logo

APERSI Targetkan Pasok 1 Juta Rumah Subsidi di Banten

APERSI Targetkan Pasok 1 Juta Rumah Subsidi di Banten
PROPERTY INSIDE - Secara nasional, Provinsi Banten bersama Jawa Barat tercatat sebagai penyumbang terbesar suplai rumah bersubsidi. Banten sebagai daerah penyangga (sub-urban) Jakarta yang paling dekat sangat berpotensi menjadi pemasok utama ketersediaan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) tersebut.

Asosiasi Pengembang Perumahan & Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) melihat, kondisi geografis beberapa wilayah Banten yang berdekatan dengan Ibukota Negara, seperti Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Banten dan Kota Serang memberi peluang besar untuk penyediaan lahan bagi pembangunan rumah bersubsidi.

Ketua DPD APERSI Banten, Safran Edi Harianto Siregar menyatakan, ke depan pihaknya ingin terus meningkatkan pasokan rumah rakyat di Banten. Tak tanggung-tanggung, mereka menargetkan sebanyak 1 juta rumah siap disalurkan kepada MBR dalam empat tahun mendatang.

“Saat ini memang Banten termasuk daerah penyuplai terbesar rumah bersubsidi, karena itu kita ingin terus meningkatkan pencapaian itu. Karena itu, APERSI Banten juga menentapkan angka yang maksimal untuk penyediaan rumah rakyat ini. Target kami, dalam empat tahun ke depan APERSI Banten bisa memasok 1 juta rumah bersubsidi,” jelas Safran usai Musda APERSI Banten ke IV, Rabu (8/11), di Tangerang.

Lebih lanjut Safran menjelaskan, APERSI Banten ingin menjadi barometer nasional dalam hal penyediaan rumah rakyat. Selain untuk mendukung program pemerintah dalam penyediaan rumah rakyat, pengembang yang tergabung dalam asosiasi ini juga harus aktif berperan dalam pengembangan potensi daerah dan kawasannya.

Safran yang terpilih sebagai Ketua DPD APERSI (2017-2021) dalam Musda APERSI Banten ke IV menyatakan, bahwa pihaknya akan melakukan konsolidasi internal serta menyambung kerjasama strategis dengan pemerintah daerah. Menurutnya, hal ini penting dilakukan agar pasokan rumah bersubsidi dapat mencapai target.

“Kami ingin program pemerintah untuk menyediakan rumah rakyat sukses, sekaligus daerah yang dibangun pun berkembang, sehingga berdampak pada pembangunan dan pertumbuhan ekonomi kawasan. Karena itu kami akan melakukan konsolidasi internal dengan semua anggota dan semakin mempererat kerjasama dengan pemerintah daerah,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPP APERSI Junaidi Abdillah menyambut positif rencana kerja APERSI di Banten itu. Dirinya mengaku optimis target tersebut dapat tercapai jika semua stake holder terkait bersinergi. Apalagi menurutnya, Banten memiliki banyak kawasan strategis yang sangat bagus untuk dikembangkan.

“Kami optimis target tersebut dapat dicapai, lahan di Banten sebenarnya ada dan cukup untuk penyediaan rumah rakyat ini. Tapi tetap kembali terpulang kepada regulasi yang menjaga iklim kondusif investasi. Jika pemerintah daerah maupun pemerintah pusat siap membangun infrastruktur yang memadai di kawasan-kawasan yang berpotensi tersebut, kami sebagai pengembang siap membangun,” ujar Junaidi.

Selain itu, Junaidi berharap agar pengurus DPD APERSI Banten yang baru terbentuk dapat melakukan konsolidasi internal dengan meregistrasi ulang para anggota. Hal ini diperlukan untuk memperkuat organisasi dalam menuntaskan tugas berat sebagai ujung tombak penyedia rumah rakyat.
SHARE :
Tweet
Property News APERSI Targetkan Pasok 1 Juta Rumah Subsidi di Banten
PUBLISHED : Thursday, 09 November 2017

Most Popular

Tingkatkan Penjualan Properti 2018 dengan 4 Trik Marketing PropTech ini

Para pakar di industri real estate mengakui bahwa sektor bisnis ini cukup lamban menerima perubahan dan teknologi baru.

Berapa Ketentuan Besaran Komisi Broker Properti

Ketentuan besaran komisi tersebut telah ada sejak tahun 2008, yang tertuang dalam Permendag No 33/M_DAG /PER/8/2008 tentang Perusahaan Perantara Perdagangan Properti.

Ciputra Pemindahan Ibukota Tidak akan Mengurangi Harkat dan Martabat Jakarta

Ciputra mengamini bahwa Kalimantan sangat tepat dipilih sebagai alternatif ibukota baru bagi republik ini. Letak geografis yang berada di tengah akan memberi efek domino yang besar bagi pembangunan kawasan-kawasan lain di luar Jawa.

Artificial Inteligence Semakin Berkembang Ruang Sewa Kantor Diprediksi Berkurang

Perusahaan akan lebih memanfaatkan ruang co-working dan ruang fleksibel lainnya untuk menyelesaikan pekerjaan mereka.

INTERVIEW Alvin Andronicus AVP Marketing Agung Podomoro Land

Hampir genap 30 tahun pria kelahiran Sukabumi ini meniti karir professional di industri properti tanah air sejak tahun 1988. Selama itu pula dirinya mampu mengadaptasi banyak perubahan di dunia bisnis yang sangat dinamis ini.

Helen Hamzah Associate Director Ciputra Group Konsistensi Pada Profesi

Dedikasinya pada dunia properti tak perlu diragukan lagi, lebih dari dua dekade Helen Hamzah berkecimpung di industri ini.

Presiden Jokowi Resmikan Pembangunan Tol Padang Pekanbaru Presiden Jokowi Resmikan Pembangunan Tol Padang – Pekanbaru

Jalan Tol ini adalah bagian dari ruas Jalan Tol Trans Sumatera (Lampung – Aceh) yang merupakan salah satu mega-proyek yang sangat strategis keberadaannya untuk memaksimalkan konektivitas antar daerah di Sumatera.

Apartemen Pertama Sinar Mas Land di Surabaya Mulai DibangunApartemen Pertama Sinar Mas Land di Surabaya Mulai Dibangun

Apartemen pertama dari Sinar Mas Land di kota Surabaya ini, menggabungkan residence, resort, water recreation, continuous greenery & life style.

Jalan Akses Wisata Mandeh Sumbar Ditargetkan Rampung 2019Jalan Akses Wisata Mandeh Sumbar Ditargetkan Rampung 2019

Jalan akses wisata Mandeh akan memperlancar konektivitas Kota Padang dengan Kabupaten Pesisir Selatan dengan trase jalan mulai dari Teluk Kabung – Sungai Pisang – Sungai Nyalo – Mandeh – Carocok – Tarusan.

JLL Pasar Properti Indonesia Mulai MembaikJLL: Pasar Properti Indonesia Mulai Membaik

Tahun 2017 lalu, tingkat pertumbuhan atas demand ruang perkantoran mencatat kinerja yang positif meski tingkat hunian dan harga sewa mengalami penurunan. Tingkat permintaan perkantoran meningkat di triwulan keempat tahun 2017.

Pembangunan Tol Padang Bukittinggi Pekanbaru Dimulai Bulan Februari iniPembangunan Tol Padang – Bukittinggi – Pekanbaru Dimulai Bulan Februari ini

Pembangunan Tol Padang – Bukit Tinggi – Pekanbaru diperkirakan membutuhkan biaya investasi pembangunan mencapai Rp. 78,09 Triliun dengan target penyelesaian selama lima tahun.

Iklan kanan 1
Iklan kanan 2