PROPERTY INSIDE – Indonesia sedang memasuki tahun-tahun politik ditandai dengan pemilihan kepala daerah serentak tahun 2018, disusul dengan pemilihan legislatif dan pemilihan presiden tahun 2019 mendatang. Meski demikian nampaknya geliat bisnis properti di negeri ini mulai menggeliat.
Hal ini ditandai dengan optimisme para pengembang yang sudah mulai memasarkan proyek-proyek baru mereka. Jika dalam beberapa tahun yang lalu segmen pasar hunian di atas Rp 500 juta permintaan melambat, tahun ini developer sangat optimis target pasar menengah dan atas sudah mulai melakukan pembelian kembali.
Property Inside mencatat lima proyek hunian terbaik yang sangat layak dipertimbangkan sebagai opsi investasi hunian di tahun 2018. Kelimanya adalah proyek-proyek hunian dengan target market menengah dan atas. Tiga dari lima proyek tersebut adalah proyek baru yang baru diluncurkan tahun ini, ini membuktikan bahwa pengembang sangat optimis daya beli pasar.
Yang pertama proyek hunian berkonsep resort yang dikembangkan developer nasional Agung Podomoro Group. Perusahaan beremiten APLN ini mengembangkan proyek hunian seluas lebih 100 hectare di luar Jabodetabek. APLN meluncurkan hunian mewah di kawasan Buah Batu Bandung dengan tawaran harga mulai Rp 1,4 miliar hingga Rp 2,6 miliar.
Podomoro Park – Buah Batu, Bandung
Baca juga: Harmony with Nature, Keindahan Bandung Selatan dalam Hunian Resor Nan Indah
Selanjutnya, Alam Sutera, pengembang ternama yang telah meluncurkan banyak produk-produk properti berkelas tak ketinggalan merilis proyek baru. Pengembang ini melansir LLOYD, apartemen berkonsep low-rise di kawasan Alam Sutera yang strategis.
Konsep low-rise ini adalah konsep hunian eksklusif yang benar-benar baru di kawasan prestisius ini. Dipasarkan dengan harga yang reasonable, mulai dari Rp 1,8 miliaran dengan dua pilihan tipe saja.
Apartment Lowrise LLOYD, Alam Sutera.
Baca juga: Bingung Pilih Apartemen Highrise atau Rumah Tapak? Ini solusinya..!
Untuk rumah tapak, Metland Cileungsi mulai menyasar target market kelas menengah-menengah. Demand hunian untuk pasar kelas menengah-menengah di kawasan Cileungsi yang sedang berkembang pesat ini memang sangat tinggi.
Merespon demand yang tinggi itu, Metland Cileungsi meluncurkan cluster premium The Colony. Cluster baru ini sudah mulai dipasarkan dengan tawaran harga dari Rp 500 jutaan sampai Rp 800 jutaan.
Clubhouse Metland Cileungsi.
Baca juga: The Colony, Cluster Premium Bergengsi dari Metland Cileungsi
Sementara untuk hunian vertikal, kawasan Serpong masih mengkilat dipilih sebagai tempat tinggal maupun investasi. Adalah Amazana Serpong Residence, proyek yang dikembangkan oleh PT Amazana Kencana telah membuktikan manisnya investasi properti di kawasan tersebut.
Sejak pertama kali diluncurkan hingga selesainya pembangunan konstruksi pada Februari 2018, Amazana Serpong Residences telah mencatatkan pertumbuhan harga hingga 35 persen. Diprediksi angka ini akan terus bergerak naik karena lokasi strategis Amazana yang berada tepat di exit tol Kunciran – Alam Sutera yang sedang dibangun.
Penthouse Amazana Serpong Residences.
Baca juga: Amazana Serpong Residences: The Best Investment in The Most Strategic Location
Berbicara tentang properti pilihan, pengembang papan atas satu ini tak akan mungkin terlewatkan. Ciputra Group dengan proyek Ciputra International-nya menggebrak kawasan Jakarta Barat. Berlokasi di sisi jalan tol JORR W2, superblock ini diyakini menjadi proyek prestisius yang menopang berkembangnya kawasan Kembangan – Puri – Lingkar Luar Barat.
Baca juga: “New CBD” Jakarta itu Kini Berada di Koridor Puri & Lingkar Luar Barat
Superblock Ciputra International.
Superblock ini memang dibangun untuk menjadi Central Bisnis District yang terintegrasi. Karena itu Ciputra Group lebih banyak membangun perkantoran (6 tower) berbanding dengan 3 tower apartemen dan 1 tower hotel berbintang dengan fasilitas Convention Hall. Wajar saja jika unit apartemen di kawasan Ciputra International ini diyakini akan memberi gain yang baik bagi pemiliknya.
Optimisme para pengembang saat ini tentunya bukan tanpa riset dan studi pasar sebelumnya. Permintaan hunian terus bertumbuh di tengah perkembangan Indonesia dan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan tempat tinggal. Kembali kepada masyarakat memilih hunian yang cocok dan sesuai dengan kebutuhannya. Yang pasti, pastikan pilihan pada pengembang-pengembang yang sudah terpecaya.








