logo

Pengembang Australia: Tidak Semua Real Estate Terpengaruh Pembatasan Capital Outflows China

Pengembang Australia: Tidak Semua Real Estate Terpengaruh Pembatasan Capital Outflows China
PROPERTY INSIDE – Pengembang properti Australia mengakui bahwa kebijakan pemerintah China melakukan pembatasan arus keluar modal (capital outflows) memang berdampak pada kondisi pasar real estate negeri Kanguru tersebut. Namun menurut mereka dampak yang ditimbulkan tidak terlalu signifikan.

Crown Group, salah satu perusahaan properti terkemuka Australia menyebut bahwa pasar properti untuk proyek-proyek yang sedang mereka kembangkan tidak mengalami stagnasi penjualan ataupun koreksi harga. Kondisi ini terjadi karena perusahaan properti yang dikomandoi Iwan Sunito, pengusaha asal Indonesia, tidak mendominasi komposisi penjualan luar negeri.

Bagus Sukmana, Head of Strategic & Corporate Communication Indonesia at Crown International Holding Group, menjelaskan bahwa penurunan penjualan properti Australia ke luar negeri hanya berdampak pada developer yang menargetkan pembeli dari China saja.

“Kebijakan restriksi atau pembatasan capital outflows di China dampaknya tidak sebesar seperti yang diberitakan banyak media global. Memang diakui kebijakan itu berdampak pada pasar overseas properti Australia, namun dampaknya tidak signifikan,” jelas Bagus dalam perbincangan dengan Property Inside, Senin (18/12) di Jakarta.

Di Australia, menurut Bagus, kebijakan ini hanya berdampak pada developer asal China yang memang penjualannya bergantung pada pasar negeri Tirai Bambu tersebut. Sementara untuk pengembang yang komposisi penjualannya tidak bergantung pada pasar overseas, target penjualan masih bagus.

Komposisi target penjualan, lanjut Bagus, adalah faktor yang sangat mempengaruhi pasar. Biasanya developer yang fokus pada target penjualan luar negeri (overseas market) menerapkan komposisi sebesar 55% untuk pasar lokal berbanding 45% untuk overseas. Ini adalah angka maksimum yang diterapkan oleh pemerintah Australia.

“Sementara kami, Crown Group berada pada komposisi antara 80% - 20% atau maksimal 70% - 30%. Itu sebabnya tidak terlalu berdampak karena pasar lokal di Australia masih kuat. Seperti di Sydney, tahun depan diprediksi kenaikan harga bisa mencapai angka 8 persen. Apalagi di kawasan-kawasan Central Business District-nya, demand masih kuat.”

“Pemerintah Australia juga terus mendorong potensi pasar dan optimis ekonomi Australia stabil. Buktinya Bank Federal Australia menetapkan suku bunga rendah yang manfaatnya jelas bagi pembeli di tahun 2018 nanti dan ini sangat mungkin terus berlanjut,” jelas Bagus.

Sebelumnya, beberapa media global melaporkan bahwa Beijing telah melakukan kontrol ketat atas pengeluaran investasi luar negeri pada bulan November lalu. Kebijakan ini dirasa cukup berdampak pada pasar real estate global, termasuk Australia.

Pemerintah China telah memberi batasan ketat investasi di luar negeri dengan memantau secara teliti transfer modal di atas USD 5 juta. Pemerintah China juga telah memberi batas kuota tahunan devisa menjadi USD 50.000 sejak Juli, dan bank-bank China diminta untuk melaporkan transfer luar negeri oleh perorangan sebesar USD 10.000 atau lebih.
SHARE :
Tweet
Property News Pengembang Australia: Tidak Semua Real Estate Terpengaruh Pembatasan Capital Outflows China
PUBLISHED : Monday, 18 December 2017

Most Popular

Tingkatkan Penjualan Properti 2018 dengan 4 Trik Marketing PropTech ini

Para pakar di industri real estate mengakui bahwa sektor bisnis ini cukup lamban menerima perubahan dan teknologi baru.

Berapa Ketentuan Besaran Komisi Broker Properti

Ketentuan besaran komisi tersebut telah ada sejak tahun 2008, yang tertuang dalam Permendag No 33/M_DAG /PER/8/2008 tentang Perusahaan Perantara Perdagangan Properti.

Ciputra Pemindahan Ibukota Tidak akan Mengurangi Harkat dan Martabat Jakarta

Ciputra mengamini bahwa Kalimantan sangat tepat dipilih sebagai alternatif ibukota baru bagi republik ini. Letak geografis yang berada di tengah akan memberi efek domino yang besar bagi pembangunan kawasan-kawasan lain di luar Jawa.

Artificial Inteligence Semakin Berkembang Ruang Sewa Kantor Diprediksi Berkurang

Perusahaan akan lebih memanfaatkan ruang co-working dan ruang fleksibel lainnya untuk menyelesaikan pekerjaan mereka.

INTERVIEW Alvin Andronicus AVP Marketing Agung Podomoro Land

Hampir genap 30 tahun pria kelahiran Sukabumi ini meniti karir professional di industri properti tanah air sejak tahun 1988. Selama itu pula dirinya mampu mengadaptasi banyak perubahan di dunia bisnis yang sangat dinamis ini.

Helen Hamzah Associate Director Ciputra Group Konsistensi Pada Profesi

Dedikasinya pada dunia properti tak perlu diragukan lagi, lebih dari dua dekade Helen Hamzah berkecimpung di industri ini.

Cara Developer Properti Besar Amerika Bereksperimen dengan Coliving SpaceCara Developer Properti Besar Amerika Bereksperimen dengan Co-living Space

Kini, co-living space mulai menjadi tren. Co-living space, gaya tinggal bersama, biasanya melibatkan apartemen full furnish, dapur umum dan ruang bersama.

Renovasi Pertahankan Nilai Cagar Budaya Istora SenayanRenovasi Pertahankan Nilai Cagar Budaya Istora Senayan

Presiden Jokowi mengaku terkejut dengan perubahan wajah Istora. Menurutnya renovasi besar Istora ini telah mengembalikan Istora kepada bentuk bangunan awal pada tahun 60-an.

Tren Coliving Space Berkembang Cepat di AsiaTren Co-living Space Berkembang Cepat di Asia

Setelah booming tren berbagi ruang kerja (co-working space) dan transpotasi, kini generasi milenial di Asia mulai beralih kepada tren berbagi hunian (co-living space).

Prospek Proptech 2018 dimata CEO DuniaProspek Proptech 2018 dimata CEO Dunia

Bisnis properti kini memiliki kata kunci baru, proptech - sektor yang menggabungkan teknologi dan industri real estate, yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Pembeli Apartemen Prajawangsa City dapat Gratis Tinggal di Bassura City 3 TahunPembeli Apartemen Prajawangsa City dapat Gratis Tinggal di Bassura City 3 Tahun

Prajawangsa City, apartemen dengan konsep superblock besutan Synthesis Development memberikan solusi bagi millenials agar bisa memiliki hunian di Jakarta.

Iklan kanan 1
Iklan kanan 2