Konsep Hunian Berbasis TOD akan Semakin Diminati

By 3 April 2018News, Property News

PROPERTY INSIDE – Dalam tiga sampai lima tahun ke depan, tren properti akan berkembang ke daerah-daerah yang memiliki kemudahan akses transportasi publik. Ke depannya, konsep transit development oriented (TOD) akan lebih diminati dibanding perumahan yang dekat dengan akses jalan tol.

Ketua Umum DPP REI Soelaeman Soemawinata meyakini bahwa aksesibilitas adalah persyaratan utama agar properti yang laris manis. Menurut Soelaeman umumnya orang yang ingin membawa kendaraan pribadi memilih daerah perumahan dekat pintu keluar tol. Berbeda dengan orang yang umumnya memiliki rumah dekat akses kendaraan umum cenderung memilih rumah berkonsep TOD.

Baca juga: 5 Hal Penting Memilih Lokasi Rumah

“Pinggir tol aksesnya kalau tak ada akses tol, aksesibilitas itu salah satu persyaratannya bisa dengan moda angkutan pribadi atau dengan transportasi publik,” jelas Soelaeman, seperti dilansir Bisnis.com, Senin (2/4/2018).

Dirinya mencontohkan properti yang dekat dengan akses tol seperti di Bekasi Barat, daerah Bekasi seperti Jatiasih, Jatiwarna, dan Alam Sutera. Sementara untuk kawasan yang dekat dengan aksesibilitas memakai transportasi publik adalah Depok dan Bekasi Timur.

Sejauh ini menurut Soelaeman kedua konsep perumahan tersebut cukup prospektif. Namun ada potensi orang beralih ke transportasi publik seperti kereta api dan light rapid transit (LRT) seiring dengan kemacetan yang keral ditemui di jalan tol dan menjenuhkan penghuni.

Baca juga: “New CBD” Jakarta itu Kini Berada di Koridor Puri & Lingkar Luar Barat

Ada pun perumahan berkonsep TOD memiliki prospek jangka panjang yang lebih tinggi. Pasalnya, konsep TOD adalah penggunaan public transportasinya memiliki maksimal radius tertentu. Dia menegaskan bahwa konsep TOD itu terkait perpindahan moda angkutan pribadi kendaraan publik.

“Jadi dari stasiun itu bisa jalan kaki, jalan mobil, mengurangi beban lalu lintas kendaraan pribadi ke pusat kota. Pokoknya harus ada angkutan sekitarnya itu, bukan selalu rumah diatas stasiun,” jelas Soelaeman.

Share this article:

Leave a Reply