Hadapi Corona, Pengembang Harus Terapkan Strategi Digital Marketing

PROPERTY INSIDE – Penerapan digital marketing atau strategi pemasaran secara online sudah saatnya ditingkatkan, diberdayakan dan diterapkan oleh para pengembang properti di Indonesia di tengah kondisi pandemi Corona saat ini.

Konsultan properti Colliers International Indonesia menginginkan pengembang dapat memberdayakan penerapan digital marketing agar dapat meminimalisir penurunan kinerja sektor properti nasional.

“Kalau semua (pengembang) sudah aktif dengan teknologi digital dengan cara marketing yang juga berbeda dari biasanya, maka masih kesempatan (sektor properti) bisa berkembang,” kata Senior Associate Director Colliers International Indonesia, Ferry Salanto, dalam paparan properti virtual di Jakarta, Rabu (08/04).

Baca juga: Waspada Corona, Konsumen Tetap Bisa Kunjungi Showunit Tanpa Harus Datang

Menurut Ferry, dengan kondisi yang saat ini terhambat dengan pandemi COVID-19, maka hal tersebut tentu akan mempengaruhi tingkat penjualan serta aktivitas konstruksi. Untuk itu, pengembang seharusnya bisa mengembangkan pemasaran digital apalagi saat ini teknologi kecerdasan buatan sudah berkembang pesat di mana-mana.

“Dalam situasi seperti ini, pengembang juga dinilai memiliki banyak waktu luang untuk bisa lebih mengubah ulang merek properti mereka agar lebih menjual.”

Lebih lanjut dijelaskannya bahwa adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) juga akan membuat transaksi properti diperkirakan bakal berkurang. Apalagi saat ini, dengan kondisi tingkat daya beli di masyarakat juga kerap membuat warga berpikir untuk berinvestasi di sektor properti dan lebih memprioritaskan untuk kebutuhan lainnya.

Baca juga: Imbas Corona Open House Properti Stop, Berganti Virtual Reality

“Kita berharap setelah wabah ini bisa dikelola dengan baik, harapannya agar ekonomi juga membaik. Kalau wabah tertangani tetapi ekonomi masih seperti sekarang ini, maka tidak bisa berharap properti bisa bangkit secepat itu,” katanya.

Sementara itu, Senior Director Office Services Colliers, Bagus Adikusumo, menyatakan, kondisi pandemi COVID-19 ini memang tidak menguntungkan beragam sektor perekonomian dan membuat setiap perusahaan saat ini terkena imbasnya pula.

“Landlord (tuan tanah), tenant (penyewa), konsultan (semuanya terimbas). Sekarang fokusnya memang lebih keluar dari krisis ini semakin cepat semakin baik. Kita harus kerja sama mengenai hal ini,” katanya.

Share this news.

Join the discussion One Comment

  • Saya seorang digital marketer di sebuah bisnis yang cukup terdampak oleh corona, sedang mencari bagaimana memilih strategi yg tepat untuk hal tersebut. Semoga dampaknya tidak terlalu signifikan.

Leave a Reply