Imelda Lubis, Melirik Bisnis Properti

By 25 February 2018Life Style, News

PROPERTY INSIDE – Lajang cantik kelahiran Jakarta ini telah akrab dengan kamera sejak duduk di bangku sekolah dasar, kala itu dirinya mengisi iklan produk sebuah perusahaan Malaysia.

Kariernya di industri entertainment Indonesia mulai melesat sejak menjadi gadis sampul di sebuah majalah remaja di pertengahan 90’s. Sejak itu, wajah cantiknya banyak menghiasi cover-cover majalah remaja.

Ketika kami berkesempatan berbincang dengannya, dari tutur bicara yang teratur dan intonasi yang enak didengar tergambar jelas wanita kelahiran 9 Oktober ini, begitu low profile dan cerdas. Meski sudah sederet sinetron, film dan produk iklan dibintanginnya, namun Imelda jarang muncul di liputan-liputan infotainment.

Memang dia mengakui infotainmen dapat mendongkrak popularitas artis, tetapi Imelda jujur mengakui kurang menyukai poluparitas karbitan dengan sering tampil di infotainment. Menurutnya popularitas yang baik seharusnya didapat melalui prestasi, bukan didongkrak infotainment, apalagi dengan berita-berita kontroversi.

Imelda mengaku terjun ke dunia modeling bukan kesengajaan. “Waktu saya mengantar kakak saya casting, malah saya diminta ikutan dan keterusan,” ujar Imelda yang mengaku sedang memperdalam pengetahuannya tentang bisnis.

Bicara mengenai bisnis properti, ternyata dirinya sudah melakoni bisnis ini. “Meski kecil-kecilan dan baru belajar, mungkin nanti saya ingin juga serius menekuni bisnis ini. Kita tahu kan kalau tanah itu tidak pernah bertambah, sementara populasi masyarakat terus bertambah. Ini bisnis yang prospektif,” ungkap Imelda yang sudah berbisnis rumah kontrakan ini.

“Perkembangan pembangunan dan pertumbuhan penduduk pasti berkaitan langsung dengan bisnis properti dong. Kita lihat saja kota Bogor misalnya, harga tanahnya terus bergerak naik. embangunan hunian dan ruko sangat pesat, bahkan hotel dan resort tumbuh di Bogor. Apalagi kota ini sudah menjadi tujuan wisata warga Jakarta,” jelas dia.

Dari sisi investasi, baginya properti adalah pilihan paling menguntungkan dibandingkan instrumen investasi lain. Menurut dia, walaupun termasuk investasi jangka panjang, harga properti pasti terus naik. Berbeda dengan invsetasi lain seperti valas atau saham yang tentu resikonya sangat tinggi dan nilai investasinya pun fluktuatif.

Untuk hunian, Imelda lebih memilih landed house. “Lebih nyaman tinggal di landed house, memang di apartemen privasi kita lebih terjaga. Tapi saya lebih suka tinggal di perumahan, karena bisa berinteraksi tiap hari dengan warga sekitar, manusia kan makhluk sosial,” tutupnya.

Share this news.

Leave a Reply