Crown Group Optimistis Harga Properti di Australia Akan Tumbuh Positif pada 2019

By 7 February 2019News, Property News

PROPERTY INSIDE – Pengembang asal Australia Crown Group optimistis harga properti akan mengalami pertumbuhan sepanjang 2019. Fundamental ekonomi yang kuat disertai kurangnya pasokan hunian baru diprediksi menjadi penyebab pertumbuhan harga tersebut.

Optimisme itu kemudian membuat Crown Group yakin bahwa investor dan para pembeli hunian di Australia juga mengalami pertumbuhan sepanjang tahun ini.

“Tahun ini kita akan melihat bangkitnya kepercayaan terhadap pasar properti Australia,” ujar Komisaris sekaligus CEO Crown Group Iwan Sunito dalam keterangan tertulisnya, Kamis (7/2/2018).

Keyakinan Iwan muncul karena adanya beberapa hal fundamental yang dibutuhkan untuk menopang pertumbuhan harga tersebut. Pertama, kata Iwan, ekonomi Australia masih sangat kuat karena pertumbuhannya yang rata-rata tiga persen konsisten selama 28 tahun terakhir.

Baca juga: Iwan Sunito: Ekspansi Global Crown Group 2019, Rp 50 Triliun

Iwan menambahkan, daya beli di Australia saat ini masih cukup kuat. Hal itu didasari pertumbuhan lapangan kerja yang cukup tinggi selama beberapa tahun ke belakang.

“Berdasarkan data ABS, tingkat pengangguran di Australia berada pada tingkat terendah dalam sejarah atau sebesar lima persen dan kami siap untuk melihat kenaikan pendapatan yang cukup signifikan untuk mengimbangi pertumbuhan ekonomi yang kami miliki secara konsisten selama hampir tiga dekade,” jelas dia.

Prediksi peningkatan daya beli properti di Australia tahun ini juga disebabkan oleh suku bunga 1,5 persen yang ditetapkan oleh Reserve Bank pada Februari 2019 dan inflasi yang stabil pada kisaran 1,8 persen.

Namun demikian, pertumbuhan tersebut akan diiringi dengan kenaikan harga apartemen. Pasalnya, ada beberapa hal yang juga mengalami kenaikan seperti biaya pinjaman untuk pengembang dan biaya bahan bangunan.

Baca juga: Kembangkan Proyek Rp5 triliun, Crown Group Gandeng Mitsubishi Estate

Imbasnya, kata Iwan, permulaan proyek off the ground jadi lebih lambat lantaran diperlukan waktu lebih lama untuk memenuhi permintaan presales yang dibutuhkan bank dan menambah tekanan pada keseluruhan biaya.

“Selain itu, ada keterbatasan lahan yang tersedia di kota-kota utama Australia untuk proyek-proyek pembangunan yang memperketat pasokan. Sebagai hasilnya, kami berharap akan melihat harga apartemen terus naik pada tahun 2019, dengan pertumbuhan satu digit untuk properti di lokasi yang tepat dan pengembangan yang tepat,” terang Iwan.

Baca juga: Target 17.500 Unit, REI Banten Tancap Gas Sejak Awal Tahun

Kendati begitu, Iwan memastikan bahwa Crown Group tidak akan berhenti dalam membangun dan mengembangkan hunian di Australia. Hal tersebut terbukti dari beberapa proyek apartemen yang saat ini coba diselesaikan Crown Group di Sydney seperti Infinity, Waterfall, Eastlakes Live, dan Mastery.

“Dan pada tahun 2019, Crown Group akan mulai mengembangkan proyek-proyek terbarunya di Brisbane, Melbourne, Los Angeles, dan Jakarta,” tandas Iwan.

Share this news.

Leave a Reply