Benarkah Index Biaya Pembangunan LRT Dunia hanya US$ 8 juta/km?

Share on Facebook
Tweet on Twitter
Kereta LRT Palembang yang diproduksi oleh PT INKA (Persero) tiba di Palembang (tempo.co)

PROPERTY INSIDE – Beberapa saat lalu, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berpidato mengkritisi biaya pembangunan Light Rapid Transit (LRT) Palembang yang menurutnya sangat besar dan terindikasi mark-up.

Dirinya menyebut diberi tahu oleh Gubernur DKI Anies Baswedan bahwa indeks rata-rata pembangunan LRT di dunia per-kilometer hanya USD 8 juta.

Pidato itu menjadi polemik dan pemerintah melalui Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan statemen Prabowo mengenai biaya pembangunan LRT di Palembang di-mark up merupakan statemen tanpa data.

Sementara Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat dimintai konfirmasi oleh media terkait data-data tersebut meminta wartawan melakukan verifikasi dan validasi data mengenai perbandingan proyek-proyek LRT di dunia.

Baca juga: Pemerintah Alokasikan Dana Rp 127,83 Miliar untuk Rampungkan Jalan Wisata Mandeh

Berikut rangkuman biaya pembangunan LRT di beberapa kota-kota besar dunia yang bisa menjadi acuan;

The Tide Light Rail (wikipedia.org)

The Tide Light Rail, AS

Pengerjaan proyek konstruksi ini dimulai tahun 2000 dan selesai 2011. The Tide adalah jalur kereta api ringan sejauh 7,4 mil (12 km) di Norfolk, Virginia, yang menghubungkan Eastern Virginia Medical School, Downtown Norfolk, Universitas Negeri Norfolk, dan Newtown Road.

Mulai beroperasi pada 19 Agustus 2011, dan menjadikannya sistem kereta ringan pertama di Virginia. Biaya akhir proyek diperkirakan mencapai USD 318,5 juta. Meningkat USD 106 juta dari perkiraan awal atau kurang lebih di bawah USD 27 juta per-kilometer.

Baca juga: Percaya atau Tidak? Arsitektur Menakjubkan ini Berada di Korea Utara

Circular LRT (wikipedia.org)

Circular LRT, Taiwan

Dibangun di Kaohsiung, Taiwan, bagian selatan dari jalur ini memanfaatkan jalur mati dari Jalur Pelabuhan Kaohsiung Kantor Kereta Api Taiwan. Diperkirakan akan menelan biaya USD 545 juta atau USD 24,6 juta per-kilometer.

Circular menjadi sistem kereta api ringan pertama di dunia pada rute bebas catenary. Tahap I telah beroperasi penuh pada September 2017 sejak dimulainya pembangunan pada 2013 lalu. Keseluruhan proyek dijadwalkan selesai pada tahun 2019.

Baca juga: Langkah Awal Sukses Menjadi Investor Properti

Xijiao Line (wikipedia.org)

Xijiao Line, China

LRT Xijiao Line dari Beijing Subway adalah jalur kereta ringan di Distrik Haidian Beijing. Berada di jalur barat dan utara dari Bagou dengan panjang total 8,8 km mulai beroperasi pada 30 Desember 2017.

Proyek yang dimulai pembangunan konstruksinya pada 2010 ini diperkirakan memakan biaya pembangunan USD 153,69 juta atau sekitar USD 17,46 juta per-kilometer.

Baca juga: Hadapi Geliat Bisnis Properti, BP Batam Inventarisir Lahan

Addis Ababa Light Rail (wikipedia.org)

Addis Ababa Light Rail, Ethiopia

Addis Ababa Light Rail adalah sistem transportasi kereta ringan di Addis Ababa, Ethiopia. Memiliki jalur sepanjang 17 kilometer (11 mil) dari pusat kota ke kawasan industri di selatan kota dibuka pada 20 September 2015, diresmikan oleh Perdana Menteri Hailemariam Desalegn.

Total panjang kedua garis adalah 31,6 kilometer (19,6 mil), dengan 39 stasiun yang menelan biaya USD 475 juta atau USD 15,03 juta per-kilometer.

Baca juga: Minus Perkantoran, 2018 Semua Sektor Properti Bertumbuh

Metro de Granada (wikipedia.org)

Metro de Granada, Spanyol

Metro de Granada adalah jalur kereta ringan di kota Granada dan wilayah metropolitannya. LRT Ini melintasi Granada dan mencakup kota Albolote, Maracena dan Armilla, dengan bagian bawah tanah di Granada dan bagian overground di tempat lain.

Jalur dibuka pada 21 September 2017, melayani 26 stasiun, dengan 3 stasiun bawah tanah. Pembangunan jalur dimulai pada 2007. Biaya pembangunan USD 584 juta atau USD 36,72 juta per-kilometer.

Baca juga: Bali, Surga Investasi Premium Residential

Rio de Jainero Light Rail (wikipedia.org)

Rio de Janeiro Light Rail, Brazil

Nama resminya adalah VLT Carioca, initialism “VLT” (yang merupakan singkatan dari Veículo leve sobre trilhos, secara harfiah Light vehicle over rails) yang setara dengan light rail bahasa Inggris. Fase pertama, terdiri dari satu jalur sepanjang 15 kilometer antara Terminal Bus Novo Rio dan Bandara Santos Dumont dan 18 pemberhentian.

Diresmikan pada 5 Juni 2016, dua bulan sebelum upacara pembukaan Olimpiade. Biaya pembangunan LRT yang disiapkan pemerintah Brazil untuk menyambut Olimpiade 2016 ini sebesar USD 450 juta atau USD 16,07 juta per-kilometer.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.