BALI

Surga Investasi
premium Residential

“Bali adalah surga, surga bagi para pelancong dan
surga juga bagi investor properti”

Pulau Dewata ini tak pernah lepas dari radar para konsultan properti internasional sebagai salah satu kawasan paling direkomendasikan untuk investasi properti, khususnya properti yang memberi added value seperti premium residential atau properti yang berpeluang memberi reccuring income pada investornya.

Hampir semua portal property listings nasional dan global menampilkan angka yang fantastis untuk properti-properti di Bali. Baik untuk harga sewa maupun harga jual, properti Bali selalu di dominasi rumah-rumah mewah dan villa.

Tentu saja ini menunjukkan bahwa Bali memang merupakan lokasi paling diminati oleh para pemburu investasi properti premium. Tidak hanya dalam skala nasional, Bali juga telah membuktikan posisinya sebagai kawasan tujuan investasi paling strategis di kawasan Asia.

Bali tak pernah sepi dari kunjungan wisata

Meski potensi sangat besar, namun perlu diperhatikan juga oleh investor lokasi yang tepat dan potensial memberi gain nilai investasinya. Karena sebagian besar lokasi-lokasi yang ada sudah sangat crowded dan establish.

Associate Director Sales & Marketing Ciputra Group, Helen Hamzah mengatakan, untuk lokasi-lokasi yang sudah establish selain harganya sudah selangit, potensi kenaikan nilai investasi pun tidak akan tinggi karena sudah mendekati harga ambang batas teratas.

“Bali memang potensial sekali untuk investasi properti, tapi perlu diperhatikan lokasi-lokasi mana yang masih berpotensi tumbuh terus. Lokasi-lokasi seperti Kuta, Legian, Seminyak atau Nusa Dua misalnya, sudah establish, karena harganya sudah tinggi maka peluang untuk kenaikan capital gain juga lebih sedikit,” jelas Helen.

Progress pembangunan Nivata Residence Mei 2018

Tidak hanya sekadar kalkulasi di atas kertas saja, potensi pertumbuhan nilai investasi di Tabanan ini telah dibuktikan sendiri oleh Ciputra Group. Developer papan atas yang dinahkodai Begawan Properti Indonesia, Ir.Ciputra, ini mengembangkan proyek resort and residential di kawasan hotspot properti Bali tersebut.

Ciputra Group membangun site project Ciputra Beach Resort, di lokasi yang sangat eksotis, tepat di samping Muara Pantai Yeh Gangga, Desa Pangkung Tibah, Tabanan. Proyek ini sendiri, lanjut Helen, akan memiliki luxurious hotel & villa yang di kelola oleh Rosewood, operator hotel dengan penghargaan AAA Five-Diamond.

“Saat ini sedang dikembangkan project perumahan dengan konsep cluster ekslusif Nivata Residence dan Sadana Residence. Saat kami pasarkan pertama kali pada tahun 2016 lalu, harga masih sekitar Rp 8 juta/m2, saat ini sudah mencapai angka di atas Rp 15 juta/m2. Rentang 1,5 tahun property gain yang didapat konsumen hampir 100%,” ungkap Helen.

Associate Director Sales & Marketing Ciputra Group, Helen Hamzah
Nivata Residence @Ciputra Beach Resort

Bali kini tidak hanya menjadi tujuan wisata, tapi Bali juga telah menjadi tujuan investasi. Sebagaimana dicatat Elite Havens, property sales premium dari Knight Frank, Pulau Seribu Pura ini telah menjadi lokasi investasi safe haven (investasi mewah yang aman).

Alasannya, tingkat kunjungan wisatawan di Bali terus menunjukkan angka yang positif. Selain itu, pemerintah Indonesia sendiri telah berkomitmen untuk terus meningkatkan jumlah wisatawan ke tanah air dan meningkatkan potensi wisata melalui banyak pembangunan infrastruktur.

Dari laporan Dinas Pariwisata Propinsi Bali, tahun 2017 lalu tercatat sebanyak 5.967.793 wisatawan asing datang ke Bali. Bahkan dalam triwulan pertama 2018 ini, wisatawan asing yang berkunjung ke Bali 1.303.166 orang. Bandingkan dengan 10 tahun lalu, pada tahun 2008 jumlah kunjungan yang hanya 1.968.892.

Menurut Helen, para pembeli harus jeli melihat lokasi-lokasi mana yang masih akan bertumbuh di Bali. Tabanan, lanjutnya, adalah salah satu hotspot terbaik yang patut diperhitungkan oleh para investor, karena Kabupaten ini paling berpotensi berkembang ke depannya.

Tak berlebih jika Helen menyebut Kabupaten Tabanan akan berkembang pesat kedepannya. Alasannya, pemerintah sedang gencar membangun infrastruktur di kawasan ini. Yang pertama pembangunan empat ruas ini meliputi Kuta-Canggu-Tanah Lot-Soka sepanjang 28 km, Soka-Pekutatan (25,1 km), Pekutatan-Gilimanuk (54,4 km), dan Pekutatan-Lovina (46,7 km). Keempat ruas tol ini akan melewati Kabupaten Tabanan.

Selain itu, jika pembangunan Bandara Bali Utara di sekitar Pantai Lovina, Kubutambahan, Buleleng terealisasi maka traffic kawasan Tabana juga akan ikut bergerak dan itu jelas memberi peluang bagi pertumbuhan harga tanah dan properti di kawasan tersebut.

Dijelaskannya juga bahwa pasar merespon sangat positif hunian mewah yang dipasarkan ini. Untuk Nivata Residence, tahap I sudah terjual 80%, untuk tahap II sudah terjual 40%. Sementara Sadana Residence tahap I sudah sold out dan tahap II sudah terjual sebanyak 40%.

Progress pembangunan Nivata Residence Mei 2018

“Konsumen sudah sangat jeli melihat opportunity untuk investasi properti yang bertumbuh. Ciputra Beach Resort selain lokasi yang strategis untuk peluang growth,  lokasinya masih sangat asri dan alami sekali, jauh dari hingar-bingar, sangat cocok untuk destinasi rest & relax, healthy tourism atau liburan yang membutuhkan ketenangan.”

Ciputra Beach Resort sangat memperhatikan kenyamanan penghuninya, selain memiliki garis pantai sepanjang 1,7 km. Resort ini juga memiliki keunikan tersendiri, kental dengan nuansa budaya Bali, dan memiliki panorama alam yang lengkap, mulai dari pantai yang relatif masih perawan, pemandangan sunset yang indah serta diapit oleh sungai dan persawahannya juga masih sangat alami.

Ciputra Beach Resort
Investasi Prestise di Negeri Para Dewa

Bercerita tentang Bali, tentu tak akan bisa dipisahkan dari keindahan pantai, debur ombak, water sport, dan eksotisnya sunset di Negeri Para Dewa itu.
Berlibur ke Bali tak akan lengkap tanpa menimati keindahan pesisir pantainya.

Pantai-pantai populer seperti Kuta, Pandawa, Jimbaran, Sanur, atau Tanjung Benoa kerap kali menjadi destinasi wajib para pelancong di Bali. Pantai-pantai itu sudah sangat ramai, jika Anda mencari ketenangan pantai-pantai tersebut bukanlah tempat yang ideal.

Jika menginginkan keindahan alam yang benar-benar masih asri dan tenang, Anda perlu mendatangi pantai Yeh Gangga. Pantai ini terletak di Tabanan, namanya memang terdengar asing karena belum banyak dikunjungi wisatawan, walaupun tempatnya mudah diakses dari pusat-pusat pariwisata seperti Kuta, Canggu dan Tanah Lot.

Yeh Gangga masih sangat kental akan budaya dan spiritual Bali, pantai ini menjadi tujuan upacara Melasti bagi umat Hindu. Landscape-nya juga sangat indah, beberapa aliran sungai yang bermuara di pantai Yeh Gangga membentuk lekukan-lekukan yang sangat eksotis, ditambah lagi pemandangan sawah di sekitar kawasan yang begitu memanjakan mata.

Di muara pantai Yeh Gangga yang indah inilah berdiri Ciputra Beach Resort. Proyek resort ini sangat kental akan nuansa budaya dan akar spiritual Bali. Di sana Ciputra Group menerapkan banyak sentuhan seni – budaya lokal dalam desain dan arsitekturnya.

Associate Director Marketing & Sales Ciputra Group, Helen Hamzah, menyebut konsep pengembangan yang menjaga kearifan lokal ini tertuang dalam desain Nivata Residence, premium residential yang terangkum dalam kawasan Ciputra Beach Resort.

“Nivata Residence memasukkan tema dan unsur-unsur budaya tradisional Bali yang dimodifikasi dengan nuansa alam. Kami menggandeng arsitek Hadiprana, agar desain tersebut dapat teraplikasi sempurna di Nivata Residence dan merefleksikan kearifan lokal,” ungkap Helen.

Lebih lanjut Helen menjelaskan, unsur art, heritage dan alam dipadu jadi satu dalam desain Nivata Residence. Unsur art & heritage diterapkan pada ornamen-ornamen disain dengan pattern-pattern tertentu. Sedangkan untuk unsur natural, diambil dari material alam dengan konsep ramah lingkungan. “Yang jelas ada story telling pada proyek ini,” jelasnya.

Ciputra Group menyiapkan dua pilihan tipe unit rumah premium untuk pengembangan Nivata Residence tahap I. Keduanya adalah tipe Aviani seluas 250 m2 dan tipe Giri seluas 350 m2. Unit-unit rumah mewah ini telah terjual sebanyak 80% dan direncanakan akan diserahterimakan pada tahun 2019 mendatang.

“Sementara untuk tahap II, kami menyediakan pilihan lahan yang lebih luas, karena banyak permintaan dari konsumen menginginkan bangunan yang tidak terlalu besar tapi dengan luasan tanahnya yang lebih besar.”

Berbicara mengenai karakter pembeli, sebagian besar konsumen Nivata Residence adalah orang-orang yang menjadikan Bali sebagai destinasi wisata mereka. Minimal tiga kali dalam satu tahun mereka berkunjung ke Bali untuk melepas penat.

“Daripada mereka kesulitan mencari hotel atau villa di saat-saat high season lebih baik mereka memiliki properti sendiri disini. Selain itu, memiliki properti premium di Bali tentu menjadi prestise dan pride tersendiri. Menjadi benchmarkstatus sosial sebagai lambang kemapanan dalam berinvestasi properti,” jelas Helen.

Ciputra Beach Resort juga tidak hanya memanjakan para investor mapan untuk mendulang property gain di sini. Bagi first time property investors pun resort ini memberi peluang untuk berinvestasi. Untuk mereka Ciputra Group mempersembahkan Sadana Residence, hunian tapak yang tak kalah artisktik tepat di depan lokasi Nivata Residence.

Untuk tahap I Sadana Residence, bisa dikatakan sudah sold out, dari 100 unit yang dipasarkan, telah terjual 98 unit. Sedangkan untuk tahap II, yang dipasarkan sejak Januari 2018, Sadana Residence telah terjual sebanyak 40% dari total 110 unit yang dilasir ke pasar.

“Kami memberi opsi pembelian unit atau kavling. Untuk kavling kami siapkan seluas 100 m2 dengan kisaran harga mulai Rp 800 jutaan. Sementara untuk unit rumah dengan luasan 68/100 m2 dilansir mulai dari Rp 1,4 miliar,” ungkap Helen.

Tingginya minat pasar kepada hunian mewah yang ditawarkan Ciputra Beach Resort ini, selain memang karena lokasi yang bagus dan prestige investment, tentu saja tidak bisa dilepaskan dari nama besar developer kawakan ini. Masyarakat konsumen percaya bahwa brandCiputra memberi added valuetersendiri bagi mereka. Sehingga mereka merasa aman dengan investasi mereka.