logo

Startup Proptech Cina dan India Sedot USD 4 miliar Dana Investor

Startup Proptech Cina dan India Sedot USD 4 miliar Dana Investor
PROPERTY INSIDE – Di kawasan Asia Pasifik 179 perusahaan startup di bidang teknologi properti (proptech) tercatat berhasil mengumpulkan dana investasi sekitar USD 4,8 miliar sejak tahun 2013. Angka ini mewakili lebih dari 60 persen investasi proptech di seluruh dunia. Dari laporan terbaru perusahaan konsultan properti JLL disebutkan, pencapaian ini bahkan mengalahkan startup proptech di Eropa dan Amerika Serikat.

Cina dan India muncul sebagai dua pasar terbesar untuk start-up proptech berdasarkan pada nilai pendanaan dan total jumlah transaksi. Mereka yang berada di Cina mengumpulkan dana investasi paling banyak yaitu sekitar USD 3,02 miliar atau lebih dari 60 persen dari total dana di Asia Pasifik dengan 34 transaksi . India memiliki jumlah start-up proptech tertinggi di Asia Pasifik dengan 77 transaksi dengan total nilai pendanaan USD 928 juta.

Salah satu konsultan properti international, Clicks and Mortar, merilis temuan barunya yang berjudul: Pengaruh Perkembangan Proptech. Rilis ini menganalisa keadaan proptech dan potensi pertumbuhannya di 13 pasar di seluruh Asia Pasifik. Dikeluarkan oleh JLL dan ditulis oleh komunitas start-up Tech In Asia, laporan tersebut juga mengungkapkan perkiraan pertumbuhan proptech di kawasan Asia Pasifik, dan memperkirakan jumlah dana investasi pada tahun 2020 akan mencapai USD 4,5 miliar per tahunnya.

Anthony Couse, CEO, JLL Asia Pacific dalam siaran persnya, Jumat (17/11), menjelaskan proptech merupakan perpaduan antara kata properti dan teknologi yang mengacu pada penerapan teknologi untuk menghadapi tantangan di industri real estate.

"Teknologi dan real estate bersatu dengan cara yang menarik. Kami sudah melihat potensi analisis data, kecerdasan buatan, the Internet of Things, virtual reality dan blockchain, yang dapat mengubah cara kita berinvestasi dan menempati real estate di masa depan. Hasil laporan tersebut menunjukkan bahwa terdapat banyak potensi untuk proptech di Asia Pasifik.”

“Dengan berkembangnya generasi muda, pertumbuhan urbanisasi dan pola pikir 'mobile first', kondisi-kondisi ini dapat mempercepat pertumbuhan sektor baru dan membawa peningkatan efisiensi dan pengalaman yang lebih baik bagi para pengguna teknologi,” ujar dia.
SHARE :
Tweet
Property News Startup Proptech Cina dan India Sedot USD 4 miliar Dana Investor
PUBLISHED : Friday, 17 November 2017

Most Popular

Tingkatkan Penjualan Properti 2018 dengan 4 Trik Marketing PropTech ini

Para pakar di industri real estate mengakui bahwa sektor bisnis ini cukup lamban menerima perubahan dan teknologi baru.

Berapa Ketentuan Besaran Komisi Broker Properti

Ketentuan besaran komisi tersebut telah ada sejak tahun 2008, yang tertuang dalam Permendag No 33/M_DAG /PER/8/2008 tentang Perusahaan Perantara Perdagangan Properti.

Ciputra Pemindahan Ibukota Tidak akan Mengurangi Harkat dan Martabat Jakarta

Ciputra mengamini bahwa Kalimantan sangat tepat dipilih sebagai alternatif ibukota baru bagi republik ini. Letak geografis yang berada di tengah akan memberi efek domino yang besar bagi pembangunan kawasan-kawasan lain di luar Jawa.

Artificial Inteligence Semakin Berkembang Ruang Sewa Kantor Diprediksi Berkurang

Perusahaan akan lebih memanfaatkan ruang co-working dan ruang fleksibel lainnya untuk menyelesaikan pekerjaan mereka.

INTERVIEW Alvin Andronicus AVP Marketing Agung Podomoro Land

Hampir genap 30 tahun pria kelahiran Sukabumi ini meniti karir professional di industri properti tanah air sejak tahun 1988. Selama itu pula dirinya mampu mengadaptasi banyak perubahan di dunia bisnis yang sangat dinamis ini.

Helen Hamzah Associate Director Ciputra Group Konsistensi Pada Profesi

Dedikasinya pada dunia properti tak perlu diragukan lagi, lebih dari dua dekade Helen Hamzah berkecimpung di industri ini.

Kerjasama dengan Pakubumi Semesta Synthesis Residence Kemang Kebut Progress Pembangunan Kerjasama dengan Pakubumi Semesta, Synthesis Residence Kemang Kebut Progress Pembangunan

Synthesis Residence Kemang, salah satu proyek dari Synthesis Development saat ini fokus mengejar proses pembangunan kawasannya dengan menggandeng PT. Pakubumi Semesta sebagai mitra kerjasama strategis.

BSD Siapkan Capex Rp 4 triliun Tahun iniBSD Siapkan Capex Rp 4 triliun Tahun ini

Direktur BSDE Hermawan Wijaya mengatakan, BSDE menyiapkan belanja modal senilai Rp 4 triliun pada tahun 2018 guna mendukung target dan rencana ekspansi.

Rangkul Desainer Interior Kontraktor Startup ini Tawarkan Kemitraan StrategisRangkul Desainer Interior & Kontraktor, Startup ini Tawarkan Kemitraan Strategis

Startup digital ini menangkap peluang pangsa pasar kebutuhan jasa desain interior dan kontraktor yang meningkat signifikan di tengah maraknya industri kreatif saat ini.

Presiden Jokowi Resmikan Pembangunan Tol Padang Pekanbaru Presiden Jokowi Resmikan Pembangunan Tol Padang – Pekanbaru

Jalan Tol ini adalah bagian dari ruas Jalan Tol Trans Sumatera (Lampung – Aceh) yang merupakan salah satu mega-proyek yang sangat strategis keberadaannya untuk memaksimalkan konektivitas antar daerah di Sumatera.

Apartemen Pertama Sinar Mas Land di Surabaya Mulai DibangunApartemen Pertama Sinar Mas Land di Surabaya Mulai Dibangun

Apartemen pertama dari Sinar Mas Land di kota Surabaya ini, menggabungkan residence, resort, water recreation, continuous greenery & life style.

Iklan kanan 1
Iklan kanan 2