PROPERTY INSIDE – Dalam rangka HUT ke 175, perusahaan perkakas asal Paman Sam, Stanley Black & Decker mengadakan gathering bersama para distributor di Jakarta.
Selain itu menurut Country Director Stanley Black & Decker Indonesia King Hartono Hamidjaja, Stanley Black & Decker bekerjasama dengan Tokopedia tentang kampanye “Mulai Aja Dulu”.
Dari press release yang diterima www.propertyinside.id, kampanye ini untuk mendorong para pelaku industri IKM (industri kecil menengah) yang baru merintis usahanya dan anak-anak muda yang berminat berwirausaha.
Tokopedia sebagai platform pemasaran eksklusif untuk produk Stanley Black & Decker di Indonesia mengapreasiasi kerja sama strategis kedua perusahaan, terutama dalam pemberdayaan pengusaha IKM.
Baca juga : Teror Bom Tak Pengaruhi Sektor Properti
Vice Chairman Tokopedia, Leontinus Alpha Edison menjelaskan, Tokopedia dan Stanley Black & Decker memiliki kesamaan semangat dalam memberdayakan entrepreneur lokal.
“Kami harap melalui inisiatif Untuk Kalian yang Membangun Indonesia, dapat menginspirasi pengusaha UKM untuk terus tumbuh menjadi IKM, bahkan menjadi brand masa depan Indonesia yang mendunia,” jelas Leontinus.
Leontinus menegaskan, ke depan, Tokopedia berharap terus membangun kerja sama yang solid dengan Stanley Black & Decker, terutama dalam mendukung kemajuan entrepreneur lokal Indonesia lewat edukasi dan pendampingan.
“Kita mendukung dari hulu ke hilir, termasuk peningkatan kualitas produksi, packaging, branding, dan akses ke permodalan, Ini sejalan dengan misi kami untuk mewujudkan pemerataan ekonomi lewat digital,” imbuh Leontinus.
Baca juga : Perkakas dari AS Ini Pembeliannya Bisa Dicicil
Sementara Endang Suwartini, Direktur Industri Kecil dan Menengah Logam, Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut, Kementerian Perindustrian (Kemenperin), menyambut baik kerjasama antara Stanley Black & Decker dan Tokopedia dalam mempermudah akses para pelaku IKM untuk mendapatkan perkakas canggih dan tepat guna.
“Dengan perkakas tepat guna para pelaku IKM bisa meningkatkan kualitas produk dan kemasan mereka. Dan melalui e-commerce diharapkan dapat memperluas jangkauan IKM kepada konsumen,” tegas Endang.









