logo

Pembatasan Capital Outflows China Guncang Pasar Real Estate Australia

Pembatasan Capital Outflows China Guncang Pasar Real Estate Australia
PROPERTY INSIDE – Kebijakan Beijing memberlakukan kontrol pengeluaran investasi luar negeri pada bulan November lalu, cukup berdampak pada pasar real estate Australia.

Seperti diketahui, China merupakan negara dengan kontribusi terbesar untuk pembelian properti-properti di Australia. Menurut analisis Credit Suisse antara bulan Januari dan Juni tahun ini, pembeli China menyumbang hampir seperempat dari semua pembelian baru untuk real estate yang dibangun di Sydney. Sementara di Melbourne angkanya mencapai sekitar 15 persen.

Pada pekan lalu Global Property Guide melansir, pemerintah China telah memberi batasan ketat investasi di luar negeri dengan memantau secara teliti transfer modal di atas USD 5 juta. Perbankan di China akan meminta penjelasan rinci dari nasabah yang akan membeli mata uang asing. Mereka harus menjelaskan penggunaa dana tersebut.

Pemerintah China memberi batas kuota tahunan devisa menjadi USD 50.000 sejak Juli, dan bank-bank China diminta untuk melaporkan transfer luar negeri oleh perorangan sebesar USD 10.000 atau lebih.

Pembatasan arus keluar modal (capital outflows) ini telah menyulitkan konsumen dari China untuk menyelesaikan investasi properti mereka di Australia. Kebijakan ini juga memaksa mereka untuk menjual rumah-rumah mereka kontrak di Australia dengan diskon yang tinggi.

Akibatnya, pengembang dan agen real estat Australia harus menawarkan potongan harga kepada pembeli lokal agar dapat mendorong mereka untuk memanfaatkan kondisi ini. Bank sentral Australia, yang khawatir dengan pelemahan pasar dalam negeri mereka, turut mengabil kebijakan yang lebih ketat dengan membatasi pinjaman rumah.

Laporan ini juga menyebut bahwa pasar real estate Australia sedang mengalami tren perlambatan sejak tahun 2015 lalu. Sydney, pasar real estate paling berpengaruh di Australia, telah melaporkan penurunan harga rumah sebesar 0,7% di bulan November, ini adalah penurunan berturut-turut dalam tiga bulan terakhir.

Investasi oleh perusahaan dan individu dari negeri tirai bambu itu dituduh telah mendorong kenaikan harga real estate di beberapa negara, termasuk Australia, Kanada, Inggris dan Selandia Baru. Beberapa dari pemerintah negara-negara tersebut telah mengambil langkah-langkah kebijakan untuk mengendalikan pembeli asing.

Photo source: Mark Merton
SHARE :
Tweet
Property News Pembatasan Capital Outflows China Guncang Pasar Real Estate Australia
PUBLISHED : Sunday, 17 December 2017

Most Popular

Tingkatkan Penjualan Properti 2018 dengan 4 Trik Marketing PropTech ini

Para pakar di industri real estate mengakui bahwa sektor bisnis ini cukup lamban menerima perubahan dan teknologi baru.

Berapa Ketentuan Besaran Komisi Broker Properti

Ketentuan besaran komisi tersebut telah ada sejak tahun 2008, yang tertuang dalam Permendag No 33/M_DAG /PER/8/2008 tentang Perusahaan Perantara Perdagangan Properti.

Ciputra Pemindahan Ibukota Tidak akan Mengurangi Harkat dan Martabat Jakarta

Ciputra mengamini bahwa Kalimantan sangat tepat dipilih sebagai alternatif ibukota baru bagi republik ini. Letak geografis yang berada di tengah akan memberi efek domino yang besar bagi pembangunan kawasan-kawasan lain di luar Jawa.

Artificial Inteligence Semakin Berkembang Ruang Sewa Kantor Diprediksi Berkurang

Perusahaan akan lebih memanfaatkan ruang co-working dan ruang fleksibel lainnya untuk menyelesaikan pekerjaan mereka.

INTERVIEW Alvin Andronicus AVP Marketing Agung Podomoro Land

Hampir genap 30 tahun pria kelahiran Sukabumi ini meniti karir professional di industri properti tanah air sejak tahun 1988. Selama itu pula dirinya mampu mengadaptasi banyak perubahan di dunia bisnis yang sangat dinamis ini.

Helen Hamzah Associate Director Ciputra Group Konsistensi Pada Profesi

Dedikasinya pada dunia properti tak perlu diragukan lagi, lebih dari dua dekade Helen Hamzah berkecimpung di industri ini.

Cara Developer Properti Besar Amerika Bereksperimen dengan Coliving SpaceCara Developer Properti Besar Amerika Bereksperimen dengan Co-living Space

Kini, co-living space mulai menjadi tren. Co-living space, gaya tinggal bersama, biasanya melibatkan apartemen full furnish, dapur umum dan ruang bersama.

Renovasi Pertahankan Nilai Cagar Budaya Istora SenayanRenovasi Pertahankan Nilai Cagar Budaya Istora Senayan

Presiden Jokowi mengaku terkejut dengan perubahan wajah Istora. Menurutnya renovasi besar Istora ini telah mengembalikan Istora kepada bentuk bangunan awal pada tahun 60-an.

Tren Coliving Space Berkembang Cepat di AsiaTren Co-living Space Berkembang Cepat di Asia

Setelah booming tren berbagi ruang kerja (co-working space) dan transpotasi, kini generasi milenial di Asia mulai beralih kepada tren berbagi hunian (co-living space).

Prospek Proptech 2018 dimata CEO DuniaProspek Proptech 2018 dimata CEO Dunia

Bisnis properti kini memiliki kata kunci baru, proptech - sektor yang menggabungkan teknologi dan industri real estate, yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Pembeli Apartemen Prajawangsa City dapat Gratis Tinggal di Bassura City 3 TahunPembeli Apartemen Prajawangsa City dapat Gratis Tinggal di Bassura City 3 Tahun

Prajawangsa City, apartemen dengan konsep superblock besutan Synthesis Development memberikan solusi bagi millenials agar bisa memiliki hunian di Jakarta.

Iklan kanan 1
Iklan kanan 2