logo

Apa itu PropTech ?

Apa itu PropTech ?
PROPERTY INSIDE – Revolusi digital telah melahirkan tech fever (deman teknologi) yang berdampak pada semua lini industri. Bahkan Presiden Jokowi, telah mewanti-wanti dunia usaha untuk beradaptasi dengan fenomena ini.

Presiden menyatakan era digital harus dimanfaatkan dengan baik bukan justru dibendung atau ditolak. Bahkan pemerintah juga telah meminta entrepreneur muda untuk terus menggagas start up - start up baru yang memungkinkan menjadi unicorn dan menjadi tuan rumah di pasar nasional dan global.

Kemajuan digitalisasi yang ditandai dengan maraknya perusahaan-perusahaan berbasis teknologi, mau tidak mau juga akan menyentuh industri properti. Revolusi digital bisnis properti telah terjadi, tidak hanya dimulai dari situs-situs pencarian rumah saja, media sosial pun sudah mulai digerakkan untuk pemasaran properti.

Belum lagi teknologi Virtual Realty (VR) dan 3D yang sangat kompatible untuk industri properti. Mau tidak mau semua pebisnis akan mengikuti irama pemasaran properti digital ini. PropTech, atau biasa disebut juga RealTech, mengeksplorasi penggunaan teknologi yang specifik untuk mengidentifikasi dan eksplorasi peluang baru, membangun, mengelola dan memasarkan sektor properti.

Jonas Haberkorn, founder Gewerbe-Quadrat mengatakan, industri properti kini memiliki kata kunci baru, PropTech. Dia memastikan ini adalah hal yang sangat menarik di tengah pasar yang dinamis. Namun, menurutnya, yang menjadi pertanyaan penting adalah apakah industri properti ini siap untuk era digital?

“Secara eksternal, gelombang digitalisasikah yang memaksa para developer merubah pemikiran atau faktor internal - adanya kesadaran akan perubahan zaman, yang menyebabkan perubahan?” kata dia.

Lebih lanjut dijelaskannya, sejak tahun 2014 telah terjadi perkembangan pesat di perusahaan PropTech. PropTech sendiri adalah penerapan teknologi yang mengoptimalkan (sub) proses atau model bisnis serta membangun model bisnis baru di industri properti/real estate.

“Mayoritas model bisnis PropTech yang terlihat saat ini berfokus terutama pada keunggulan harga dan transparansi untuk pasar layanan akomodasi. PropTech adalah sebuah gerakan yang mencontohkan perubahan perspektif dalam bentuk user-centering yang jauh melampaui penerapan teknologi itu sendiri”, ungkapnya.

Lalu pertanyaan dasarnya, bagaimana sebuah perusahaan mapan mendekati perkembangan pesat ini dan mendapatkan keuntungan darinya? Menurut Haberkorn, saat gelombang digitalisasi melanda, perusahaan harus menyiapkan seorang Chief Technology Officer (CTO) yang visioner, mampu memimpin tim dan pada saat yang sama mengambil kemudi.

Dalam era perubahan yang cepat dan semakin bergantung pada teknologi digital, pembeli memiliki tuntutan baru dan pilihan yang memudahkan pada perusahaan-perusahaan yang mapan. Akan menarik untuk melihat apakah pelaku industri properti terbuka terhadap inovasi, atau jika mereka mampu mengembangkan strategi digital secara maksimal.

Sebelumnya, Jeremy Sheldon, Managing Director Markets and Integrated Portfolio Services, JLL Asia Pacific, kepada www.PropertyInside.id mengatakan, dalam jangka panjang, digitalisasi layanan, adopsi dan otomatisasi dari Internet of Things (IOT) akan berdampak signifikan terhadap strategi perusahaan real estate, struktur tim serta proses-proses yang dilakukan.

“Pengenalan sistem dan perangkat IoT – smart system operation online, akan mendorong pemanfaatan dan kinerja portofolio real estate secara transparan. Bangunan-bangunan pintar (smart building) akan membantu pemilik bangunan dan penghuni untuk memperbaiki kinerja dan menghemat biaya,” jelas Sheldon.

Menilik tahun 2017 lalu, perusahaan-perusahaan start up proptech Asia Pasifik telah menerima sebesar 60 persen (USD 4,8 miliar) dari USD 7,8 miliar dana yang dihimpun oleh perusahaan-perusahaan start up Proptech global mulai tahun 2013 sampai 2017.


Photo source: Shutterstock

SHARE :
Tweet
Property News Apa itu PropTech ?
PUBLISHED : Monday, 08 January 2018

Most Popular

Tingkatkan Penjualan Properti 2018 dengan 4 Trik Marketing PropTech ini

Para pakar di industri real estate mengakui bahwa sektor bisnis ini cukup lamban menerima perubahan dan teknologi baru.

Berapa Ketentuan Besaran Komisi Broker Properti

Ketentuan besaran komisi tersebut telah ada sejak tahun 2008, yang tertuang dalam Permendag No 33/M_DAG /PER/8/2008 tentang Perusahaan Perantara Perdagangan Properti.

Ciputra Pemindahan Ibukota Tidak akan Mengurangi Harkat dan Martabat Jakarta

Ciputra mengamini bahwa Kalimantan sangat tepat dipilih sebagai alternatif ibukota baru bagi republik ini. Letak geografis yang berada di tengah akan memberi efek domino yang besar bagi pembangunan kawasan-kawasan lain di luar Jawa.

Artificial Inteligence Semakin Berkembang Ruang Sewa Kantor Diprediksi Berkurang

Perusahaan akan lebih memanfaatkan ruang co-working dan ruang fleksibel lainnya untuk menyelesaikan pekerjaan mereka.

INTERVIEW Alvin Andronicus AVP Marketing Agung Podomoro Land

Hampir genap 30 tahun pria kelahiran Sukabumi ini meniti karir professional di industri properti tanah air sejak tahun 1988. Selama itu pula dirinya mampu mengadaptasi banyak perubahan di dunia bisnis yang sangat dinamis ini.

Helen Hamzah Associate Director Ciputra Group Konsistensi Pada Profesi

Dedikasinya pada dunia properti tak perlu diragukan lagi, lebih dari dua dekade Helen Hamzah berkecimpung di industri ini.

Kerjasama dengan Pakubumi Semesta Synthesis Residence Kemang Kebut Progress Pembangunan Kerjasama dengan Pakubumi Semesta, Synthesis Residence Kemang Kebut Progress Pembangunan

Synthesis Residence Kemang, salah satu proyek dari Synthesis Development saat ini fokus mengejar proses pembangunan kawasannya dengan menggandeng PT. Pakubumi Semesta sebagai mitra kerjasama strategis.

BSD Siapkan Capex Rp 4 triliun Tahun iniBSD Siapkan Capex Rp 4 triliun Tahun ini

Direktur BSDE Hermawan Wijaya mengatakan, BSDE menyiapkan belanja modal senilai Rp 4 triliun pada tahun 2018 guna mendukung target dan rencana ekspansi.

Rangkul Desainer Interior Kontraktor Startup ini Tawarkan Kemitraan StrategisRangkul Desainer Interior & Kontraktor, Startup ini Tawarkan Kemitraan Strategis

Startup digital ini menangkap peluang pangsa pasar kebutuhan jasa desain interior dan kontraktor yang meningkat signifikan di tengah maraknya industri kreatif saat ini.

Presiden Jokowi Resmikan Pembangunan Tol Padang Pekanbaru Presiden Jokowi Resmikan Pembangunan Tol Padang – Pekanbaru

Jalan Tol ini adalah bagian dari ruas Jalan Tol Trans Sumatera (Lampung – Aceh) yang merupakan salah satu mega-proyek yang sangat strategis keberadaannya untuk memaksimalkan konektivitas antar daerah di Sumatera.

Apartemen Pertama Sinar Mas Land di Surabaya Mulai DibangunApartemen Pertama Sinar Mas Land di Surabaya Mulai Dibangun

Apartemen pertama dari Sinar Mas Land di kota Surabaya ini, menggabungkan residence, resort, water recreation, continuous greenery & life style.

Iklan kanan 1
Iklan kanan 2