Zackia Arfan: “Properti itu Investasi Cerdas”

Share on Facebook
Tweet on Twitter
Sumber foto: dokumen pribadi

PROPERTY INSIDE – Bekerja di dunia jurnalistik bagi seorang Zackia Arfan adalah pengejawatahan dari kehausannya belajar banyak hal baru, termasuk manifestasi kecintaannya pada traveling.

“Senangnya menjalani profesi ini karena sejalan dengan hobby saya. Menjadi jurnalis bisa membawa kita mengunjungi tempat -tempat baru, mengetahui hal-hal baru yang sebelumnya tidak terpikirkan sama sekali.”

“Ketika mejalankan tugas sebagai host, kita bertemu dengan banyak orang, dari sana kita bisa belajar memahami berbagai karakter narasumber,” kata dia.

Mengawali karir sebagai reporter di stasiun televisi berita Metro TV sejak tahun 2007 lalu, kini lajang kelahiran Jakarta 27 April ini semakin mantap menapak karir sebagai news anchor di stasiun televisi yang sama.

Untuk pilihan tempat tinggal, Zackia lebih memilih apartemen. Selain alasan kepraktisan, hunian vertikal juga memberi kenyamanan fasilitas dan keamanan ekstra.

Kini, wajah cantiknya nan ramah selalu menghiasi layar kaca dalam berbagai program acara Metro TV. News anchor adalah estalase bagi stasiun televisi, inilah yang menuntut Zackia untuk terus belajar. Belajar memahami karakter narasumber, juga belajar mengerti semua berita dan informasi terkini.

Baca juga: Imelda Lubis, Melirik Bisnis Properti

Banyak suka dan duka dijalani Zackia dalam bekerja, pengalaman yang tak terlupakan adalah saat meliput bencana gempa di Sumatera Barat tahun 2009. Saat itu, Zackia ditempatkan di Pekanbaru, dari peristiwa inilah dirinya memahami bagaimana mulianya tugas seorang jurnalis.

“Saat itu kami harus siap terjun ke lokasi-lokasi bencana yang tersebar di 3 kota dan 4 kabupaten di Sumatera Barat. Tugas kami harus cepat mengabarkan kepada masyarakat dan pemerintah tentang kondisi di lapangan, agar bantuan cepat sampai untuk para korban.”

“Kita bersentuhan langsung dengan masyarakat korban bencana, jadi kita bisa mengetahui bantuan apa yang sangat mereka butuhkan dan harus cepat kita kabarkan beritanya,” ujar pehobby diving ini.

Bekerja sebagai jurnalis dan presenter televisi tentunya menuntut mobilitas tinggi. Profesinya ini mengharuskan Zackia siap ditugaskan kemana saja dan kapan saja oleh kantor. Karena itu dirinya lebih memilih tinggal dekat dengan tempat kerja untuk memudahkan pekerjaannya.

Baca juga: Galih PS Putri, antara Arsitek, Busdev dan Melukis

Untuk pilihan tempat tinggal, Zackia lebih memilih apartemen. Selain alasan kepraktisan, hunian vertikal juga memberi kenyamanan fasilitas dan keamanan ekstra.

Baca juga: Investasi ala Tatjana Saphira

“Kalau harus memilih, saya lebih memilih tinggal di apartemen yang dekat dengan tempat kerja. Jakarta sudah terlalu padat, apartemen bisa menjadi solusi hunian di tengah kota, kita tidak harus bermacet-macet dulu menunju kantor.”

“Kebanyakan hunian landed house kan berada di kawasan penyangga, agak susah mobilitasnya buat pekerja jurnalis seperti saya,” jelasnya.

Terlepas dari pilihan hunian tersebut, Zackia memandang properti sebagai salah satu instrumen investasi yang wajib dimiliki, baik apartemen ataupun rumah tapak. Menurut dia, tempat tinggal adalah investasi jangka panjang, kebutuhan primer yang harus dipenuhi.

Apalagi lahan yang semakin sempit, ditambah pertumbuhan penduduk tentunya nilai ekonomis properti yang dimiliki terus meningkat setiap tahun.

“Sekarang ini saya mulai berfikir untuk berinvestasi properti. Properti itu pilihan investasi yang cerdas, karena dalam jangka panjang, investasi ini paling berpeluang.”

“Investasi properti tidak pernah terpengaruh invlasi, jadi nilai rumah atau apartemen kita tidak menyusut, belum lagi keuntungan sewa bisa diraih jika properti tersebut kita gunakan sendiri,” tutupnya mengakhiri wawancara.