PROPERTY INSIDE – Tren pembangunan proyek mixed use merupakan trend di dunia properti pada saat ini. Sebagai sebuah daya tarik kehidupan kota dan masyarakat modern, mixed use memenuhi cita rasa kehidupan perkotaan.
Di Amerika konsep mix-used juga menjadi tren dewasa ini. Berdasarkan data yang dihimpun perusahaan riset CoStar yang berbasis di Washintong DC, inilah 10 proyek mixed use terbesar saat ini.

Springwoods Village di Spring, Texas/ 9 juta sq.ft.
Superblok seluas 1.800 hektar ini berada di utara Harris County, Texas. Mencakup 5.000 tempat tinggal, termasuk apartemen premium dan rumah keluarga tunggal. Akan menampung hingga 55.000 warga dan pekerja lokal, beberapa dari mereka karyawan ExxonMobil. CDC Houston, anak perusahaan dari Coventry Development Corp, sedang membangun SPRINGWOODS Village, yang diperkirakan menelan biaya USD 10 miliar.

Seaport Square di Boston/ 6,3 juta sq.ft.
Mencakup 23 hektar di Seaport Distrik South Boston, proyek ini akan akan terdiri dari 1,3 juta sq. ft. untuk perkantoran. Sebanyak 2,6 juta sq. ft diperuntukan bagi hunian. Untuk ritel disiapkan seluas 1,3 juta sq. ft. Hotel seluas 850.000 sq. ft dan 250.000 sq.ft sisanya museum dan gedung seni budaya. Perusahaan patungan Boston Global Investors, dan Morgan Stanley adalah developer superblok yang konstruksinya dimulai pada tahun 2012 lalu.

Brickell City Centre di Miami/ 5,4 juta sq.ft.
Pembangunan proyek di distrik finansial Miami ini terdiri dari 530.000sq.ft area ritel. 120.000sq.ft untuk ruang kantor. Dua menara apartemen yang terdiri dari 800 unit kondominium, Hotel dengan 263 kamar. Swire Properties pengembang proyek ini menyiapkan 120.000sq.ft untuk pusat kebugaran dan kesehatan. Sebanyak 3100 area parkir mobil disiapkan. Pembangunan konstruksi dimulai pada 2012 dan selesai pada tahun 2015.

Spring District di Bellevue, Washington/ 5,3 juta sq.ft.
Hasil kolaborasi antara Shorenstein Properties dan Wright Runstad & Co, pembangunan di Bellevue, Washington ini menggabungkan 3.700.000sq.ft area perkantoran dengan 1,2 juta sq.ft ruang hunian sebanyak 1.100 unit apartemen. Pembangunan tahap pertama mencakup 560 unit perumahan. Untuk ruang perkantoran dan ritel, dimulai pada tahun 2013, dengan penyelesaian yang dijadwalkan selesai pada tahun 2018 ini.

Three World Trade Center di New York City/ 2,8 juta sq.ft.
Menara yang dibangun di lokasi bekas World Trade Center ini akan menggabungkan ruang kantor grade A dengan lima lantai ritel bawah di bawahnya. The Port Authority of New York dan New Jersey adalah pengembang yang berada di belakang proyek ini. Proyek ini resmi dibuka pada tahun 2016.

Avalon di Alpharetta, Ga. / 2,4 juta sq.ft.
North American Properties menggelontorkan dana sebesar USD 600 juta, untuk pembangunan lahan seluas 2,4 juta sq.ft proyek di Alpharetta ini. Akan menampilkan 250 unit sewa properti mewah, 101 rumah keluarga, 750.000 sq.ft ruang kantor grade A. Seluas 570.000 sq.ft ritel dan hotel bintang empat 300 kamar dihadirkan. Avalon jeli mendapatkan keuntungan dari proyek yang terletak di salah satu daerah perdagangan paling makmur di Amerika Serikat.

Wilshire Grand di Los Angeles/ 1,7 juta sq.ft.
Pembangunan kembali proyek Los Angeles oleh Korean Air ini menghadirkan sebuah hotel mewah yang terdiri dari 900 kamar dengan luas 400.000 sq.ft. Ruang kantor kelas A, toko-toko dan restoran juga dibangun di sini. Proyek ini bernilai USD 1 miliar ini selesai dan resmi di buka pada tahun 2017.

Comcast Innovation and Technology Center di Philadelphia/ 1,57 juta sq.ft.
Nilai proyek kolaborasi antara Comcast Corp dan Liberty Properti Trust, ini adalah USD 1,2 miliar. Dengan luas 1.57 juta sq.ft, pengembangan Comcast Innovation and Technology Center di Philadelphia ini mencakup perkantoran, 200 lebih kamar Four Seasons Hotel, restoran, dan toko-toko di lantai dasar. Dirancang oleh Lord Norman Foster proyek ini menjadi proyek pengembangan swasta terbesar dalam sejarah kota ini.

Downtown East di Minneapolis/ 1,2 juta sq.ft.
Ini merupakan proyek senilai USD 400 juta, meliputi lima blok di pusat kota Minneapolis dengan luas 1,2 juta sq.ft. Terdiri dari 2 office tower, ritel di tingkat dasar dan 420 unit hunian yang siapkan dalam dua tahap. Dikembangkan oleh Ryan Cos, Downtown East terhubung melalui skyway ke Stadion Viking. Proyek ini diharapkan menjadi ujung tombak revitalisasi kawasan. Proyek ini selesai pada 2016.

Buckhead Atlanta in Atlanta/ 800,000 sq.ft.
Dikembangkan oleh Oliver McMillan, lahan 800.000 sq.ft ini akan terentang sepanjang beberapa blok di kota Atlanta. Terdiri dari 400,000 sq.ft hunian high rise, 300.000 sq.ft ritel mewah dan 100.000 sq.ft ruang kantor kelas A. Proyek ini selesai pada pertengahan 2014.




