logo

2018 Investor Properti Bidik Dubai, Abu Dhabi dan Jakarta

2018 Investor Properti Bidik Dubai, Abu Dhabi dan Jakarta
PROPERTY INSIDE - Dalam beberapa tahun terakhir, kota-kota besar dunia seperti London, New York dan Miami telah mengalami stagnasi harga dan bahkan koreksi harga di sektor real estat residensial.

Banyak investor kini mencari pasar negara berkembang untuk peluang dan kesempatan bisnis real estate hunian karena pertumbuhan harga lebih cepat dengan apresiasi harga jangka panjang.

Michael Valdes, Vice Presiden Sotheby's International Realty Affiliates LLC, mencatat bahwa ada beberapa tempat menarik yang mungkin tidak terpikirkan oleh para investor untuk memulai bisnis real estate mereka. Para investor, sebut Valdes, hanya melihat dari sisi yang mereka inginkan saja.

Padahal, Dubai dan Abu Dhabi di Uni Emirat Arab, misalnya, memiliki daya tarik internasional karena masuknya perdagangan, industri dan budaya, serta investasi lokal yang serius di bidang infrastruktur. "Saya melihat tempat-tempat itu memiliki lintasan yang kuat," kata Valdes, seperti dilansir Mansion Global, Sabtu (22/12).

Selain itu ada beberapa kota yang juga mengalami perkembangan luar biasa saat ini, seperti Jakarta di Indonesia dan Mumbai di India. Para ahli menilai, kedua kota besar tersebut harus dimasukkan ke dalam daftar perhatian mereka, bersama dengan kota-kota lain seperti Jeddah dan Riyadh di Arab Saudi serta Manila di Filipina.

Masing-masing pasar negara berkembang itu, sangat perlu untuk dipertimbangkan sebagai potensi pasar saat ini. Faktor investasi infrastruktur dan budaya di lokasi-lokasi tersebut dapat medorong pertumbuhan. Selain itu, batasan dan pajak yang dapat mempengaruhi kemampuan investor untuk membeli di pasar itu.

alt text
Dubai

Timur Tengah: Berinvestasi di Dubai, Pertimbangkan Abu Dhabi dan Perhatikan Arab Saudi

Ketika investor real estate mewah mempertimbangkan Timur Tengah, Dubai kemungkinan merupakan tempat pertama untuk diingat, dan itu adalah alasan yang bagus, karena dalam dekade terakhir, populasi Dubai telah meledak dari 900.000 menjadi 3,5 juta. Dari jumlah tersebut, sekitar 90% di antaranya adalah ekspatriat.

Chris Whitehead, Managing Director Gulf Sotheby’s Dubai International Realty mengatakan, dalam beberapa tahun ke depan, pameran dagang global, yang disebut Expo 2020, akan berbasis di Dubai, diperkirakan akan mendatangkan lebih dari 250.000 orang.

Selain pertumbuhan penduduk, Dubai juga mengalami beberapa perbaikan infrastruktur menjelang pameran tersebut, seperti perluasan jalur metro dan bandara internasional. Emirate juga mencoba menghadirkan lebih banyak merek mewah bisa dipesan lebih dulu, seperti jet pribadi dan gym.

“Orang-orang kaya raya datang ke sini untuk menghasilkan uang dan menikmati gaya hidup bebas. "Selain itu, perawatan kesehatan bagus, peluang pendidikannya bagus dan infrastrukturnya juga bagus," sebut Chris.

Lebih lanjut dijelaskannya, pertumbuhan harga di sektor properti mewah saat ini merata dan diperkirakan akan naik sekitar 1% pada 2018. Menurut laporan Knight Frank’s prime global cities, pertumbuhan meningkat sekitar 10% per tahun dari 2019 sampai 2021. Chris memprediksi saat ini moment yang tepat untuk membeli jika itu adalah pembelian untuk investasi jangka panjang.

Sementara Valdes menyebut, jika Dubai adalah tempat yang tepat untuk berinvestasi, Abu Dhabi, -satu dari tujuh emirat lainnya, adalah tempat yang layak dipertimbangkan, terutama di Pulau Saadiyat.

Di lokasi ini, pusat kebudayaan yang dirancang oleh pemenang hadiah Pritzker, termasuk Louvre Abu Dhabi, Guggenheim Abu Dhabi dan Museum Nasional Zayed, telah menopang ketahanan pasar properti.

"Abu Dhabi menarik khalayak global yang kosmopolitan ke pasar mewah. Dulu ini bukan apa-apa, tapi sekarang menjadi tempat berkumpul properti yang menakjubkan dan mewah ini," kata Valdes.

Selain itu, Arab Saudi adalah kota yang perlu diperhatikan dan diperhitungkan di masa depan. Sotheby’s mencatat bahwa negara tersebut sedang bergerak untuk segera membangun beberapa proyek besar. Dengan harapan pertumbuhan ini, Sotheby's membuka kantor afiliasi di kota-kota Arab Saudi awal 2018.

alt text
Jakarta

Asia: Berinvestasi di Jakarta, Perhatikan Filipina

Laporan Knight Frank’s prime global cities menyebut perlu diperhatikan beberapa faktor saat investor masuk ke pasar negara berkembang di Asia. Valdes, menyebut Indonesia dengan populasi sekitar 260 juta menunjukkan potensi besar bagi investor asing di bidang real estat.

Jakarta, sebagai ibukotanya secara khusus mengalami arus masuk pembangunan yang signifikan, para investor pasar yang sedang membidik negara berkembang patut mempertimbangkan kota ini secara serius. Sotheby’s juga berencana untuk membuka kantor di Jakarta pada akhir 2018.

"Ini adalah pasar yang sangat kami bullish, dan pastinya ingin berpartisipasi dalam banyak hal. Ini adalah pendorong pasar ke daerah-daerah seperti Singapura dan Malaysia, jadi Anda dapat melihat negara-negara yang saling berinvestasi satu sama lain dan sangat mendukung pertumbuhan dan ekonomi masing-masing, " kata Valdes.

Data dari konsultan properti global, Savills, mendukung klaim Valdes bahwa Jakarta siap menjadi pemain utama di perumahan real estat. Dalam studinya dengan tema Impacts: The Future of Global Real Estate yang dirilis pada akhir November 2017, Savills menulis bahwa Jakarta memiliki kelas menengah yang berkembang dan ekonomi yang juga sedang berkembang.

Ini merupakan pasar di mana populasi yang tumbuh diperkirakan akan melampaui Tokyo pada tahun 2027. Karena akan ada lebih banyak lagi penduduk muda berusia 15 tahun sampai 34 tahun dalam 10 tahun mendatang dibandingkan dengan penduduk yang berusia 50 sampai 69 tahun. Kota ini kemungkinan akan memberikan kesempatan pendidikan yang lebih tinggi serta inovasi dan pertumbuhan ekonomi yang mapan.

Knight Frank juga menyebut Indonesia sebagai negara yang penting diperhatikan dalam review mereka, Asia-Pacific Residential Review, Knight Frank mencatat bahwa negara dengan jumlah penduduk terpadat keempat di dunia ini menyajikan potensi pasar yang sangat besar bagi pengembang perumahan dan investor.

Secara terpisah, Valdes mencatat bahwa Filipina telah memiliki infrastruktur yang jauh lebih baik dan juga sistem perawatan kesehatan yang jauh lebih baik daripada di masa lalu. "Ini menjadi tujuan di mana orang ingin berinvestasi, dan kami telah melihat harga real estat naik cukup konsisten selama beberapa tahun terakhir."

Namun, menyarankan kepada investor untuk wit and see, karena tidak ada perdagangan nyata di Filipina. Knight Frank juga mencatat bahwa Filipina adalah negara yang harus diperhatikan, dan ibukotanya, Manila, berpeluang menjadi kota global dengan prospek pertumbuhan yang menarik.

Dengan populasi yang mendekati 13 juta orang, Manila berada di pusat pertumbuhan yang belum pernah terjadi sebelumnya di pasar real estat Filipina. Peluang berinvestasi dalam pengembangan properti diperkuat oleh peringkat investment grade negara yang menarik, tingkat pertumbuhan PDB yang tinggi dan fundamental makroekonomi yang kuat.

alt text
Mumbai

Bagaimana dengan India?

Meskipun India telah menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa, di kota-kota seperti Mumbai dan Delhi, hampir tidak mungkin untuk membeli properti investasi di negara ini, kecuali investor tersebut adalah penduduk non-residen yang tinggal di Amerika, Inggris atau tempat lain yang ingin membeli properti kembali di India. "Itu target pasar untuk investasi," kata Valdes.

Valdes mencatat bahwa potensi investor non-residen India ini harus memperhitungkan bagaimana upaya demonetisasi tahun lalu berdampak pada perekonomian. Sementara pergeseran ini pada awalnya melunakkan pertumbuhan harga, dia melihat tanda-tanda bahwa nilai properti di kota-kota besar seperti Mumbai, Delhi dan Goa sedang dalam perlambatan.



Photo source: emirates247.com, durise.com, Mumbai Property Exchange, Property Inside

SHARE :
Tweet
Property News 2018 Investor Properti Bidik Dubai, Abu Dhabi dan Jakarta
PUBLISHED : Saturday, 23 December 2017

Most Popular

Tingkatkan Penjualan Properti 2018 dengan 4 Trik Marketing PropTech ini

Para pakar di industri real estate mengakui bahwa sektor bisnis ini cukup lamban menerima perubahan dan teknologi baru.

Berapa Ketentuan Besaran Komisi Broker Properti

Ketentuan besaran komisi tersebut telah ada sejak tahun 2008, yang tertuang dalam Permendag No 33/M_DAG /PER/8/2008 tentang Perusahaan Perantara Perdagangan Properti.

Ciputra Pemindahan Ibukota Tidak akan Mengurangi Harkat dan Martabat Jakarta

Ciputra mengamini bahwa Kalimantan sangat tepat dipilih sebagai alternatif ibukota baru bagi republik ini. Letak geografis yang berada di tengah akan memberi efek domino yang besar bagi pembangunan kawasan-kawasan lain di luar Jawa.

Artificial Inteligence Semakin Berkembang Ruang Sewa Kantor Diprediksi Berkurang

Perusahaan akan lebih memanfaatkan ruang co-working dan ruang fleksibel lainnya untuk menyelesaikan pekerjaan mereka.

INTERVIEW Alvin Andronicus AVP Marketing Agung Podomoro Land

Hampir genap 30 tahun pria kelahiran Sukabumi ini meniti karir professional di industri properti tanah air sejak tahun 1988. Selama itu pula dirinya mampu mengadaptasi banyak perubahan di dunia bisnis yang sangat dinamis ini.

Helen Hamzah Associate Director Ciputra Group Konsistensi Pada Profesi

Dedikasinya pada dunia properti tak perlu diragukan lagi, lebih dari dua dekade Helen Hamzah berkecimpung di industri ini.

Kerjasama dengan Pakubumi Semesta Synthesis Residence Kemang Kebut Progress Pembangunan Kerjasama dengan Pakubumi Semesta, Synthesis Residence Kemang Kebut Progress Pembangunan

Synthesis Residence Kemang, salah satu proyek dari Synthesis Development saat ini fokus mengejar proses pembangunan kawasannya dengan menggandeng PT. Pakubumi Semesta sebagai mitra kerjasama strategis.

BSD Siapkan Capex Rp 4 triliun Tahun iniBSD Siapkan Capex Rp 4 triliun Tahun ini

Direktur BSDE Hermawan Wijaya mengatakan, BSDE menyiapkan belanja modal senilai Rp 4 triliun pada tahun 2018 guna mendukung target dan rencana ekspansi.

Rangkul Desainer Interior Kontraktor Startup ini Tawarkan Kemitraan StrategisRangkul Desainer Interior & Kontraktor, Startup ini Tawarkan Kemitraan Strategis

Startup digital ini menangkap peluang pangsa pasar kebutuhan jasa desain interior dan kontraktor yang meningkat signifikan di tengah maraknya industri kreatif saat ini.

Presiden Jokowi Resmikan Pembangunan Tol Padang Pekanbaru Presiden Jokowi Resmikan Pembangunan Tol Padang – Pekanbaru

Jalan Tol ini adalah bagian dari ruas Jalan Tol Trans Sumatera (Lampung – Aceh) yang merupakan salah satu mega-proyek yang sangat strategis keberadaannya untuk memaksimalkan konektivitas antar daerah di Sumatera.

Apartemen Pertama Sinar Mas Land di Surabaya Mulai DibangunApartemen Pertama Sinar Mas Land di Surabaya Mulai Dibangun

Apartemen pertama dari Sinar Mas Land di kota Surabaya ini, menggabungkan residence, resort, water recreation, continuous greenery & life style.

Iklan kanan 1
Iklan kanan 2