Cikarang Berpotensi Berkembang Seperti Shenzen

Share on Facebook
Tweet on Twitter
Direktur PT Mutiara Mitra Sejahtera, Robert Yapari

PROPERTY INSIDE – Perusahaan pengembang PT Mutiara Mitra Sejahtera (MMS) adalah perusahaan properti dengan filosofi pengembangan konservatif yang membangun dengan prinsip kehati-hatian. Dengan filosofi tersebut, pengembang yakin perusahaan yang mulai berdiri sejak 2011 lalu mampu eksis dan mendapat kepercayaan pasar.

Developer ini mengaplikasikan pembangunan secara konservatif tersebut pada proyek superblok Cikarang Central City. Proyek mixed use ini telah memiliki 188 unit ruko  dan sedang membangun empat tower highrise building yang terdiri dari tiga menara apartemen dan satu hotel.

Di proyek ini, MMS membangun dengan permodalan sendiri. Dan menariknya, pengembang telah memulai pengerjaan konstruksi dan menyiapkan show unit sebelum memasarkan apartemen Domicilio.

Baca juga: Rail Oriented Development” Mendukung “Transit Oriented Development

Direktur PT Mutiara Mitra Sejahtera, Robert Yapari mengatakan pihaknya menerapkan prinsip tersebut selain untuk menjaga kepercayaan pasar, juga bertujuan untuk menerapkan visi, misi dan prinsip perusahaan.

“Kami menerapkan komitmen untuk itu. Demi menjaga kepercayaan dan kenyamanan konsumen, kami tidak menjual gambar. Kami siapkan konstruksi awal dan showunit sebelum menjual Domicilio, Itu sudah menjadi prinsip pengembangan kami,” jelas Robert.

Perusahaan pengembang ini jeli menyasar kawasan Cikarang yang pertumbuhan pembangunannya saat ini tengah bergerak pesat. Potensi dan peluang kawasan ini semakin besar mengingat Cikarang sangat berpotensi menjadi kota industri sekaliber Shenzen di Hongkong.  Setidaknya 20 ribu ekspatriat bekerja di Cikarang. Tentunya ini menjadi peluang yang sangat bagi pengembang dan investor properti.

Baca juga: Kantor Portable ini Sindiran untuk Pemerintah di Dunia

“Kawasan Cikarang kami sasar, karena pertumbuhan ekonominya pesat. Kami melihat dalam kontribusi skala ekonomi, Cikarang sangat diperhitungkan. Cikarang saat ini adalah kawasan industri padat modal, bukan lagi menjadi kawasan industri padat karya.”

“Perusahaan padat karya kini mulai bermigrasi ke Jawa Tengah. Itu menjadi barometer pertumbuhan ekonomi di Cikarang. UMP Cikarang bahkan pernah melebihi UMP di Jakarta,” jelas Robert.

Karena itu Robert yakin, properti akan menjadi investasi primadona di Cikarang, terutama apartemen. Supply dan demand di kawasan ini masih belum seimbang. Tentu saja ini menjadi peluang menarik bagi investor.

Baca juga: Asmat Amin, Sang Visioner Pengembang Rumah Rakyat

“Okupansi apartment dan service apartment tinggi sekali. Survey kami mencatat potensi sewa apartemen yang representatif berkisar antara USD 1500 sampai USD 2500. Selain itu, pemilik apartemen di Cikarang juga bakal menikmati value dari capital gain yang meningkat setiap tahun,” ungkap Robert.

MMS sendiri memproyeksikan proyek apartemen Domicilio yang sedang dikembangkan ini secara organik akan meningkat nilai property gain-nya sampai 50 persen pada saat beroperasi nanti.

Pengembang berharap proyek ini nantinya dapat memberi added value bagi konsumennya. Karena pada prinsipnya MMS ingin menjalin kerjasama yang saling menguntungkan antara developer dan konsumen.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.