Sub-Urban Timur Sydney Lebih Berkembang dibanding Sub-Urban Barat

Share on Facebook
Tweet on Twitter
Eastlakes By Crown

PROPERTY INSIDE – Seperti Jakarta, pertumbuhan kawasan sub-urban di kota Sydney, Australia juga sedang berkembang pesat. Komisaris yang juga Chief Officer Executive Crown Group, Iwan Sunito mengatakan, peningkatan harga lebih terukur di kawasan sub-urban Sydney tersebut.

Menurut Iwan, kawasan pinggiran akan lebih menguntungkan jika dibandingkan dengan kawasan CBD, karena Daerah yang akan dan sedang berkembang lebih menguntungkan karena harga beli atau investasi awal akan lebih rendah dibandingkan daerah yang sudah jadi atau established.

Faktor lokasi, kata Iwan, adalah salah satu faktor utama yang harus dipertimbangkan untuk memilih investasi properti, selain reputasi pengembang dan desain bangunan. “Untuk mulai berinvestasi properti, hal pertama yang harus diperhatikan adalah lokasi, lokasi, lokasi.”

Baca juga: Tahun Depan, Crown Group Mulai Proyek Perdana di Indonesia

“Kemudian dekat dengan apa? Dan bagaimana dengan demografi, kondisi pasar, fasilitas umum, pertumbuhan harga, daya sewa di daerah tersebut?” ungkap Iwan dalam keterangan tertulis kepada www.PropertyInside.id, Senin (16/04).

Iwan mencontohkan kawasan sub-urban Eastlakes, yang akan menjadi lokasi proyek terbaru Crown Group, berada di lokasi yang dekat dengan daerah-daerah popular dan vital di Sydney. Hanya 3 menit menuju Alexandria, 6 menit ke Surry Hills, 8 menit ke Redfern, pusat kota sekitar 10-11 menit, pantai Coogee 10 menit, pantai Maroubra 12 menit, La Paraouse 17 menit, Bandar udara domestik 6 menit dan Bandar udara internasional 11 menit.

“Untuk mulai berinvestasi properti, hal pertama yang harus diperhatikan adalah lokasi, lokasi, lokasi.”

CEO Crown Group – Iwan Sunito

“Eastlakes terletak di kawasan sub-urban Timur, namun meski terletak di daerah suburb demografis Eastlakes sangat menarik, karena 46% dari total populasi terdiri dari usia produktif, sehingga tingkat populasi sewanya mencapai 47% atau lebih tinggi dibandingkan tingkat sewa rata-rata di Negara bagian New South Wales yang berkisar 28%,” kata Iwan.

Hal ini dapat terlihat dari peningkatan biaya sewa di Eastlakes selama 5 tahun terakhir yang mencapai 21% atau rata-rata 4% per tahun dengan tingkat kekosongan sewa yang mencapai 1,5%. Kondisi demografis ini juga memberi gambaran bahwa kebutuhan akan apartemen juga kuat di kawasan Eastlakes.

Baca juga: Revitalisasi Mal Tertua di Sydney, Crown Group Kucurkan Rp 10 triliun

Selain faktor-faktor tersebut di atas, kawasan sub-urban Timur Sydney lebih diminati jika dibandingkan kawasan sub-urban Barat, karena dikelilingi oleh institusi-institusi pendidikan terkemuka di Sydney seperti UNSW, University of Sydney dan UTS.

“Bukan hanya universitas, namun sekolah menengah atas tekemuka juga terdapat di kawasan timur tersebut, sebut saja Sydney’s Boys High School dan Sydney’s Girls High School yang mmasing-masing menempati peringkat ke 4 dan 5 dari daftar sekolah terbaik di New South Wales,” jelas dia.

Eastlakes By Crown – Pool

Menurut data yang dikeluarkan oleh realestate.com.au, harga rata-rata untuk rumah tapak di kawasan Eastlakes sudah mencapai kisaran AUS$ 1,700,000 sementara harga rata-rata unit apartmen di kisaran AUS$ 650,000. Jika dibandingkan dengan harga 5 tahun lalu, telah terjadi peningkatan harga rata-rata rumah tapak sekitar 95,6% atau sama dengan 14,4% per tahunnya untuk unit apartemen.

Baca juga: Tidak Semua Real Estate Terpengaruh Pembatasan Capital Outflows China

John McGrath, pendiri perusahaan konsultan real estat besar di Australia, McGrath Real Estate, mengatakan bahwa Sydney sedang mengalami perubahan karakter pembangunan apartemen. Menurut McGrath, untuk kali pertama dalam sejarah (sejak tahun 1984), lebih banyak apartemen baru selesai dibangun jika dibandingkan dengan jumlah rumah di Australia.

Sementara laporan Aktifitas Pembangunan dari Pusat Biro Statistik Australia mencatat ada 28.102 rumah baru dan 28.527 unit apartemen dan townhouse yang baru selesai pada kuartal Desember 2016.

Baca juga: Proptech Australia ini Luncurkan Aplikasi Lelang Rumah Digital

“Yang terpenting adalah para calon investor ini mau mencari informasi yang sebanyak-banyak perihal area yang ingin dijadikan investasi sebelum mereka menjatuhkan pilihan. Semakin banyak informasi yang didapat, semakin akurat pula kalkulasi untuk keputusan yang akan diambil,” lanjut Iwan.

Crown Group sendiri sedang mengembangakn Eastlakes Live by Crown Group di area sub-urban Timur Sydney. Dengan dana capital sebesar Rp 10 triliun, Crown Group akan mengembangkan area belanja ini menjadi mix-use development project yang terdiri dari 7 menara hunian, gerai ritel, area F&B dan ritel baru.

Crwon Group optimis proyek Eastlakes Live dapat menciptakan kawasan urban yang dinamis dan terintegrasi dengan hunian apartemen. Selain karena konsep desain yang merespons kebutuhan revitalisasi Eastlakes Town Centre, lokasinya juga strategis.