PROPERTY INSIDE – Dilema memilih tempat tinggal banyak menghantui masyarakat perkotaan saat ini. Sementara opsi yang ada hanya dua pilihan, tinggal di hunian vertikal (highrise building residential) atau rumah tapak (landed house).
Bagi sebagian orang, apartemen memang menjadi pilihan hunian praktis yang mengikuti urban lifestyle saat ini, namun kapasitas huniannya juga besar. Imbasnya penggunaan fasilitas juga akan tinggi.
Sementara bagi yang memilih tinggal di rumah tapak, banyak yang memikirkan bagaimana membagi waktu untuk maintenace rumah mereka. Sedangkan kesibukan rutinitas harian di perkotaan sangat padat sehingga sulit membagi waktu untuk merawat rumah mereka. Hal ini memang cukup merepotkan bagi sebagian orang.
Permasalahan klasik ini menjadi ide awal dari pengembangan LLOYD, proyek terbaru dari PT Alam Sutera Realty Tbk,. Seperti portofolio proyek-proyek yang pernah dilansir oleh reputable developer ini sebelumnya, proyek terbaru dari Alam Sutera ini juga menampilkan sesuatu yang baru dengan difrensiasi produk yang sangat menarik.
Office & Residential Sales Division Head Alam Sutera, Oki L.Suratman mengatakan, LLOYD hadir sebagai solusi menjawab permasalahan hunian masyarakat urban dewasa ini. Dengan konsep Low-rise Building Residential, LLOYD menggabungkan konsep highrise apartment dengan landed house. Dibangun di atas lahan seluas 4 hektare dengan 22 menara, setiap menaranya hanya terdiri dari lima lantai saja.
Baca juga: Hadir dengan Konsep Baru, Konsumen Sambut Antusias LLOYD Alam Sutera
“Kami ingin menghadirkan sebuah hunian yang menawarkan fasilitas-fasilitas seperti di highrise apartment, namun tetap dengan kenyamanan tinggal di landed house. Tiap tower LLOYD hanya lima lantai, yang masing-masing lantai hanya memiliki 4 unit hunian eksklusif saja. Ada dua pilihan luasannya, 3 bedrooms dengan 128,4 m2 dan 2 bedrooms dengan 99,3 m2, cukup besar, sehingga penghuni merasa benar-benar tinggal di rumah tapak,” jelas Oki.
Selain luasan yang besar, LLYOD juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung selayaknya tinggal di apartemen berkelas. Alam Sutera menyediakan parking loft 1:1, jogging track sepanjang satu kilometer, BBQ Area, indoor gym, outdoor gym, basketball court, dan tiga kolam renang yang dikelilingi area hijau dan taman.
Setiap unitnya juga sudah dilengkapi dengan kitchen cabinet dari Toto, 3 unit AC (untuk 2 kamar tidur) atau 4 unit AC (untuk 3 kamar tidur), dan jaringan fiber to the home (FTTH).
“Kebutuhan hunian yang modern healthy seperti ini tentu sangat dibutuhkan urban community dewasa ini. Masyarakat perkotaan membutuhkan hunian yang berkualitas, sarat fasilitas dan tentunya juga dengan harga yang reasonable. Kami menyebutnya, High Quality Living with Reasonable Pricing,” ungkapnya.
Untuk harga sendiri, apartemen berkonsep strata title ini menawarkan harga mulai Rp 1,8 M-an. Untuk kawasan Alam Sutera yang sudah berkembang pesat, harga ini bisa dibilang sangat menarik. Bila dibandingkan dengan beberapa apartemen di sekitar yang kisaran harganya sudah mencapai Rp 22 juta hingga Rp 28 juta per-meter perseginya.
“Sementara untuk harga rumah di kawasan Alam Sutera ini rata-rata paling murah sekitar Rp 3 M-an. Dari harga saat ini kami memperkirakan capital gain sekitar 20 persen setelah terima nanti pada tahun 2021.”
“Selain itu, LLOYD berpotensi juga meraih yield sekitar 8 persen per-tahun jika disewakan, karena captive market untuk itu ada di kawasan ini, seperti mahasiswa yang kuliah di Swiss German University, Universitas Bunda Mulia, dan Binus University,” kata Oki.

Ingin tahu lebih lengkap tentang LLOYD? KLIK DISINI









