PROPERTY INSIDE – Hingga Juni 2019, PT Bank Tabungan Negara Tbk. (BTN) mencatatkan penyaluran KPR yang tumbuh di level 21,53% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp188,82 triliun dari Rp155,36 triliun di bulan yang sama tahun lalu.
Tingginya penyaluran ini tak lepas dari agresifnya BTN dala mengemas produk KPR-nya. Seperti KPR Gaess, hingga Juni 2019 lalu penyalurannya sebesar Rp4,2 trilliun atau setara dengan 12.187 unit.
Terhitung sejak produk KPR Gaess yang dirilis awal Oktober 2018 lalu total realisasi KPR sampai dengan bulan Juni 2019 telah mencapai Rp7,2 tilliun dengan total unit sebanyak 21.327 unit.
Baca juga: IPEX 18, BTN Tawarkan Kemudahan Uang Muka Dan Suku Bunga Fix
Menurut Direktur Utama BTN Maryono, perolehan ijin prinsip KPR lewat portal btnproperti.co.id makin melejit. Realisasi KPR melalui website tersebut untuk periode Januari hingga Juni 2018 tercatat sebesar Rp1,4 trilliun atau setara dengan 4.027 unit.
Sementara pada periode Januari–Juni 2019 menjadi sebesar Rp1,8 trilliun atau setara dengan 5.128 unit. Sehigga kenaikan pencapaian realisasi KPR Online periode bulan Januari–Juni 2019 dibandingkan tahun 2018 adalah sebesar 30,25%.
Baca juga: Jade Tower, Produk Baru STR Ini Diluncurkan Di IPEX JCC
“Ini perolehan yang sangat baik karena kami memiliki fitur transactional booking fee, pemantauan proses KPR dan lain sebagainya yang memudahkan nasabah,” kata Maryono selepas membuka pameran IPEX di JCC, Sabtu (27/7).
Terkait penjualan properti online yang dilakukan BTN juga mendapatkan pencapaian positif melalui rumahmurahbtn.co.id. Portal penjualan rumah lelang Bank BTN ini meraih animo peminat yang tinggi.
Baca juga: KPR Subsidi BTN, Hingga Juni Nilainya Rp 19,7 Triliun
Maryono mengungkapkan peminat rumah lelang mencapai lebih dari 5.000 peminat, sebagian besar memilih skema lelang dan KPR untuk memiliki properti tersebut .
Adapun jumlah unit yang berhasil dijual meningkat secara tahunan. Per Januari hingga Juni 2018 jumlah unit yang terjual adalah sebanyak 290 unit dengan nilai sebesar Rp77,2 miliar.
Sedangkan untuk tahun ini dari Januari hingga Juni 2019 tercatat sebanyak 759 unit dengan nilai penjualan yang dibukukan sebesar Rp118 miliar.









