Karawang Kian Berkembang, APL Siapkan Proyek Baru

PROPERTY INSIDE – Mengantisipasi perkembangan Kota Karawang yang kian pesat, PT Agung Podomoro Land Tbk mulai memperkenalkan proyek terbarunya yang bernama Taruma City.

Rencananya raksasa properti ini akan melucurkan superblok di pusat kota Karawang di pertengahan tahun ini. “Lokasinya sangat, sangat strategis dan merupakan last piece dan akan menjadi central business district Karawang,” kata General Manager Marketing Taruma City, Ie Rina Irawan.

Rina menjelaskan, Taruma City dikembangkan di atas lahan seluas 5,6 hektare. Kawasan lengkap terpadu ini terdiri atas business park, shop house, Taruma Park, F&B, area, apartemen dan private residential.

Pada tahap awal, APL akan memasarkan shop house Taruma Shopping Arcade yang berjumlah 243 unit dengan harga mulai Rp1,8 miliar.

Shop house ini memiliki dua fasad. Satu menghadap ke jalan raya Taruma Negara, satu muka menghadap ke taman tematik, Taruma Park.

Baca juga : Catat..!! Proptech Menyediakan Marketing Tools, Bukan Meniadakan Agen Propert

Sedangkan hunian mewah yang akan dibangun dalam kawasan tersebut sebanyak 49 unit plus satu tower apartemen dengan jumlah unit sebanyak 700 unit.

Selain faktor lokasi, menurut Ie Rina, salah satu alasan investasi di Karawang adalah terbukanya peluang bisnis di kota itu. Menurutnya, peluang usaha di kota Karawang masih sangat terbuka luas.

“Apalagi ditunjang dengan pertumbuhan ekonomi dan konsumsi rumah tangga yang tinggi, membuat kota ini semakin menarik untuk investasi,” jelas Rina.

Selain itu pengembangan proyek infrastruktur yang tengah dibangun, baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, akan mengakselerasi kawasan ini sejajar dengan kota lainnya di pinggiran Ibu Kota.

Baca juga : Mudik Lebaran 2018 : Jalan Tol Kian Panjang, Hati-hati Berkendara

Rencana Infrastruktur

Rencana pembangunan Bandara Soekarno Hatta II di Karawang telah memasuki periode baru. Pemerintah telah memasukkan agenda tersebut dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Nasional.

Keluarnya Peraturan Pemerintah No. 3 Tahun 2017 mengatur pola ruang nasional pembangunan proyek tersebut telah diterbitkan.

Data Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Karawang menyebut, Karang akan menjadi Pelabuhan Udara Internasional Pengumpul Primer.

Dengan demikian, maka pemerintah berencana menjadikan bandara ini sebagai prasarana penunjang pelayanan Pusat Kegiatan Nasional (PKN) yang melayani penumpang dengan jumlah di atas 5 juta setahun.

Dengan rencana tersebut, Jawa Barat akan sejajar dengan sejumlah provinsi di Indonesia yang memiliki lebih dari dua bandara. Daerah ini sejajar dengan empat provinsi lain, yakni Jawa Timur (5 bandara), Kalimantan Utara dan Jawa Tengah (4 bandara), dan Papua Barat (3 bandara).

Share this article:

Leave a Reply