Ingin Menginap di Gunung Berapi Aktif? Sewa Guest House ini Lewat AirBnb

By 25 February 2018Life Style, News

PROPERTY INSIDE – Bagi para pelancong petualang, apalagi yang menyukai petualangan yang ekstrim dan sedikit memacu adrenalin, menginap di dasar gunung berapi paling aktif di dunia adalah liburan yang sempurna.

Jika Anda adalah termasuk orang yang suka liburan dengan petualangan tak terlupakan, Phoenix House mungkin bisa menjadi pilihan paling tepat. Terletak di kota pesisir kecil Kalapana, Hawaii, Phoenix House berada di gunung berapi Kilauea – yang dikenal sebagai gunung berapi paling aktif di dunia.

alt text
Lewat AirBnB – situs penyewaan liburan dan berbagi tempat tinggal yang sedang populer, Anda cukup merogoh kocek sebesar CAD 220 per-malam atau sekitar Rp 2,4 juta saja. Anda telah dapat menikmati kehidupan pondok pegunungan dengan jarak yang aman namun cukup dekat dengan kawah gunung yang luar biasa ini.

Daftar AirBnB menggambarkan Phoenix House sebagai sebuah kompleks rumah kecil minimalis yang dekat dengan lava gunung yang membuka kesadaran kita bahwa kita hidup hanya sementara. Ini adalah tempat pengasingan yang unik bagi orang-orang yang sedang melakukan terapi penyembuhan.

alt text
Seperti dilansir REW.ca, rumah ini memiliki desain bersih dan minimalis di seluruh ruang tamunya. Warna sederhana, denah lantai terbuka dan jendela besar membuat rumah seluas 450 kaki persegi ini terasa segar dan modern. Phoenix House juga membiarkan tampilan alami luar ruang agar keindahan alam tetap natural.

Meski terletak di lokasi terpencil, namun rumah ini memiliki kenyamanan penyewaan standar AirBnB yang lebih urban, Phoenix House ini pun memiliki fasilitas internet nirkabel. Tuan rumah juga menawarkan menu layanan tambahan dengan akomodasi yang menarik, seperti wisata gunung dengan dengan tour guide, aktifitas Yoga Kundalini yang disesuaikan pribadi masing-masing pengunjung, juga beberapa terapi detoks yang dikenai biaya tambahan.

alt text
Kilauea, gunung berapi yang paling aktif di Hawaii dan dunia, berusia antara 300.000 – 600.000 tahun. Menurut laporan Forbes, Kilauea tidak meledak secara eksplosif seperti banyak penggambaran gunung berapi di film-film, namun terus mengalirkan lahar yang membentuk sebuah pulau karang yang sangat besar di sekelilingnya. Gunung berapi ini diduga telah meletus secara konsisten sejak 1983.

alt text

Photo source: Dezeen.com
Share this news.

Leave a Reply