PROPERTY INSIDE – Pada akhir tahun saat liburan lalu tak dipungkiri ruas Tol Trans Jawa yang saat ini menghubungkan dari Merak – Grati, Pasuruan sepanjang 933 Km memberikan efek lancarnya arus mudik Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.
Pemudik pun mendapatkan manfaat dari berkurangnya waktu tempuh serta biaya operasional kendaraan seperti bahan bakar kendaraan maupun biaya penyusutan suku cadang kendaraan.
Beberapa pemudik melalui akun media sosialnya menyampaikan testimoninya di akun instagram Kementerian PUPR @kemenpu saat menggunakan Tol Trans Jawa.
Baca juga: Trans Jawa, Dalam Empat Tahun Kementerian PUPR Rampungkan 616 Km
Beberapa komentar yang singgah seperti dari pemilik akun @permakpojokjahit_id “Ntapplah..pagi ini br sja mamaku sampai dr sby-jogja hnya btuh wktu 4jm saja include istrhat, matur nuwun sanget pak basuki dan seluruh team, smgat menyatukan Indonesia”.
Sementara pemilik akun lainnya @lendrasupardi memberikan komentar “Mantap saya otw Bekasi-Jepara hanya 7jam lancar jaya. Kerja keras memang tidak mengkhinati hasil”.
Konektivitas ruas jalan bebas hambatan ini diharapkan juga berimbas pada peningkatan ekonomi lokal. Seperti meningkatnya kunjungan ke lokasi-lokasi wisata maupun penjualan cinderamata dan kuliner khas daerah.
Baca juga: Menteri Basuki: Membangun Infrastruktur, Mengelola Harapan
Sehingga mengakomodasi pengembangan dan pemasaran produk-produk lokal di rest area tol, tak hanya di isi oleh produk-produk asing. Contohnya di rest area KM 538 Tol Sragen-Ngawi yang diidominasi kuliner lokal seperti Soto Kwali, Lontong Opor, Soto Madura, Baso Malang dan Kopi lokal.
Disamping ekonomi lokal, dengan waktu tempuh lebih singkat serta berkurangnya biaya operasional angkutan logistik. Selain itu kawasan industri tidak terpusat di kawasan seperti Karawang dan Cikarang namun bisa tersebar di daerah seperti Kabupaten Pemalang, Semarang, Kendal, Klaten dan Sidoarjo.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), bahwa manfaat dari terbangunnya tol Trans Jawa ini tidak hanya menjadi jalur penghubung transportasi antar kota, tetapi dapat di integrasikan dengan kawasan industri.
Baca juga: Sukabumi Seksi I Beroperasi, Stimuli Pertumbuhan Ekonomi Jabar Bagian Selatan
Seperti yang pernah dikatakan Jokowi beberapa waktu lalu, di Jawa Timur paska terhubungnya Trans Jawa, kawasan industri di Kabupaten Ngawi semakin diminati calon investor. “Karena dari sisi lahan dan juga dari sisi ketanagakerjaan masih kompetitif,” ucap Jokowi.
Selain itu kehadiran Trans Jawa akan mendukung peningkatan daya saing produk Indonesia di pasar global. “Tol Trans Jawa akan memperlancar jalur logistik. Sehingga vendor, misalnya di Sidoarjo tidak perlu mendirikan pabrik di Karawang supaya bisa dekat dengan pabrik utama,” ucap Menteri Basuki.
Menteri Basuki juga bercerita, dirinya mendapatkan laporan dari salah satu rekannya yang merupakan pengusaha di bidang logistik bertempat tinggal di wilayah Jawa Timur, bahwa sebelum Tol Trans Jawa tersambung hingga Jawa Timur, pengiriman logistik hanya dilakukan satu hari sekali.
Baca juga:Tahun Depan Pembiayaan Infrastruktur PUPR dari SBSN Naik 15%
Setelah adanya tol ini dapat melakukan pengiriman barang sebanyak tiga kali per hari. Tol Trans Jawa oleh seluruh rakyat Indonesia khususnya di Pulau Jawa karena akan memangkas biaya angkutan logistik dan mengurangi waktu tempuh pengiriman barang (delivery time).
“Dengan kepastian waktu tempuh, investor dapat membuat perhitungan business plan lebih matang sehingga terbuka lapangan pekerjaan di sekitar pusat perindustrian di setiap daerah,” jelas Menteri Basuki.




