Cyprus, Legenda Mitologi Yunani dan Sang Dewi Cinta

Share on Facebook
Tweet on Twitter

PROPERTY INSIDE –  Negara Eurasia yang terletak di laut Mediterania ini merupakan pulau yang terbesar ketiga diantara pulau-pulau di Mediterania. Karena berbentuk pulau itulah, maka Cyprus terkenal dengan wisata pantainya dan merupakan salah satu destinasi wisata paling populer di Mediterania.

Cyprus juga termasuk wilayah yang terkenal dengan sejarah peradaban manusia, bahkan semenjak ribuan tahun sebelum masehi. Konon, jaman dulu rakyat Cyprus-lah yang pertama kali berhasil mendomestikasi kucing, sehingga jinak dengan manusia. Tak ada yang tahu asal muasal kata Cyprus, ada yang bilang diambil dari nama spesies cemara dalam bahasa Yunani: Cupressus.

Dan karena peradaban manusia di Cyprus sudah ada semenjak lama, maka tak heran banyak legenda-legenda terutama mitologi Yunani yang menyertakan Cyprus sebagai tempat kejadian.

Baca juga: Beautiful Istanbul, Si Cantik Perpaduan Timur & Barat

Bahkan, situs-situs arkeologi seperti kuil Apollo, dan rumah neolitikum di Khirokitia sampai sekarang masih dapat ditemui. Rumah neolitikum adalah jenis rumah melingkar dengan bahan baku dari lempung (clay) yang dibangun dengan ketinggian satu meter.

Di sinilah tempat kelahiran Aphrodite Sang Dewi Cinta yang muncul dari buih-buih laut Petra Tou Romiou. Di sini pula Apollo Sang Dewa Cahaya bermukim bersama saudarinya Artemis Sang Dewi Hutan. Lautannya adalah legenda tempat tinggal para Nimfa (bidadari laut), nenek moyang Achilles, ksatria perang Troya.

Bukan hanya situs arkeologi, pantai-pantai Cyprus terkenal dengan wisata pantainya. Sebut saja Phinikoudes Beach, Cyprus Beach, dan Larnaka Beach. Phinikoudes misalnya, pantai yang berpasir halus berwarna abu-abu ini memiliki lebar antara 30 – 100 meter wilayah yang landai dan digunakan untuk bar, cafe, bahkan jalan raya.

Nama Phinikoudes berarti pohon palem kecil. Pada bulan Juni, biasanya diselenggarakan festival Kataklymos Fair selama dua minggu, menikmati datangnya musim panas.

Baca juga: Wow, Butuh 86 jam untuk Menjelajahi Mall ini

Beranjak ke pusat kota, di Nikosia, jika ingin merasakan spa ala-ala Turki Anda bisa datang ke Omeriye Hamam. Disini, kita bisa menikmati pemandian air panas khas Turki, Anda akan diletakkan di atas meja, digosok dan disabun serta dipijat bak adonan kue.

Ada ruangan khusus pria dan wanita. Jika  pernah baca The Naked Traveler 3 karya Trinity atau Travelogue Duo Hippo, pasti terbayang mandi hamam ala Turki.

Tak ketinggalan, salah satu tempat wajib kunjung di Cyprus, tempat legenda lahirnya Aphrodite alias dewi cinta yang muncul dari laut Petra Tou Romiou.

Baca juga: Luang Prabang, Kekayaan Arsitektur Kerajaan Laos

Legenda mengisahkan, Aphrodite muncul dari buih-buih di lautan yang tertiup angin, yang digambarkan sebagai dewi berparas cantik berambut pirang dengan bando emas bergaun sutra. Buat Anda yang jomblo datang saja, siapa tahu bertemu dengan Aphrodite.

Selain situs wisata, ada juga cultural shows yang biasanya disajikan di Amphitheatre Curium. Amphiteathre Curium adalah panggung pertunjukan yang dipahat semasa abad kedua pada sebuah tebing di tepi laut Mediterania.  Pada saat musim panas, biasanya disajikan drama-drama kolosal dan epik karya Shakespeare. Tentunya tak boleh dilewatkan.

Baca juga: Berani Uji Nyali di Mall hantu ini ?

Ada satu hal yang unik juga di Cyprus. Pernah dengar hewan bernama Mouflon?  Kambing gunung bertanduk melengkung berwarna cokelat dengan garis putih melintang di perutnya ini adalah satwa yang menjadi maskot nasional Cyprus.

Perbedaan ketinggian pada kawasan pulau Cyprus ini mengarah pada perbedaan iklim dan habitat, sehingga banyak ditemukan spesies-spesies yang endemis, dan khas baik flora maupun fauna.

Jika Anda ingin melihat Mouflon, dan banyak satwa dan jenis flora lainnya, ada taman nasional Akamas atau Troodos Mountain. So, siapkan paspor Anda sekarang juga!