PROPERTY INSIDE – Dewasa ini pilihan instrumen investasi sangat beragam, hanya terpulang kepada kita memilihnya. Ada yang beresiko tinggi namun memiliki gain yang tinggi juga, ada yang beresiko rendah akan tetapi potensi gain-nya kecil.
Properti adalah pilihan investasi yang beresiko rendah namun berpotensi mendulang gain yang tinggi. Namun kita harus jeli melihat produk properti mana yang berpotensi meningkatkan nilai investasi dan meraup keuntungan.
Apartemen adalah salah satu produk properti yang menjanjikan keuntungan berganda. Ini adalah pilihan yang tepat. Namun sebelum memutuskan membeli apartemen, banyak hal yang harus diperhatikan agar proyeksi kita ke depan dapat memberikan keuntungan, baik dari nilai investasi, benefit yang didapat jika kita sebagai end user, maupun dari nilai sewa.
Baca juga: Berlokasi Strategis, Apartemen Ini Berani Tawarkan Profit Guarantee Hingga 26%
Investasi properti berupa apartemen sebaiknya berada di lokasi yang harga tanahnya sudah cukup tinggi dan sudah tidak terjangkau lagi untuk dijadikan hunian landed. Patokan harga apartemen sebaiknya lebih murah minimum 50 persen dari harga landed house dengan ukuran yang sama di sekitarnya.
Untuk pilihan lokasi, kawasan sub-urban dewasa ini telah menjadi pilihan masyarakat. Tapi perlu dicatat, tidak semua kawasan sub-urban cocok untuk dibangun apartemen. Pilihlah daerah yang termasuk dalam sunset property seperti kawasan Serpong yang saat ini tercatat pertumbuhannya paling cepat di Indonesia.
Dalam investasi apartemen kita harus melihat beberapa hal, antara lain;
- Berada dilokasi yang tepat. Carilah apartemen yang berada di area sunrise properti seperti Serpong, dimana dapat dilihat infrastruktur daerah ini yang paling baik. Termasuk rencana pengembangan infrastruktur. Seperti jalan tol misalnya.
- Adanya suatu kemungkinan semakin lengkapnya fasilitas umum, seperti mall, sekolah, rumah sakit.
- Bila suatu kota lahan huniannya sudah terlalu mahal, maka pilihlah kota satelit yang terdekat untuk tempat hunian. Pilihlah kota yang memiliki infrastruktur bagus.
Baca juga: Minus Perkantoran, 2018 Semua Sektor Properti Bertumbuh
Lalu kapan saat yang tepat membeli apartemen? Beberapa poin di bawah ini mungkin bisa menjawab pertanyaan tersebut. Developer biasanya menetapkan harga produk mereka secara bertahap, berikut adalah tahapannya:
- Pada saat pre-launch, harga biasanya minus 30% dari harga mid-price.
- Pada saat launching, biasanya harga sudah berada di harga mid-price.
- Pada saat post-launching/ topping-off harga sudah +15% dari harga mid-price.
- Pada saat serah terima harga sudah +15% dari harga post-launching.
Jika kita melihat dari tahapan tersebut perbandingan harga pre-launch dengan harga saat serah terima bisa mencapai 60%. Tentunya akan saat menguntungkan jika membeli pada saat pre-launch dan ini biasanya terjadi dalam rentang waktu 3 tahun.

Kolumnis: Thomas Go – Chief Executive Officer (CEO) PT Amazana Kencana.
Penulis adalah developer properti high rise building dan juga pengajar di Panangian School Of Property
























