Country Garden Raih Top 100HK Award 7 Kali Berturut-turut

PROPERTY INSIDE – Country Garden Holdings, perusahaan pengembang properti yang berbasis Tiongkok, kembali meraih gelar untuk ketujuh kalinya sebagai salah satu dari 100 Besar Perusahaan Terbuka Hong Kong.

Perusahaan ini juga meraih penghargaan Real Estate Industry Excellence di ajang Financial Technology Development Forum for the Guangdong-Hong Kong-Macao Greater Bay Area (GBA) serta malam penghargaan Top 100HK ke-7 yang digelar di Shenzhen pada 24 Mei 2019 lalu.

Malam penghargaan untuk daftar 100 Besar Perusahaan Terbuka Hong Kong, sebuah pemeringkatan bergengsi dan berpengaruh, telah menjadi ajang tahunan yang terkemuka bagi sektor pasar modal Hong Kong sejak diluncurkan pada 2012.

Baca juga: Ginza, Business Loft Pertama di Kawasan Prospektif Timur Jakarta

Dengan dukungan dari sejumlah universitas lokal, peringkat tahunan ini ingin memberikan pengakuan kepada sejumlah perusahaan luar biasa yang terdaftar di papan utama Bursa Efek Hong Kong.

Pemeringkatan melalui proses pemilihan oleh komite juri yang piawai serta terdiri atas kalangan profesional di bidang keuangan, akuntansi, dan hukum baik dari Tiongkok daratan dan Hong Kong. Penghargaan ini mempromosikan perkembangan yang sehat dan kesejahteraan di sektor pasar modal lokal, dengan membentuk sejumlah kriteria tepercaya bagi kalangan investor.

Pendiri Country Garden, Yang Guoqiang dalam keterangan resminya menyatakan bahwa kunci keberhasilan perusahaan terletak pada upaya menyediakan berbagai produk bermutu dan bernilai tinggi.

Baca juga: Index Pasar Apartemen Terus Meningkat dalam Tiga Tahun Terakhir

Selain itu, mereka menyediakan produk dengan harga terjangkau, melalui perencanaan investasi dan kinerja dengan cara-cara ilmiah, sembari memastikan serta meningkatkan kualitas operasional.

Country Garden juga mengutamakan stabilitas dalam aspek manajemen keuangan. Pada 2018, penjualan gabungan perusahaan menghasilkan arus dana tunai sekitar RMB 541,29 miliar (sekitar US$78,4 miliar).

Penjualan kontrak perusahaan tumbuh 31,25 persen secara tahunan, sementara, rasio pinjaman bersih turun 7,3 poin persentase menjadi 49,6 persen.

Share this news.

Leave a Reply