Percaya atau Tidak? Arsitektur Menakjubkan ini Berada di Korea Utara

PROPERTY INSIDE – Dunia baru saja bergembira menyambut hasil positif pertemuan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in yang berkomitmen membebaskan Semenanjung Korea dari nuklir.

Komitmen ini agaknya menunjukkan bahwa Korea Utara mulai mengubah kebijakan-kebijakan politiknya dan membuka diri ke dunia Internasional. Tentu ini juga memberi angin segar bagi industri yang berkaitan dengan properti, seperti arsitektur dan desain interior di negara “Juche” itu.

Seperti diketahui, memang perkembangan arsitektur dan desain kota-kota di Korea Selatan sangat mencolok dan modern, bertolak belakang dengan saudaranya Korea Utara yang katanya ketinggalan itu.

Ryugyong Hotel (inhabitat.com)

Tapi siapa sangka negeri tertutup ini memiliki landmark-landmark yang luar biasa yang jarang terekspos ke dunia luar meski pada kenyataannya tak kalah mentereng dengan tetangganya.

Baca juga: Welthauptstadt, Rancangan “Ibukota Dunia” ala Hitler

Pyongyang punya gedung pencakar langit Ryugyong Hotel, yang memiliki tinggi 330 metres (1.080 ft). Ryugyong Hotel adalah struktur tertinggi di Korea Utara,  terdiri dari tiga sayap, masing-masing memiliki panjang 100 metres (330 ft), lebar 18 metres (59 ft), dan kemiringan 75 derajat.

Di bagian atas gedung yang berbentuk seperti piramida ini terdapat kerucut selebar 40 metres (130 ft) yang terdiri dari delapan lantai berputar dan enam lantai yang tidak berputar. Dari kejauhan, visualisasi gedung ini nampak seperti roket yang siap meluncur.

Rungrado May Day Stadium (Pinterest)

Selain itu, negeri ini juga memiliki stadion sepak bola yang tercatat sebagai salah satu yang terbesar di dunia. Rungrado May Day , yang diselesaikan pada 1 Mei 1989, mampu menampung 150.000 penonton. Atapnya yang bergelombang memiliki 16 lengkungan yang diatur seperti sebuah cincin, yang dapat dikatakan menyerupai parasut atau kembang magnolia.

Baca juga: Ada di Sumatera, Satu-satunya di Dunia Lapangan Golf di tengah Hutan Tropis

Korea Utara juga memiliki sebuah mega proyek yang bernama Sci-Tech Complex, kita kan disuguhi sebuah pemandangan menakjubkan di sini. Komplek ini dibangun Kim Jong-un untuk pengembangan ilmu dan pengetahuan Korea Utara.

Sci-Tech Complex (Franck Robichon-EPA)

Sci-Tech Complex dibangun dalam jangka waktu satu tahun, dan mega proyek ini telah dibuka pada Januari 2016 lalu.  Riset senjata nuklir,  biologi, dan informatika menjadi fokus utama proyek ini. Di sini, arsitektur gedung tampak sangat modern dengan desain interior yang mewah.

Sci-Tech Complex (Franck Robichon-EPA)

Sci-Tech Complex (Franck Robichon-EPA)

Sci-Tech Complex (Franck Robichon-EPA)

Sci-Tech Complex (Franck Robichon-EPA)

Fotografer Oliver Wainwright menyebut, Korea Utara memanfaatkan arsitektur layaknya estalase toko sebagai alat untuk memamerkan keagungan dan kekuasaan para pemimpinnya. Seluruh elemen seperti patung maupun lukisan wajib ditata secara rapi, teliti, dan hati-hati.

Baca juga: Al Cazar, Lambang Kejayaan Arsitektur Islam di Eropa

“Ini adalah tempat di mana Anda bisa memotret dari berbagai sudut, dan hasilnya akan tetap menakjubkan,” ucap Wainwright seperti dilansir wired.com beberapa waktu lalu.

Grand People’s Study House, Pyongyang (Oliver Wainwright).

Yanggakdo International Hotel, Pyongyang (Oliver Wainwright).

Keelokan interior ruangan di kota Pyongyang ditata dengan sentuhan warna-warni pastel dan gaya kitsch a la 80an menghadirkan kesan manis yang sedap dipandang. Wainwright menjelaskan bahwa simetri adalah salah satu prinsip utama dari teori arsitektur Juche yang dilatarbelakangi oleh ideologi politik Korea Utara yang sama.

Baca juga: Percaya atau Tidak, Apartemen ini Terbuat dari Kayu

Perabotan khas Soviet dan berbagai komponen interior ruangan dengan sedemikian rupa untuk membangkitkan rasa kagum dan hormat pengunjungnya kepada para pemimpin negeri 1000 Matahari itu.

Share this article:

Leave a Reply