PROPERTY INSIDE – Hunian yang nyaman dan asri yang didukung oleh fasilitas penunjang yang lengkap telah menjadi poin penting bagi masyarakat konsumen di kota Medan. Hunian yang demikian biasanya dikembangkan dalam konsep master plan tropical urbanism dan sustainable living, konsep yang telah menjadi trend gaya hidup modern perkotaan saat ini.
Konsep seperti inilah yang diterapkan oleh Samera Djohor, proyek hunian teranyar besutan pengembang ternama kota Medan, Samera Propertindo. Berlokasi di Jalan Padat Karya, Karya Wisata Ujung, Samera Djohor pada tahap awal ini akan membangun sekitar 80 unit rumah dengan tipe 145, luas tanah 7x15m, 2 lantai, dengan 3 kamar tidur dan 3 kamar mandi.
Kenyamanan dan keamanan para penghuni di Samera Djohor menjadi fokus pengembang, karena itu Samera Propertindo menerapkan sistem instalasi listrik tanam (Underground Cable Installation) dan gerbang One Gate System. Selain itu, untuk memanjakan penghuni, Samera Djohor juga dilengkapi dengan fasilitas clubhouse dengan swimming pool.

Tak hanya menawarkan kenyaman tempat tinggal, Samera Djohor juga berpeluang besar menjadi aset investasi yang menjanjikan bagi pemiliknya. Potensi naiknya nilai investasi rumah di Samera Djohor tentu saja menjadi kesempatan emas bagi para pembeli pertama di Samera Djohor mengingat pembangunan kawasan Medan Johor yang sangat berkembang saat ini.
Berbagai infrastruktur sedang dibangun di Kawasan Medan Johor, seperti pelebaran dan perbaikan infrastruktur jalan, underpass, flyover, dan lainnya. Selain itu denyut ekonomi di kawasan ini pun sudah bergerak pesat ditandai dengan banyaknya pusat perbelanjaan, restoran cepat saji, kafe, hingga toko retail yang mulai menjamur.
Tepat kiranya Samera Propertindo memilih lokasi proyek teranyar mereka ini. Dalam beberapa tahun kedepan para pembeli di Samera Djohor akan menikmati capital gain properti mereka seiring bertumbuhnya kawasan tersebut.

Chairman Samera Propertindo, Adi Ming E menjelaskan bahwa pemilihan lokasi proyek ini tentu harus dengan visi ke depan bagaimana pertumbuhan kawasan itu nantinya. Menurutnya infrastruktur penggerak ekonomi kawasan Medan Johor sudah dibangun dan sebagian bahkan dikebut pengerjaannya.
“Tentu saja ini memberi kepastian arah pertumbuhan kawasan ini. Kepastian arah pertumbuhan akan membuat potensi kenaikan nilai aset sangat tinggi dan resiko investasi jadi kecil,” jelas Adi.
Menurutnya, jika pertumbuhan suatu kawasan stagnan, maka nilai aset properti di kawasan tersebut kenaikannya juga akan lambat, tentu saja ini merupakan kerugian investasi bagi pemiliknya. Selain itu, jika infrastruktur di lokasi yang stagnan itu tidak berkembang maka mobilitas dan aktifitas penghuni juga terhambat. Lain hal dengan kawasan Medan Johor yang sangat pesat pembangunannya saat ini.

Samera Propertindo sendiri sebagai pengembang telah terbukti sukses membangun berbagai proyek perumahan di lokasi-lokasi strategis dan berkembang di kota Medan. Salah satu yang paling prestisius adalah proyek J-City yang saat ini telah berkembang menjadi CBD (central business district) di kawasan Medan Selatan.









