Pollux Properti, Tahun Ini Target Marketing Salesnya Rp1,98 Triliun

By 21 June 2019News, Property News

PROPERTY INSIDE – Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2018 pada Kamis (20/6) kemarin PT Pollux Properti Indonesia Tbk. (POLL), anak usaha dari Pollux Group International optimis terhadap target tahun ini.

Dimana untuk tahun 2019 ini Perseroan mematok target marketing sales sebesar Rp1,98 triliun atau kenaikan hingga dua kali lipat dibanding tahun 2018 lalu.

Baca juga: RUPST Pollux, Pendapatan Dan Laba Bersih 2018 Melonjak 100%

Menurut Nico Po, CEO PT Pollux Properti Indonesia Tbk., pendapatan tersebut berasal dari pengakuan pendapatan lanjutan atas booking sales yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya sampai dengan tahun 2018.

Pendapatan tersebut antara lain dari Meisterstadt sebesar Rp801,8 miliar, Chadstone sebesar Rp511,3 miliar, Amarsvati sebesar Rp94,6 miliar, World Capital Tower sebesar Rp60,3 miliar, dan Gangnam District sebesar Rp48,1 miliar.

Sedangkan pendapatan atas penjualan baru yang terjadi pada tahun 2019 terutama berasal dari booking sales proyek Chadstone sebesar Rp176,7 miliar, World Capital Tower sebesar Rp133,2 miliar, Meisterstadt sebesar Rp85,1 miliar, Amarsvati sebesar Rp47,7 miliar dan Gangnam District sebesar Rp18,3 miliar.

Baca juga: Waskita Realty Rambah Bisnis Perhotelan

Selain itu, POLL juga berniat mengerek pendapatan berulang atau recurring income dari beberapa proyek diantaranya dua proyek mal di Cikarang dan Batam tahun ini. “Kami ingin kontribusi dari recurring income bisa tumbuh dan berada di kisaran 20%-30%,” jelas Nico.

Sementara, untuk jangka panjang, Perseroan menargetkan porsi recurring income hingga bisa mencapai 50%. “Perseroan sendiri saat ini memiliki cadangan lahan premium di beberapa lokasi seperti di CBD Jakarta dengan luas 1,3 hektar dan beberapa lokasi di Jawa Barat seluas 66,1 hektar,” jelas Nico.

Baca juga: Summarecon Bagi Deviden 10% Laba Bersih 2018

Selain meluncurkan produk baru, perusahaan dengan nilai kapitalisasi pasar lebih dari Rp15,39 triliun (31 Desember 2018) ini juga terus menggenjot pembangunan agar penyelesaiannya bisa tepat waktu, sebagai salah satu langkah meningkatkan penjualan.

Hingga kuartal pertama tahun 2019, misalnya. Sejumlah proyek telah berhasil dirampungkan beberapa pembangunannya, seperti tower A1 dan A2 Meisterstadt Batam, mall Chadstone Cikarang serta Gangnam District Bekasi.

Proyek-proyek tersebut pembangunannya memasuki pekerjaan sub structure dan upper structure. Tak kurang, sebesar Rp1,7 triliun dana segar telah dipersiapkan Perseroan untuk belanja modal (Capex) hingga akhir tahun 2019.

Share this news.

Leave a Reply