khususnya sektor transportasi tambang, mereka kemudian mendirikan PT Pelayaran Bahari Perdana (PBP) yang hingga saat ini memiliki lebih dari 20 sets tug and barges dan satu unit Crane Barge.
Sejak terjun ke bisnis properti pada tahun 2008 lalu, Soll Marina Group telah mencatat berbagai produk properti dalam portofolio perusahaan ini. The Greenland City, adalah proyek perdana mereka. Kawasan hunian terintegrasi seluas 150 ha ini menyasar target market kelas menengah atas. Dan saat ini sekira 40 ha lahan telah dikembangan menjadi kawasan hunian, komersial, hiburan dan olahraga. Akhir tahun 2012 Soll Marina Group melengkapi sarana perumahan The Greenland City dengan membuka wahana permainan air Bubble Waterboom di atas lahan seluas 3,4 ha. Wahana ini merupakan waterpark terlengkap di propinsi Bangka Belitung.
Visi Soll Marina Group memang patut diacungi jempol, terbukti pasar di Pangkal Pinang menyambut baik The Greenland City. Bahkan dalam kurun waktu kurang satu tahun sejak pengembangan The Greenland City, developer ini kembali mengembangkan properti hospitality dengan membangun hotel bintang tiga plus, Aston Soll Marina Hotel Bangka.
The Greenland City, Bangka
Hotel yang mulai beroperasi Maret 2011 lalu itu, namun kini telah dikelola oleh operator hotel milik Soll Marina Group sendiri dan menjadi salah satu destinasi favorit di Bangka. Pengembangan hotel tersebut merupakan langkah awal grup properti ini untuk meraih sumber pendapatan dari recurring income.
Soll Marina Group kembali menambah pundi pundi dari sektor recurring income-nya, dimana pada Agustus 2013 mereka melakukan penetrasi ke wilayah Jabodetabek dengan membangun hotel Soll Marina Serpong. Pengalaman kurang dari 2 tahun dirasa sangat cukup untuk membuka hotel bintang 3 sendiri tanpa menggandeng chain nasional maupun internasional.
Soll Marina Group berhasil membuktikan diri bahwa operator hotel mereka mampu mengelola sendiri. Terbukti, tingkat okupansi Soll Marina Serpong rata rata berada di atas 70 persen, angka yang cukup bagus mengingat saat ini ada lebih dari 15 hotel setara yang berkompetisi di kawasan Tangerang, Serpong, dan Tangsel.
Bubble Waterboom, Bangka
Kembangkan superblok mixed-use development di Jatake.
Pada akhir tahun 2014, Soll Marina Group kembali melakukan gebrakan di lini bisnis properti mereka dengan mengembangkan proyek superblok berkonsep mixed-use development di Kawasan Industri Jatake, Tangerang. Proyek dengan brand Boulevard Business Center (BBC) @Jatake tersebut diproyeksikan menjadi kawasan central business district (CBD) di kawasan tersebut.
Di atas lahan seluas 3,1 hektar akan dibangun beragam jenis properti, antara lain ruko sebanyak 129 unit, hotel bintang 4, dan apartemen 921 unit. General Manager Soll Marina Group, Wahyu Wishnugroho menjelaskan untuk progress pembangunan ruko dikembangkan secara bertahap dan saat ini telah terbangun sebanyak 80 unit.
Soll Marina Residence BBC @Jatake
“Sebagian dari unit ruko telah beroperasi karena kami membangun semua unit yang sudah terjual dalam jangka waktu 15 bulan. Saat ini kami juga memiliki beberapa unit stock, sehingga pembeli saat inipun bisa langsung menjalankan usahanya,” jelas Wahyu.
Ruko di BBC @Jatake dikembangkan Soll Marina Group dengan banyak keunggulan, antara lain dengan menyiapkan lebar jalan kawasan yang besar (Row 18), dan infrastruktur bawah tanah yang dilengkapi triple play. Proyek ini juga semakin menarik karena merupakan satu satunya kawasan bisnis terpadu di Jatake. Selain itu lokasinya pun sangat strategis karena terletak di boulevard Jalan Gatot Subroto, yang merupakan jalan perekonomian nasional. Akses yang mudah serta hanya 3,5 km menuju tol Jakarta-Merak dan hanya 5 km dari pusat kota Tangerang serta 4 km dari Lippo Karawaci merupakan keunggulan lain dari BBC @ Jatake ini.
Soll Marina Residence BBC @Jatake
Dengan berbagai kelebihan tersebut, Soll Marina Group yakin dan optimis ruko di BBC @Jatake disambut baik oleh pasar. Bahkan meski pasar properti masih dalam kondisi wait and see saat ini, karena faktor lokasi yang strategis, proyeksi capital gain ruko di lokasi tersebut pun cukup baik. Berkisar di angka 15 persen sampai 18 persen per-tahunnya.
Untuk proyek hotel bintang empat, progress pembangunannya on target, hingga bulan September ini sudah dilakukan topping off. Hotel yang terdiri dari 14 lantai ini memiliki 149 unit kamar, 7 meeting room serta 1 ballroom dengan kapasitas sekitar 1500 orang. Hotel yang juga dilengkapi dengan fasilitas fasilitas bintang 4 seperti kolam renang, gym, resto dan lounge yang besar ini akan beroperasi penuh pada Mei 2017.
Sedangkan untuk proyek apartemen, Wahyu menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan aktivitas pembangunan meski apartemen ini belum dirilis ke pasar. Rencananya pada Quarter 4 tahun ini, Soll Marina mulai memasarkan apartemen tersebut. “Kami sudah melakukan ground breaking untuk apartemen, sehingga pada saat launching penjualan nanti, progress proyek sudah pada tahap pembangunan basement,” ungkap dia.
General Manager Soll Marina Group, Wahyu Wishnugroho
Lebih lanjut Wahyu menjelaskan, apartemen ini menyasar captive market di Jatake, yakni pasar professional dan pelaku usaha yang terkait dengan kawasan industri Jatake. “Selain itu pasar investor juga menjadi target kami. Permintaan hunian untuk para professional, baik lokal maupun expatriat yang bekerja di kawasan ini sangat tinggi, tentu ini peluang bagus untuk investor apartemen,” jelasnya.
Soll Marina Group kini tengah fokus menyelesaikan proyek superblok BBC @Jatake sebagai bukti keseriusan dan tanggung jawab mereka terjun di bisnis properti. Komitmen ini tentu akan mendulang apresiasi dari konsumen dan itu telah menjadi prioritas dalam filosofi grup pengembang ini. Suksesnya proyek superblok pertama mereka ini tentu akan menjadi flagship bagi Soll Marina Group untuk mengepakkan sayap bisnisnya di industri properti tanah air.