PT PP Anggarakan Rp 6,5 triliun Capex 2020

PROPERTY INSIDE – Tahun 2020 PT Pembangunan Perumahan (PT PP) Tbk menganggarkan Capital expenditure (capex) sebesar Rp 6 – 6,5 triliun.

Alokasi belanja modal tersebut 70% berasal dari pembiyaan perbankan, lembaga keuangan lain atau mitra strategis, sedangkan sisanya berasal dari kas perusahaan.

Direktur Utama PT PP Lukman Hidayat mengatakan secara umum, capex tersebut turun 25% dibandingkan periode tahun lalu yang sebesar Rp 8,7 triliun.  Tahun ini, sebut Lukman, perseroan akan lebih selektif untuk memilih proyek yang akan dijalankan, baik proyek investasi maupun reguler.

Baca juga: Lippo Karawaci Tunjuk CFO Dan CIO Baru

“Kami fokus mengincar proyek perumahan, apartemen, kantor, hotel, serta jalan tol, baik sebagai investor maupun kontraktor. Kami punya lima anak usaha dan kami selektif betul memilih proyek yang bisa menghasilkan pendapatan dan keuntungan,” kata Lukman, di Kantor Kementerian BUMN, Selasa (4/2).

Selain proyek-proyek real estate dan konstruksi, PT PP juga berinvestasi membangun kawasan marina di destinasi super prioritas Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Di proyek ini, PT PP bekerja sama dengan PT ASDP Indonesia Ferry dan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).

Baca juga: Investasi Prospektif, Jakarta Garden City Tawarkan Kavling Siap Bangun

Tahun ini perseroan berharap dapat membukukan laba setelah pajak sebesar Rp 1,4 triliun, penjualan Rp 30 triliun, pendapatan sebesar Rp 43 triliun, serta laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) mencapai Rp 4 triliun.

Sementara target total nilai proyek tahun ini ditetapkan sebesar Rp 43 triliun. Lukman mengatakan bahwa proyek-proyek eksisting akan tetap dilanjutkan, selain mengembangkan proyek-proyek baru. PT PP juga akan bekerja dengan pihak swasta untuk menggarap proyek di sektor energi seperti gas dan listrik.

Share this news.

Leave a Reply