PROPERTY INSIDE – Welthauptstadt Germania, adalah mimpi Adolf Hitler menciptakan Ibukota Dunia di Jerman. Hitler merencanakan Berlin menjadi pusat pemerintahan dan pusat perdaban dunia di bawah naungan “Kekaisaran Dunia Raya” Jerman. Rencana ini merupakan bagian dari visi Adolf Hitler untuk Jerman setelah memenangkan Perang Dunia II.
Pada tahun 1937, arsitek kepercayaan Hitler, Albert Speer diberi tugas untuk mengubah Berlin menjadi kota megapolitan yang luas. Speer merumuskan berbagai rencana untuk membangun kembali kota Berlin. Namun, hanya beberapa yang dapat direalisasikan antara tahun 1937 hingga 1943.
Beberapa proyek (seperti pembuatan poros besar Timur-Barat) telah diselesaikan. Namun, proyek lain seperti pembangunan Große Halle (bangunan monumental berkubah besar) harus dihentikan akibat meletusnya perang. Namun, Schwerbelastungskörper, sempat didirikan antara tahun 1941 hingga 1942 dengan biaya 400.000 Reichsmarks.
Schwerbelastungskörper, adalah monumen yang dibangun untuk mengantispasi kemungkinan pembangunan gerbang raksasa yang merupakan bagian dari proyek urban Nazi. Pada akhirnya, kekalahan Jerman dalam perang menghentikan seluruh rencana Welthauptstadt Germania.
Dalam memoarnya, Third Reich tahun 1969, Albert Speer menyebut nama “Welthauptstadt Germania” adalah idenya. Meskipun tidak pernah digunakan dalam kapasitas resmi oleh pemerintah Nazi atau bahkan oleh Hitler sendiri. Tapi sejak idenya dipublikasikan, nama Ibukota Nazi itu menjadi identik dengan rencana urban planing era Nazi untuk Berlin.
Menurut catatan Henry Picker dalam “Hitler’s Table Talk” pada tanggal 8 Juni 1942, Hitler bermain-main dengan gagasan untuk mengganti nama Berlin, untuk memberi nama Ibukota “Kekaisaran Dunia Baru” (Greater Germanic world empire of the New Order) di Jerman ini dengan sebutan yang lebih fokus dan jelas.
Langkah pertama yang dilakukan Hitler dalam rencana membangun “Ibukota Dunia” ini adalah membangun Stadion Olimpiade Berlin untuk Olimpiade Musim Panas 1936. Sebuah stadion yang yang mampu menampung 400.000 penonton direncanakan dibangun di samping kantor Nazi di Nuremberg. Namun pembangunan hanya sampai fondasi yang digali sebelum proyek tersebut ditinggalkan karena pecahnya Perang Dunia II.
Speer juga merancang sebuah Reichskanzlei (kantor Kanselir Jerman) baru di Istana Versailles. Hitler juga ingin dia membangun sebuah Reichskanzlei ketiga, bahkan lebih besar lagi, meski tidak pernah dimulai. Kanselir kedua dihancurkan oleh tentara Soviet pada tahun 1945. Bohus granit Swedia diimpor untuk digunakan sebagai bahan bangunannya.
Di ujung utara Berlin, tepatnya di lokasi Königsplatz (sekarang Platz der Republik) ada sebuah alun-alun besar yang dikenal dengan Großer Platz seluas 350.000 m2. Alun-alun ini dikelilingi oleh gedung-gedung megah, dengan istana Führer di sisi barat tempat bekas Kroll Opera House, gedung Reichstag tahun 1894 di sisi timur dan Kanselir Reich ketiga dan komando tinggi Jerman.
Di sisi utara alun-alun, Speer merencanakan untuk membangun pusat kota Berlin yang baru, ditandai dengan sebuah bangunan kubah yang sangat besar, yang dirancang oleh Hitler sendiri. Seandainya bangunan ini jadi dibangun, diperkirakaan hingga kini akan menjadi ruang tertutup terbesar di dunia.
Meskipun perang datang sebelum pekerjaan bisa dimulai, lahan telah tersedia, dan rencana rekayasa pun sudah berhasil dilakukan. Tercatat, bangunan itu berdiameter lebih dari 200 meter (656 kaki) dan berdiameter 250 meter (820 kaki), enam belas kali lebih besar dari kubah Basilika Santo Petrus.
Secara umum, arsitektur Nazi adalah arsitektur yang dipromosikan dari kurun waktu 1933 sampai tahun 1945. Arsitektur ini ditandai oleh tiga gaya, yakni neoklasik (dilambangkan dengan desain Albert Speer); Gaya vernakular yang menarik inspirasi dari arsitektur pedesaan tradisional, dan gaya utilitarian diikuti untuk proyek infrastruktur besar dan kompleks industri atau militer.
Ideologi Nazi mengambil sikap pluralis terhadap arsitektur; Namun, Adolf Hitler sendiri percaya bahwa bentuk harus mengikuti fungsi. Prestasi puncak gerakan arsitektur ini adalah Welthauptstadt Germania, rencana pembangunan Ibukota Dunia yang tak pernah kesampaian hingga kekalahan dan kematian Sang Führer.








