PROPERTY INSIDE – Pembangunan infrastruktur di 12 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) terus digenjot pemerintah demi menghadirkan kawasan-kawasan wisata baru yang akan menjadi “Bali Baru”.
Rencana pembangunan sirkuit Moto GP di KSPN Mandalika adalah salah satu upaya pemerintah untuk pengembangan kawasan wisata baru di Kuta, Lombok Tengah.
Sirkuit MotoGP itu rencananya dibangun sepanjang 4,8 kilometer di atas lahan seluas 30 hektar. Dimana konsepnya direncanakan sebagai Green Sirkuit (Sirkuit Hijau) dengan pemandangan pantai.
“Sirkuit Moto GP akan dibangun di Mandalika dengan standar hotel berbintang di sekitarnya. Kementerian PUPR mendukung pembangunan infrastrukturnya yang tidak hanya bermanfaat bagi turis namun juga masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di sekitarnya,” kata Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah, Hadi Sucahyono seperti dilansir situs Sekertariat Kabinet, Minggu (17/2).
Baca juga: Pemerintah Seriusi Pembangunan Perumahan Berbasis Komunitas
Komisaris PT. Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) HL. Gita Ariyadi menyampaikan, optimisme mereka terhadap rencana pembangunan Sirkuit MotoGP di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Resort, Kuta, Lombok Tengah. Hal itu karena pihak Construction Grand Project (VCGP) dari Prancis, selaku owner telah melakukan survei lokasi.
Di KSPN Mandalika, Kementerian PUPR telah melakukan penataan kawasan di Desa Kuta memperbaiki 6 ruas jalan lingkungan, pedestrian, saluran drainase, Ruang Terbuka Publik (RTP) berupa taman yang dilengkapi sarana bermain anak-anak yang dapat dinikmati warga sekitar.
Kementerian PUPR juga membantu menyediakan hunian layak bagi MBR melalui program rumah swadaya di Kabupaten Lombok Tengah sebanyak 200 unit.
Selanjutnya bisa dikembangkan sebagai home stay bagi turis yang ingin merasakan tinggal di permukiman penduduk lokal.
Rencana induk disusun untuk pengembangan KSPN 10 tahun ke depan, kemudian lebih didetailkan dalam rencana 5 tahun dan setiap tahunnya dilakukan evaluasi. Dari 12 KSPN, 4 KSPN menjadi fokus Pemerintah yakni Danau Toba, Borobudur, Labuan Bajo dan Mandalika.
Baca juga: Jokowi Tinjau Pembangunan Bendungan di Bogor dengan Daya Tampung 8 Juta Kubik
“Pengembangan empat kawasan ini lebih difokuskan karena tren kunjungan turisnya terus meningkat, investasi akan menjadi pemicu percepatan peningkatan potensi ekonomi dan mempunyai tematik khusus,” jelas Hadi.
Namun demikian, Hadi menjelaskan, pembangunan infrastruktur tidak hanya ditujukan untuk turis yang datang namun juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar dan mendukung potensi ekonomi lokal.




