Gebrakan Berani MGM Propertindo

Share on Facebook
Tweet on Twitter

PROPERTY INSIDE – Sektor properti di Indonesia masih menjadi salah satu andalan untuk pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu ruang bisnis sektor properti masih sangat luas untuk dikembangkan. Terbukti hingga September 2016, kontribusi sektor properti, khususnya hunian, terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia berkisar 2,5 persen sampai 2,8 persen. Ke depan angka ini berpotensi untuk terus tumbuh mengingat recovery perekonomian nasional Indonesia mulai membaik setelah sempat mengalami perlambatan beberapa waktu lalu.

Hal inilah yang menjadi konsentrasi dari MGM Propertindo, group pengembang nasional yang sedang mengembangkan highrise building residential B Residence di kawasan BSD, Tangerang. Bisa dibilang MGM Propertindo jeli menangkap peluang dan momentum. Bahkan langkah bisnis MGM Propertindo terbilang cukup berani.

Di saat perekonomian nasional sedang lesu dampak krisis ekonomi global dan turunnya harga komoditas di pasar dunia, MGM Propertindo berani merilis apartemen B Residence ke pasar pada Oktober 2015 lalu. Ternyata keberanian pengembang ini membuahkan hasil yang sangat memuaskan, B Residence disambut pasar dengan antusias.

Direktur Utama MGM Propertindo, Ir. Lukas Buntoro menyebut bahwa B Residence mengedepankan konsep hunian yang nyaman untuk young generation. Di kelilingi sejumlah kampus perguruan tinggi seperti Universitas Multimedia Nusantara, Swiss German University, Universitas Prasetiya Mulya, dan STT Sriwijaya B Residence menyiapkan hunian yang nyaman untuk mahasiswa. Ini adalah captive market B Residence.

alt text

Marketing Gallery B-RESIDENCE Serpong, Tangerang

“Banyaknya kampus di sini tentu menjadi peluang bagi pasar apartemen. Potensi sewa akan bagus dan capital gain investasi akan terus meningkat. Demand hunian vertikal masih menjanjikan, apalagi seperti B Residence yang memiliki konsep smart living, sesuai dengan lifestyle anak muda dan masyarakat urban. B Residence memiliki itu dan tentunya ini menjadi peluang yang menarik karena kawasan tersebut akan terus bertumbuh dan berpeluang meningkatkan capital gain (nilai investasi) properti di sana,” ungkap Lukas.

Yang pasti, MGM Propertindo ingin memberikan karya nyata bagi industri properti Indonesia, sesuai dengan visi dan misi perusahaan yang mengedepankan kepuasan konsumen. Apalagi industri properti adalah industri yang memiliki efek bisnis panjang (multiplyer effect) karena mampu menggerakkan banyak industri – industri lainnya.

Properti memiliki subdomain konstruksi dan real estate mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 8 juta orang atau sekitar 6,62 persen dari seluruh total tenaga kerja. Di mana sebanyak 7.7 juta bekerja di sektor konstruksi dan sisanya bekerja di sektor real estate. Di negara – negara maju, sektor real estate memiliki peranan yang lebih besar dibandingkan sektor konstruksi.

alt text

B-RESIDENCE Serpong, Tangerang

Sementara di Indonesia, peran real estate masih sangat kecil dibandingkan sektor konstruksi. Artinya, sektor ini masih sangat terbuka untuk dikembangkan. Inilah inti dari visi dan misi MGM Propertindo, selain memasok kebutuhan properti masyarakat, pengembang juga turut andil membuka lapangan kerja yang luas. Selain itu, membuka peluang bisnis bagi investor properti, agen properti dan industri konstruksi.

Apalagi MGM Propertindo bukanlah pemain baru di industri ini, tentu mereka ingin memantapkan visi dan misi dari perusahaannya. Berbagai proyek properti telah mereka garap. Tercatat, MGM Propertindo telah mengembangkan Graha Gading Serpong dan Graha Mulia Regenza, keduanya adalah proyek rumah tapak (landed house). Untuk apartemen, selain B Residence, mereka juga sedang menyiapkan Kasamara Residence. MGM Propertindo juga mencatatkan Akhyana Village, properti villatel di Bali dan ruko Bintaro 8 sebagai portofolio mereka.

MGM Propertindo telah berkomitmen menciptakan perusahaan modern yang mampu mendeliver proyek agar diterima pasar dengan basis good corporate governance. Beruntung MGM memiliki top management yang memang sangat ahli di bidangnya masing-masing. Selain Lukas Buntoro yang memiliki pengalaman panjang di industri ini, tiga pengusaha muda dengan berbagai keahlian di bidang masing-masing ikut serta mengembangkan MGM Propertindo.

Tercatat nama Baron Respati, pengusaha muda yang sukses membangun bisnis multifinace dengan bendera Bintang Mandiri Finance. Baron membangun usaha pembiayaan ini benar-benar dari nol, dimana dirinya sangat paham bagaimana strategi penetrasi market. Tentu ini menjadi modal yang sangat kuat untuk targetpengembangan produk properti MGM Propertindo ke depannya.

alt text

AKHYANA VILLAGE, Jimbaran, Bali

“Properti jelas termasuk dalam kebutuhan primer manusia, dan ini adalah kebutuhan yang paling mendasar. Karena itu kami melihat pasar properti ke depan dengan optimis. Meski kebutuhan dasar, tapi kita tidak bisa serta merta membangun sembarangan, hanya produk terbaik yang akan diterima pasar. Selain itu kita harus memahami apa kebutuhan pasar, karena strategi marketing terbaik itu adalah mengikuti kemauan pasar,” ungkap Komisaris MGM Propertindo tersebut.

Ricardo Juanito Karjono dan Isa M Suhardiman adalah dua nama lain di jajaran top management MGM Propertindo. Keduanya berpengalaman mengelola perusahaan masing-masing di bidang otomotif dan pertambangan. Pemikiran para pengusaha muda ini tentu menjadi suntikan darah segar bagi perusahaan. Apalagi MGM Propertindo sedang berfokus menyasar peluang pasar di kalangan young generation (Gen-Y), generasi yang lahir antara tahun 80’an hingga 90’an.

“Pasar Gen-Y ini cukup besar, mereka ini yang sedang memulai berinvestasi di properti. Mereka ini mengutamakan hunian yang simple dan cozy. Mereka sudah terbiasa tinggal di apartemen seperti ini saat sekolah di luar negeri, misalnya. Inilah yang menjadi salah satu fokus kami, membangun hunian yang nyaman lengkap dengan fasilitas, value itu yang kami berikan untuk Gen-Y,” jelas Ricardo.

Senada dengan Ricardo, Isa juga menyebut bahwa pertumbuhan properti akan bagus didorong oleh pasar yang didominasi kalangan muda. Kalangan muda ini merupakan pasar yang potensial karena mereka mulai mapan dan membutuhan tempat tinggal yang representatif.

“Mungkin generasi terdahulu membangun apartemen hanya untuk tempat tinggal saja. Saat ini kebutuhan pasar telah bertransformasi. Kita tidak bisa membangun hanya sekedar hunian, tapi kita juga lengkapi dengan berbagai fasilitas yang mampu memenuhi kebutuhan lifestyle Gen-Y agar ada kenyamanan di situ,” ujar Isa.

alt text

AKHYANA VILLAGE, Jimbaran, Bali

MGM Propertindo sendiri memang sedang gencar mengembangkan berbagai proyek properti secara masif. Setelah sukses dengan proyek apartemen B Residence, perusahaan ini sedang berancang-ancang membangun proyek Kasamara Residence. Proyek apartemen highend ini rencananya akan dibangun di kawasan Jakarta Selatan, berdekatan dengan kawasan premium Pondok Indah.

Pilihan lokasi di Jakarta Selatan tentu dengan pilihan yang matang. Apalagi apartemen mewah memang paling banyak berlokasi di kawasan ini. Lokasi pengembangan Kasamara Residence berada di kawasan premium, dekat pusat bisnis dan di kawasan perumahan elit Pondok Indah yang didukung fasilitas lengkap.

Tahun 2017 nanti siklus properti akan memasuki era baru, diyakini potensi pasar properti sangat menggairahkan di tahun 2017. Pasar properti premium, khususnya apartemen berkelas seperti Kasamara Residence secara gradual akan bertumbuh dan kembali menjadi ladang investasi yang prospektif. MGM Propertindo meyakini Kasamara Residence akan menjadi flagship perusahaan dan mampu berkontribusi pada pertumbuhan perusahaan.

Dengan kerjasama yang erat dan strategis dari setiap shareholder, dapat dibayangkan bagaimana power of unity di perusahaan ini akan terbentuk. Tim hebat ini akan bergerak bersama membangun MGM Propertindo menjadi salah satu perusahaan properti yang diperhitungkan.

alt text

AKHYANA VILLAGE, Jimbaran, Bali