PROPERTY INSIDE – Kemarin (Minggu/24/06), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau progres pembangunan sejumlah fasilitas dan penataan kawasan di Kompleks Olahraga Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.
Tiba di kawasan GBK sekitar pukul 09.00 WIB, Menteri Basuki meninjau Main Cauldron atau obor raksasa api Asian Games dan patung Bung Karno yang tak jauh dari obor raksasa.
Kemudian meninjau fasilitas toilet, musholla, pedestrian di Jalan Pintu Satu Senayan, coffe tea house, kanal di lingkar luar stadion utama GBK, dan penataan pedestrian di Jalan Sudirman.
Baca juga : Kalindo Land Group Fokus Pasok Rumah Subsidi Seharga 148,5 Juta
Saat ini untuk venue di Kompleks GBK sudah selesai semua kecuali venue squash yang progresnya kini sudah 92% dan pertengahan Juli akan selesai.
“Sementara fasilitas seperti mushola dan halte disiapkan masing-masing 5 buah. Fasilitas gedung parkir atau elevated parking dan Cofftea House akan selesai Juli 2018,” kata Menteri Basuki.
Terkait renovasi GBK, Menteri Basuki Hadimuljono merupakan Ketua Pelaksana Bidang Sarana dan Prasarana Asian Games 2018 mengatakan akan mendorong penyelesaian pekerjaan tepat waktu, baik yang dikerjakan oleh Kementerian PUPR maupun pihak lainnya.
Baca juga : Integrasi Transaksi Tol JORR, Lebih Efisien Menuju Multi Lane Free Flow
“Kita hanya memiliki waktu 55 hari lagi. Kerusakan atau cacat kecil harus segera diperbaiki dalam masa pemeliharaan. Masih ada waktu untuk perbaikan, seperti kemarin ada genangan, kita evaluasi dan perbaiki. Hal-hal kecil harus diperhatikan,” imbuh Basuki.
Penataan kawasan yang dilakukan Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya antara lain penataan pedestrian di area Gerbang Pemuda, sekitar jalan Asia Afrika, Pintu Selatan Senayan yang dilengkapi jalur khusus sepeda
Kemudian jalur pemandu difabel, ducting utilitas dan saluruan eksisting dibawah jalur pedestrian. Selain itu juga dilakukan perbaikan pagar, pintu gerbang dan gerbang tiket stadion utama.
Di dalam kompleks GBK dibangun halte, musholla, toilet, gedung foodcourt, helipad, pembuatan patung Bung Karno dan street furniture dalam bentuk tempat sampah, tempat duduk, tempat parkir sepeda, tangki penampung air hujan dalam tanah, sistem elektrikal kawasan, outdoor lighting area, dan pekerjaan softscape.



















