logo

Inilah Mal Tertua di Dunia

Inilah Mal Tertua di Dunia
PROPERTY INSIDE – Dewasa ini, mal sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat perkotaan. Saban minggu pusat perbelanjaan ini selalu disesaki pengunjung sekedar melepas penat, menikmati kebersamaan dengan keluar atau memang ingin berbelanja. Kita semua pasti pernah melakukannya, namun pernahkah Anda membayangkan bagaimana awalnya sejarah pusat perbelanjaan ini hadir dalam kehidupan kita?

Versi sejarah kelahiran mal sangat beragam, sebagian kalangan memandang mal mulai hadir setelah terjadinya Revolusi Industri di Eropa awal abad ke-19. Cikal bakal mal mulai terlihat tahun 1891 saat Edward Bouton membangun Roland Park di dekat Baltimore. Taman ini menyediakan blok komersial untuk para pemilik toko. Kemudian tahun 1908, blok serupa dibangun di Los Angeles. Ada juga yang beranggapan, mal mulai ada tahun 1768.

Dari berbagai sumber, tercatat pusat perbelanjaan sebenarnya baru muncul sekitar tahun 1916 di Amerika dan tahun 1950-an di Paris dan London. Tapi, tahukah Anda, ternyata sebelum pusat perbelanjaan berkembang di Eropa dan Amerika, hal serupa sudah lebih dulu muncul di Damaskus, Suriah. Di jantung kota Damaskus terdapat pusat perbelanjaan yang sangat besar dan dihuni banyak sekali toko, layaknya mal di zaman modern. Pusat perbelanjaan ini bernama Al Hamidiyah.

alt text
Thetravelword.com mencatat, Hamidiyah dibangun pada tahun 1780, saat Sultan Abdul Hamid memimpin wilayah tersebut. Nama Hamidiyah diambil dari nama belakang penguasa Suuriah itu. Pusat perbelanjaan ini kemudian diperluas pada masa pemerintahan Hussain Basha Alazem tahun 1884. Setelah dibangun Hamidiyah memiliki panjang 600 meter.

Pusat perbelanjaan Hamidiyah ini berada persis di depan Masjid Umayyah yang merupakan pusat pemerintahan Bani Umayyah. Bentuknya mirip terowongan yang memanjang dan di tengah-tengahnya terdapat beberapa cabang. Di kanan dan kiri terowongan berjajar toko yang menjual aneka barang kebutuhan seperti makanan, souvenir, pakaian, juga perabot rumah tangga. Di dalam pusat perbelanjaan itu juga terdapat beberapa restoran.

Pusat perbelanjaan ini setiap hari mulai ramai dikunjungi orang pada pukul 10.00 pagi dan ditutup sekitar pukul 10.00 WIB. Salah satu yang khas dari pusat perbelanjaan ini adalah aroma makanan yang senantiasa merebak. Bangunan yang berbentuk lorong tertutup menjadikan uap makanan yang dimasak restoran-restoran di Hamidiyah tidak mudah lepas ke udara bebas.

alt text
Banyak yang menyebut Hamidiyah ini sebagai mal tertua yang masih eksis hingga saat ini. Sejak didirikan sampai sekarang, Hamidiyah tidak pernah kosong atau runtuh akibat bencana alam. Sebenarnya, sebelum Hamidiyah terdapat pula pusat perbelanjaan di Turki. Tapi bangunannya sempat runtuh, dan kemudian dibangun kembali.

Sebelum Hamidiyah dibangun, pemerintahan Turki juga membuat pusat perbelanjaan yang saat ini masih ada di Istanbul. Pusat berbelanjaan ini memiliki 60 lorong dan dihuni sekitar 5.000 toko. Lokasi yang dalam bahasa Inggris dikenal dengan sebutan Grand Bazaar ini dibangun oleh Sultan Mehmed pada tahun 1461. Kemudian lokasi ini direnovasi dan dikembangkan pada tahun 1894 setelah hancur akibat gempa. Bangunan yang ada saat ini adalah bangunan yang dibuat setelah sempat runtuh.

Setelah berkembang di Turki dan Timur Tengah, juga terdorong Revolusi Industri di dunia Barat, pusat-pusat perbelanjaan bertumbuhan di mana-mana. Kota-kota di dunia ini menjadikan mal sebagai salah satu penggerak modernisasi juga penyokong roda perekonomian.
alt text
SHARE :
Tweet
Property News Inilah Mal Tertua di Dunia
PUBLISHED : Saturday, 04 November 2017

Most Popular

Tingkatkan Penjualan Properti 2018 dengan 4 Trik Marketing PropTech ini

Para pakar di industri real estate mengakui bahwa sektor bisnis ini cukup lamban menerima perubahan dan teknologi baru.

Berapa Ketentuan Besaran Komisi Broker Properti

Ketentuan besaran komisi tersebut telah ada sejak tahun 2008, yang tertuang dalam Permendag No 33/M_DAG /PER/8/2008 tentang Perusahaan Perantara Perdagangan Properti.

Ciputra Pemindahan Ibukota Tidak akan Mengurangi Harkat dan Martabat Jakarta

Ciputra mengamini bahwa Kalimantan sangat tepat dipilih sebagai alternatif ibukota baru bagi republik ini. Letak geografis yang berada di tengah akan memberi efek domino yang besar bagi pembangunan kawasan-kawasan lain di luar Jawa.

Artificial Inteligence Semakin Berkembang Ruang Sewa Kantor Diprediksi Berkurang

Perusahaan akan lebih memanfaatkan ruang co-working dan ruang fleksibel lainnya untuk menyelesaikan pekerjaan mereka.

INTERVIEW Alvin Andronicus AVP Marketing Agung Podomoro Land

Hampir genap 30 tahun pria kelahiran Sukabumi ini meniti karir professional di industri properti tanah air sejak tahun 1988. Selama itu pula dirinya mampu mengadaptasi banyak perubahan di dunia bisnis yang sangat dinamis ini.

Helen Hamzah Associate Director Ciputra Group Konsistensi Pada Profesi

Dedikasinya pada dunia properti tak perlu diragukan lagi, lebih dari dua dekade Helen Hamzah berkecimpung di industri ini.

Sunrise Property di CibuburSunrise Property di Cibubur

Dipastikan harga properti di kawasan Sunrise Property ini akan terus naik seiring dengan perkembangan kawasan.

4 Point Penting Tren Real Estate Asia Pasifik 20184 Point Penting Tren Real Estate Asia Pasifik 2018

Tahun 2018 volume transaksi bisnis properti di Asia pasifik diprediksi tumbuh sekitar 5% atau berkisar pada angka USD 135 miliar – USD 140 miliar.

Rangka Kedua Tiba di Papua Jembatan Holtekamp Ditargetkan Rampung Juni 2018Rangka Kedua Tiba di Papua, Jembatan Holtekamp Ditargetkan Rampung Juni 2018

Jembatan yang dibangun senilai Rp 1,7 triliun dilaksanakan oleh konsorsium kontraktor PT Pembangunan Perumahan, PT Hutama Karya dan PT Nindya Karya.

Samira Residence Sediakan Layanan Fiber Optik TelkomSamira Residence Sediakan Layanan Fiber Optik Telkom

PT Triyasa Propertindo, melalui anak usahanya PT Wiyasa Persada, melakukan penandatangan kerjasama dengan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk.

Tingkatkan Penjualan Properti 2018 dengan 4 Trik Marketing PropTech iniTingkatkan Penjualan Properti 2018 dengan 4 Trik Marketing PropTech ini

Para pakar di industri real estate mengakui bahwa sektor bisnis ini cukup lamban menerima perubahan dan teknologi baru.

Iklan kanan 1
Iklan kanan 2