Ceria, Aplikasi KPR untuk Segmen Pekerja Informal

By 15 November 2018Mortgages, News, Property News

PROPERTY INSIDE – PT Ceria Indah Permata saat ini tengah mempersiapkan aplikasi yang memberikan fasilitas menabung bagi masyarakat yang memiliki penghasikan tidak tetap.

Aplikasi ini untuk memberikan solusi kredit kepemilikan rumah (KPR) bagi masyarakat informal yang tidak memiliki penghasilan tetap.

Aplikasi ini untuk menyasar segmen masyarakat yang bekerja secara informal. Alvin Mandradi, Chief Executive Office PT Ceria Indah Permata mengatakan, pada akhir tahun 2016, Indonesia memiliki presentasi jumlah penduduk dengan berpenghasilan tidak tetap yang lebih besar yaitu 55%.

Baca juga: Validasi Data Anggota, Apersi Banten Optimis Tambah Pasokan Rumah Subsidi

“Sedangkan mereka yang memiliki penghasilan tetap berjumlah 45%. Dari angka 55% tersebut. Rata-rata penghasilan tidak tetap berada di angka Rp 3 juta/bulan, sehingga sudah masuk dalam target rumah bersubsidi,” imbuh Alvin saat ditemui di Hotel Manhatan, Kuningan, Jakarta Selatan.

Melalui Ceria, masyarakat Indonesia dengan penghasilan tidak tetap berkesempatan untuk mendapandapatkan fasilitas dengan melalui evaluasi yang ada di aplikasi Ceria.

Caranya dengan mengevaluasi kemampuan masyarakat agar bisa mendapatkan fasilitas KPR subsidi dengan cara menabung. Aplikasi Ceria akan hadir di Android dan IOS sebelum tutup tahun 2018 ini.

Baca juga: Pengembang di Aceh Minta Harga Rumah Subsidi Disesuaikan

Alvin menjelaskan, metode yang akan diberikan aplikasi Ceria akan membuka banyak peluang. “Niat kami dengan aplikasi ini akan memberikan kemudahan dan jalan bagi masyarakat dengan penghasilan tidak tetap untuk meraih rumah impiannya,” tegas Alvin.

Eddy Ganefo selaku Komisaris PT Ceria Indah Permata mengatakan, aplikasi Ceria untuk mereka yang berpenghasilan tak tetap atau pekerja informal.

“Mereka kesulitan mendapatkan akses kredit rumah karena tidak bankable,” imbuhnya sambil menegaskan bahwa potensi pasar informal ini sangat besar.

Baca juga: REI Usulkan Harga Rumah Subsidi Naik 7,5%

Ceria adalah Celengan Elektronik Rakyat Indonesia yang merupakan tools untuk menabung. Menurut Eddy, aplikasi ini memudahkan para pekerja informal untuk menabung di berbagai gerai yang bekerja sama dengan Ceria.

“Konsepnya tabungan harian, paling kecil Rp25 ribu dan paling besar Rp100 ribu. Dalam jangka waktu 4 bulan akan ketahuan kemampuan mereka untuk mencicil rumah, rata-rata sebulan itu Rp1 jutaan sedangkan cicilan rumah subsidi itu Rp900 ribuan.

Eddy menambahkan, dalam hal ini Ceria akan menggandeng perbankan untuk menganalisa kemampuan menabung para informal tersebut dikaitkan dengan kemampuan mencicil rumah.

Baca juga: Kalindo Land Group Fokus Pasok Rumah Subsidi Seharga 148,5 Juta

Ada standar bank yang akan menetapkan apakah pekerja informal yang menabung di aplikasi Ceria layak untuk mencicil rumah impiannya. “Kita sudah kordinasi dengan beberapa perbankan dan juga instansi terkait soal aplikasi Ceria ini,” jelas Eddy.

Dan kemarin malama (Rabu/14/11) Ceria melakukan kerjasama dengan Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (APERSI).

“Kami berharap melalui Ceria semakin banyak lagi masyarakat yang merasa terbantukan, dan pelaku industri properti pun akan merasakan kontribusi kami” tegas Alvin.

 

Share this article:

Leave a Reply