Visual Pencakar Langit Berbentuk Sidik Jari Emir Dubai Resmi Dirilis

By 13 February 2019Architecture

PROPERTY INSIDE – Firma arsitek Skidmore, Owings & Merrill (SOM) telah merilis visual Burj Jumeira, sebuah pencakar langit setinggi 550 meter, berbentuk seperti sidik jari penguasa emirat.

Diluncurkan oleh Dubai Holding milik negara, gedung pencakar langit supertall ini dijuluki sebagai “ikon baru di cakrawala Dubai”.

Burj Jumeira akan dibangun di dekat pantai kota, di seberang Sheikh Zayed Road. Kawasan ini akan menjadi pusat distrik Downtown Jumeira baru, yang juga sedang direncanakan oleh studio arsitektur tersebut.

Baca juga: Kuartal III 2018, Harga Properti Mewah di Dubai Turun

Menara Burj Jumeira berbentuk oval bermotif sidik jari Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Sang Emir Monarki Dubai, akan menjadi jantung dari proyek distrik Downtown Jumeira baru itu.

Proyek ini nantinya diproyeksikan menjadi tuan rumah berbagai acara dan kegiatan sosial, budaya dan artistik. Kaca eksterior gedung akan merefleksikan bangunan toko-toko di sekelilingnya. Selain itu, kawasan distrik ini akan dilengkapi dengan air mancur dan amfiteater outdoor bertingkat.

Menara ini akan berdiri dari ujung danau, terdiri dari dua volume yang terhubung dan melengkung yang dimodelkan pada topografi gurun. Menariknya, menara ini juga akan dilapisi dengan tampilan digital.

Baca juga: Inilah 5 Hotel Terbaik dan Instagrammable di Dubai

“Burj Jumeira berani, elegan, dan dinamis, Ini akan menjulang di atas Jumeirah sebagai pusat dari kawasan distrik ini, menampilkan desain arsitektur dan struktural yang disintesis,” kata mitra desain SOM, Mustafa Abadan seperti dilansir dezeen.

Perusahaan Holding Negara pemilik gedung ini menyampaikan bahwa desain Burj Jumeira terinspirasi oleh riak harmonis bukit pasir Uni Emirat Arab dan oasisnya yang mengalir.

“Fasad menara akan ditutupi dengan tampilan digital yang dapat digunakan untuk berbagai acara dan perayaan, ini semakin memperkuat peran menara di jantung kegiatan masyarakat Dubai,” jelas pihak berwenang perusahaan induk tersebut.

Baca juga: REI Tawarkan 16 Proyek di Indonesia Dubai Realestat Investment Forum

Burj Jumeira sendiri akan terhubung ke Stasiun Metro Sharaf DG dengan jalur tertutup, yang juga akan meluas ke Burj Al Arab Jumeirah, hotel ikonis di pulau buatan yang terletak 280 meter dari Pantai Jumeirah.

Pembangunan Burj Jumeira mengikuti selesainya 13 gedung pencakar langit di UEA tahun lalu, yang menjadikannya salah satu dari tiga negara teratas yang berkontribusi pada 143 bangunan setinggi lebih dari 200 meter yang dibangun pada 2018.

Pengerjaan konstruksi Burj Jumeira dimulai pada 31 Januari, dan diperkirakan tahap pertama akan selesai pada 2023.

Share this article:

Leave a Reply