PROPERTY INSIDE – Kalindo Land Group telah mengembangkan banyak proyek hunian bersubsidi dan komersial sejak 1980 melalui bendera PT Kentanix Supra International.
Proyek tersebut seperti proyek Bekasi Jaya Indah, Danita Bekasi Jaya, Wisma Jaya dan Vila Nusa Indah hingga proyek real estate, Vila Bogor Indah.
Saat ini, selain menggarap hunian bersubsidi, Kalindo Land Group juga masuk proyek hunian komersial dengan segmen harga Rp200 juta hingga Rp1 miliar.
Baca juga :Kalindo Land Group Fokus Pasok Rumah Subsidi Seharga 148,5 Juta
Cecep Prayitno Manager Marketing Kalindo Land Group menjelaskan, ada Sembilan proyek yang dikembangkan saat ini, yaitu tiga proyek hunian bersubsidi dan enam proyek hunian komersil.
Terkait produk hunian subsidi proyek yang dikembangkan oleh Kalindo Land Group adalah konsep hunian perumahan (real estate).
Pengelolaan lingkungan perumahannya kelola oleh estate management. Alhasil, konsumen tetap merasa lebih nyaman.
Baca juga : Ingin menata Kantor sesuai Feng Shui? Begini Caranya!
Untuk pengelolaan (estate management) di perumahan bersubsidi itu sendiri, tandas Cecep, tidak memberatkan penghuni, karena hanya dikenakan biaya iuran perawatan lingkungan (IPL) berkisar Rp40.000 – Rp. 60.000 per bulan.
“Tidak hanya soal konsep estate management saja, tapi kami juga perkuat mutu produknya, sehingga walau hunian bersubsidi, tapi kualitasnya baik. Segmen pasar ini sangat besar dan prospektif, sementara pasokannya sedikit,” ungkapnya.
Baca juga : Pemerintah Alokasikan Dana Rp 127,83 Miliar untuk Rampungkan Jalan Wisata Mandeh
Selain itu, imbuh Cecep, walau banyak mengembangkan hunian bersubsidi, Kalindo Land Group juga dilengkapi berbagai infrasturktur memadai, fasilitas umum/fasilitas sosial, kualitas bangunan, serta pemilihan lokasi yang strategis.
Hal inilah yang menjadi kekuatan Kalindo Land Group dalam memasarkan produk rumah subisidi. Walau rumah murah namun pengelolaannya setara dengan perumahan real estate.



















