PROPERTY INSIDE – Keindahan kota-kota di Asia memang tidak bisa dipungkiri baik oleh wisatawan Eropa, Amerika maupun wisatawan Asia sendiri. Masing-masing kota dengan keunikan dan keindahan yang berbeda menarik untuk dikunjungi. Salah satunya, yaitu Ho Chi Minh di Vietnam. Nama resminya Thanh Pho Ho Chi Minh (TPHCM) yang diambil dari nama salah seorang tokoh revolusi dan negarawan Vietnam. Thanh Pho sendiri berati “Kota”.
Dahulu kota ini dikenal sebagai Saigon, sampai saat ini pun masih banyak orang lokal yang menyebut negara mereka sendiri dengan sebutan Saigon. Kota Ho Chi Minh (HCM) terdiri dari banyak distrik, namun pusat aktivitas dan wisatanya terpusat di distrik 1.
Perjalanan dari Jakarta rata-rata mengambil waktu 4 jam untuk sampai di Bandar udara International Than Son Nath. Bandar udara yang cukup bersih dan modern untuk ukuran kota di Asia. HCM menggunakan mata uang Vietnam Dong (VND) dengan kisaran kurs untuk 1 USD senilai 20.900 VND atau lebih rendah dua kali lipat dengan mata uang rupiah. Bagi Anda yang akan berkunjung, bisa membawa mata uang USD untuk ditukar dengan mata uang VND di money changer yang ada di bandara.
Hindari menukarkan uang rupiah dengan VND karena rate harganya rendah sekali. Transportasi di HCM memang sedikit sulit, tidak tersedianya kendaraan umum selain taksi dikarenakan sebagian besar masyarakatnya menggunakan motor untuk beraktifitas. Tidak heran pengendara motor seperti memenuhi seluruh kota. Berhati-hati ketika berjalan kaki dan menyeberang karena pengendara sepeda motor disana lebih “luar biasa” daripada pengendara bajaj di Jakarta.

Berbelanja di Ho Chi Minh
Berbelanja di Ho Chi Ming adalah hal yang wajib dilakukan. Berbagai pilihan tempat belanja bisa didatangi. Ada beberapa pilihan kawasan belanja yang wajib dikunjungi yaitu Ben Thanh Market jika anda tertarik untuk berbelanja produk lokal dan souvenir, dan Kawasan shopping Avenue di sekitar Rex Hotel jika Anda memilih untuk berbelanja barang bermerek.
Ben Thanh Market terletak di pusat kota. Bangunan berbentuk kotak dengan arsitektur gaya lama ini menjual berbagai macam barang mulai dari sayuran dan daging, kopi, makanan, pakaian sampai pusat souvenir. Harga yang ditawarkan termasuk murah, namun tidak ada salahnya jika anda menawar terlebih dahulu sebelum membeli.
Bagi Anda yang tidak ingin tawar-menawar, terdapat lorong khusus yang memang menyediakan barang dengan harga fix. Pasar ini tutup di sore hari sekitar pukul 6 sore, namun jangan kawatir, di malam harinya, banyak pedagang memindahkan barang dagangannya untuk berjualan di pinggir jalan.
Nah, bagi Anda yang lebih suka berbelanja barang-barang bermerek, Anda bisa mengunjungi kawasan belanja yang ada di sekitar Rex Hotel. Terdapat banyak sekali toko-toko seperti Chanel, Gucci dan merek-merek sekelasnya. Di kawasan ini juga banyak terdapat kafe-kafe yang menarik untuk dikunjungi.

Menjual Wisata Sejarah
Ho Chi Minh City mulai banyak dikunjungi oleh wisatawan baik Asia maupun Eropa dan Amerika, secara kota mungkin tidak lebih maju dari Jakarta, namun kemampuan untuk menjual objek-objek wisata sejarah kota bisa dijadikan pelajaran bagi Jakarta. Banyak tempat bersejarah yang bisa dikunjungi jika Anda berkunjung kesana diantaranya Palace of Independence, Notre Dame Church, City People’s Committee Building, Opera House, kantor pos pusat dan patung Ho Chi Minh.
Masing-masing tempat memiliki cerita menarik seperti Palace of Independence atau yang juga dikenal sebagai Reunification Palace yang dulunya merupakan tempat tinggal dan kantor dari Presiden Vietnam saat terjadinya perang Vietnam. Di sini kita bisa menyusuri hampir setiap ruangan termasuk kamar tidur presiden, ruang pertemuan, bioskop pribadi, sampai menyusuri lorong bawah tanah yang menjadi tempat bekerja para jendral dan tentara. Semua masih tertata dan terjaga dengan baik.
Dekat dengan istana, kita bisa mengunjungi gereja terbesar yang ada di Ho Chi Minh yaitu Notre Dame Church. Sesuai dengan namanya, design eksterior dan interior gereja ini mirip dengan yang berada di negara-negara Eropa. Bata berwarna merah mendominasi eksterior di sekeliling gedung. Bangunan yang tinggi menjulang menambah kegagahan bangunan gereja ini.
Di samping gereja, terdapat Kantor Pos pusat yang juga berdiri megah dengan gaya arsitektur eropa klasik. Sampai saat ini, kantor pos ini masih tetap beroperasi seperti biasa, namun di dalammnya juga dilengkapi dengan money changer dan toko souvenir.

Keluar dari kota, ada satu tempat menarik yang bisa dikunjungi yaitu Cu Chi Tunnel. Agak sulit memang untuk bisa menuju kesini. Salah satu caranya adalah dengan mengikuti tur selama ½ hari dari travel agen yang banyak terdapat di kota. Harga paket tur nya termasuk murah sekitar 10USD untuk paket mengunjungi Cu Chi Tunnel saja, atau seharga sekitar 35USD untuk paket Cu Chi Tunnel ditambah menonton Water Puppet Show dan makan malam diatas kapal pesiar.
Cu Chi Tunnel bisa ditempuh dengan perjalanan selama 2 jam dari pusat kota Ho Chi Minh. Disana kita akan diajak untuk berjalan kaki menyusuri hutan tempat para tentara Vietnam dulu berperang, termasuk melihat bentuk senjata, tempat persembunyian, dan jebakan-jebakan yang biasa digunakan oleh para tentara. Berkeliling hutan memang cukup melelahkan, namun di akhir perjalanan, kita akan disuguhkan dengan penganan khas jaman perang yaitu singkong rebus yang dilengkapi dengan bumbu kacang.

Salah satu pertunjukan yang jangan dilewatkan adalah Water Puppet Show yang diklaim hanya ada di Ho Chi Minh. Pertunjukan boneka dengan dalang ini berlangsung di atas panggung air. Sebanyak 8 orang dalang berhasil menggerak-gerakan boneka diatas air menjadi suatu pertunjukkan yang cukup menghibur.
Jika Anda ke Ho Chi Minh, coba cicipi makanan khas yang banyak berjajar di sepanjang jalan di kota mulai dari ketan berwarna-warni, lumpia khas Vietnam dengan isi udang dan sayuran, sandwich khas Vietnam atau satu lagi yang terkenal yaitu Pho Mie yang dibuat dari beras, dilengkapi dengan irisan daging, tauge dan bakso dengan kuah kaldu yang gurih.
Dan untuk menutup perjalanan Anda di sana, jangan lupa untuk mampir dan mengunjungi gerai-gerai kopi yang menyajikan beragam minuman kopi khas Vietnam dengan keharuman yang special. Ahh, nampaknya perjalanan Anda akan berakhir manis di Ho Chi Minh City.

By: Perano Gustiandi, travel blogger who loves to traveling, eating, reading and listening music.






















