PROPERTY INSIDE – Untuk optimalisasi 165 ribu hektare lahan di Kalimantan Tengah sebagai rencana pengembangan food estate, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basoeki Hadimoeljono melakukan kunjungan kerja ke di Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas di Provinsi Kalimantan Tengah.
“Terkait pengembangan ini kami pilih yang tanahnya aluvial, yakni di sejumlah lokasi seperti daerah Dadahup, Palingkau dan beberapa lainnya,” kata Basoeki Hadimoeljono di Palangka Raya, Sabtu (14/06).
Sejumlah infrastruktur yang ditinjau, diantaranya jalan, irigasi, hingga tata ruang terkait food estate. Ia ingin melihat secara langsung kondisi lahan yang akan dijadikan lokasi pengembangan program pemerintah pusat tersebut.
Baca juga: Bangun Food Estate, Kemen PUPR Optimalisasi 165 Ribu Hektar Lahan Di Kalteng
Dalam kegiatan itu, ia didampingi Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, Kepala Dinas PUPR dan Kepala Disperkimtan Kalteng, serta sejumlah pihak terkait lainnya.
“Ini kalau kita masuk, irigasi akan diperbaiki serta dilengkapi teknologi yang memadai. Jadi lebih kepada intensifikasi, yakni meningkatkan indeks pertanaman,” jelasnya.
Untuk itu pihaknya memilih luasan lahan sekitar 164 ribu hektare, terdiri dari sekitar 85 ribu hektare yang sawahnya sudah dibuka dan sekitar 79 ribu hektare yang sawahnya belum dibuka.
“Ini saya mau cek, mana yang 85 ribu hektare dan mana yang 79 ribu hektare, supaya berhasil jadi fokus di situ dulu,” ungkapnya.
Baca juga: Ibu Kota Baru, Bappenas: Berikan Efek Berantai Untuk Pertumbuhan Ekonomi
Gubernur Kalteng Sugianto Sabran menegaskan, guna menyukseskan rencana pemerintah pusat yang ingin menjadikan wilayah setempat sebagai salah satu lumbung pangan nasional, pihaknya siap bekerja keras dan berkolaborasi bersama seluruh jajaran.
Dalam hal ini penyiapan atau penyediaan infrastruktur yang memadai merupakan suatu keharusan, agar rencana pengembangan sektor pertanian secara maksimal bisa dilakukan di Kalteng.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait, baik Kementerian PUPR, Pertanian dan lainnya. Baik melengkapi infrastruktur berupa irigasi, kelistrikan hingga pelabuhan,” kata dia.









